Yura Andriana

Yura Andriana
34


__ADS_3

🚫Sebelum membaca di harap favorit dulu🚫


Rafa yang melihat ke arah pintu kamar yang terbuka menampilkan gadis yang baru saja merepotkan nya itu, keluar dengan rapi dan tidak berantakan lagi


Mau ke mana...ucap Rafa membuat gadis itu menghadap ke arah belakang


Mau pulang bang..... ucap Hana langsung berhenti


Nanti saja.... ucap Rafa karena dia tidak mau di salahkan oleh Yura gara-gara membiarkan sahabat nya pulang sendirian, sedangkan dia sedang malas untuk melakukan apa pun


Bang aku takut nanti ibu cemas karena tidak pulang sedari tadi apa lagi dia tau aku tidak masuk sekolah hari ini...... ucap Hana panjang lebar, Rafa yang mendengar itu langsung berdiri, berjalan mendahului Hana


Bang mau ke mana.... ucap Hana melihat Rafa yang mendahului nya


Mau di situ aja atau pulang..... ucap Rafa yang tidak berhenti berjalan membuat gadis itu binggung sendiri, tanpa tau apa maksud dari Rafa, Hana menurut di belakang nya


Sampai di depan Rafa langsung masuk ke mobilnya, tapi tidak dengan Hana dia masih tidak tau maksud dari Rafa apa di mau mengantar nya pulang atau ga tau lah


Cepat masuk.... ucap Rafa membuat Hana masuk ke mobil, Rafa langsung melajukan mobil nya


Bang makasih ya.... ucap Hana

__ADS_1


Untuk.... ucap Rafa ingin mendengar apa yang akan di katakan gadis yang ada di samping nya ini


Karena... Hummm.. karena udah mau jemput gadis nakal ini yang sedang mabuk.... ucap Hana membuat Rafa langsung mengalihkan penglihatannya ke arah muka Hana


Baru nyadar kalo kamu nakal...... ucap Rafa dengan nada mengejek


Ga kok kata ayah aku nakal dan kayak berandalan jadi udah nyadar diri dulu..... ucap Hana dengan santai, karena sedari dulu ayah nya juga sering bilang begitu kepada nya, padahal Hana hanya ingin melupakan apa yang terjadi di rumah dengan melampiaskan nya dengan meminum-minuman keras


Rafa bisa melihat kesedihan yang ada di mata Hana walaupun dia bilang begitu dengan santai tampa memperlihatkan wajah sedih nya kepada Rafa, Hana sangat pintar untuk menyembunyikan masalah yang ada pada diri nya, bukan tanpa alasan karena dia tidak ingin melihat orang itu bersedih juga seperti nya, tadi karena dia sedang mabuk saja sehingga tidak sadar dengan ucapan nya


Kamu ga nakal kok.... ucap Rafa dia tau kondisi Hana saat ini


Mana ada bang tadi aja aku mabuk dan hanya bisa menghabiskan uang orang tua.... ucap Hana


Hmm iya juga ya, tapi tetap aja nakal... ucap Hana


Di mana rumah nya..... ucap Rafa mengalihkan percakapan karena pasti akan berlarut kalau terus di bahas


Lurus terus belok kiri dan belok kiri lagi rumah cat putih rumah aku.... ucap Hana


mereka terdiam tidak ada yang berbicara membuat suasana mobil jadi sunyi, setelah beberapa menit mereka sampai ke depan rumah Hana, Hana turun dari mobil tidak lupa berterima kasih

__ADS_1


..........


setelah rapat selesai Yura menyibukkan diri nya memeriksa berkas yang ada di meja nya dengan cekatan Yura memeriksa berkas tersebut, sudah hampir malam tapi Yura belum juga beranjak dari duduk nya


Jam sudah menunjukkan pukul 20: 37,Yura bangkit dari kursi kebesaran nya, Nania dan putra sudah pulang dari jam 6 tadi karena Yura pusing melihat Putra selalu mengeluh karena selalu lembur


Yura keluar dari ruangannya dengan langkah menuju lift, Setelah keluar dari perusahaan Yura langsung melajukan mobilnya dengan rata-rata, sampai dia melihat ke arah orang yang sedang di serang dengan berutal, mungkin kalo orang nya ada dua dia bisa menang ini orang yang berbadan seperti gorila sekitar 10 an mana menang pria yang sedang di gebukin nya itu, Yura menepikan mobilnya dan


Bughhh


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like ya guys biar aku senang dan jangan lupa vote


I love you ❤


__ADS_2