Yura Andriana

Yura Andriana
30


__ADS_3

🚫sebelum membaca favorit dulu ya🚫


Ketiga orang itu berjalan ke arah kantin, walaupun mereka beda kelas tapi mereka selalu bersama setiap pergi ke kantin atau pun nongkrong


sesampainya mereka ke kantin, melihat-lihat tempat duduk yang akan mereka duduki untuk makan nanti


Eettts guys itu Yura kan..... ucap Bram yang menunjuk ke arah meja pojok kanan,Ranra dan Zino langsung melihat arah yang di tunjuk oleh Bram


Iya memang nya kenapa...... ucap Zino


Kenalan yuk! langsung gabung gitu...... ucap Bram dengan senyum manis nya


Ays kalian lama banget ayok.... sambung Bram langsung menarik tangan Ranra dan Zino


Boleh kami duduk,,,,,,,,,, ucap Bram dari arah belakang Yura, sontak saja membuat Yura menghadap ke belakang, terlihat di sana ada tiga pria berdiri yang di gandeng oleh temannya


Silakan.... ucap Yura, toh apa salahnya kalo mereka mau gabung dengannya


Bram langsung duduk di samping Yura dan Ranra duduk di depan nya serta Zino duduk di samping Ranra


Loh kalian kenapa di sini....... ucap Nadin yang membawa satu nampan bakso serta minuman yang iya pesan sedangkan punya Yura di bawa oleh mbak kantin yang tepat di belakang Nadin, Nadin meletakkan Nampan itu samping Yura serta makanan Yura juga, Nadin langsung duduk di samping Yura,posisi nya Yura di tengah sedangkan di samping kanan ada Bram di kiri ada Nadin, karena kursi nya kursi kayu panjang, pihak kantin memang sengaja membuat kursi begitu karena memudahkan siswa untuk duduk di sana


Untuk makan lah masak mau nyanyi..... ucap Ziko


Kalo mau makan, mana makanan nya...... ucap Nadin denga kesal


Ini baru mau pesan.... Eetss kenalan dulu dong..... ucap Bram langsung menjulurkan tangannya ke arah Yura sedangkan gadis yang di samping Yura mereka sudah saling kenal walaupun tidak akrab


Nama gue Bram..... ucap Bram masih menjulurkan tangannya ke Yura


Yura.... ucap Yura tapi tidak menyambut uluran tangan Bram, Entahlah Yura terlalu malas dengan keramaian, Bram yang melihat tangan nya tidak mendapat balasan langsung menarik nya kembali


Gue Zino sehabat Ranra...... ucap Zino menepuk lembut bahu Ranra


Ranra...... ucap Ranra

__ADS_1


Kalian kan dekatan duduk nya masih belum kenalan..... ucap Nadin yang sedang mengunyah makanan sedangkan Yura sedari tadi hanya mengaduk-aduk bakso nya, Ranra dan Yura hanya diam soalnya mereka belum kenalan secara resmi


Pesan sana Bram.... suruh Ziko kepada Bram


Mau makan apa.... ucap Bram melihat bergantian ke arah Ranra dan Ziko


Bakso aja biar sama, Iyakan Ran.... ucap Ziko langsung di anggukan kepala oleh Ranra


Oke tunggu sini... ucap Bram langsung berjalan ke arah penjual bakso untuk memesan makanan mereka


Sedangkan di meja ujung sana melihat dengan tatapan tajam ke arah meja Yura, siapa lagi kalo bukan Clarissa


....................


Dimana gadis itu...... ucap Rafa yang sudah ada di dekat Jastin


Itu dia tuan.... ucap Jastin menunjuk ke arah perempuan yang sedang duduk meneguk minuman nya dengan mengumpat dengan kasar


Dafa langsung melihat ke arah tunjuk Jastin, berjalan ke arah gadis itu dengan perlahan


Ayo pulang... ucap Rafa tepat di depan Hana, membuat Hana langsung melihat ke sumber suara


Dasar laki-laki berens*ek, Lepas ga.... ucap Hana berontak karena dia di tarik oleh Rafa, sedangkan Rafa hanya diam terus menarik Hana yang berjalan dengan lemas dan terus mengumpat kasar


Lepaskan aku bajing*n..... ucap Hana meronta-ronta minta di lepaskan oleh Dafa


Sesampainya di mobil Rafa langsung membuka pintu dan mendorong Hana yang sedang mengumpat dengan kasar, setelah itu Rafa langsung berlari kecil mengitari mobilnya untuk masuk


Setelah Rafa duduk, Rafa langsung mendapatkan pukulan dari Hana tepat di bahunya


Dasar laki-laki lakn*t..... ucap Hana masih memukuli Rafa di bahu nya


DIAM...... bentak Rafa langsung membuat Hana berhenti tapi dia menangis juga


Hiksss..hikss dasar semua laki-laki hanya bisa menyakiti saja hiks..... ucap Hana dengan menangis semakin keras

__ADS_1


Wanita ini...... geram Rafa melihat Hana yang menangis semakin kencang, tapi Rafa tidak tega juga melihat nya


Hei diam lah.... ucap Rafa menghadap ke arah Hana


Laki-laki itu berengs*k hiks..... ucap Hana dengan lirih


Rafa merengkuh gadis itu membawa nya ke dada bidangnya supaya dia tenang, Hana yang di pelukpun meronta minta di lepaskan tapi Dafa mengeratkan pelukannya


Dasar bajing*n.. tidak tau di untung.... ucap Hana lirih yang masih di pelukan Rafa


Semua laki-laki tidak begitu..... ucap Rafa sambil memeluk Hana dengan erat


semua laki-laki sama saja.... ucap Hana dengan tenang di dalam pelukan Rafa soalnya tenaga nya sudah sedari tadi terkuras


Saya bukan laki-laki begitu...... ucap Rafa yang masih memeluk Hana


Laki-laki sama saja berengs*k, bajing*n, se enak nya sendiri, mau menang sendiri, tidak memikirkan perasaan orang,....... ucap Hana dengan lirih, lama Rafa memeluk Hana sampai Hana terlihat terpejam tapi mulut nya masih mengumpat dengan kasar


Rafa langsung membenarkan posisi duduk Hana memasangkan seatbelt nya dengan benar, setelah itu di membenarkan posisi nya melajukan mobil nya dengan kecepatan rata-rata


.


.


.


.


.


.


Kerena tidak akan ada yang mengerti kita selain diri kita sendiri


*seli🕊

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak nya 😌


Salam dari aku🖤*


__ADS_2