
🚫sebelum membaca favorit dulu🚫
Setelah makan di kantin tadi mereka kembali lagi ke kelas masing-masing dengan Yura yang tidak bicara selain kenalan tadi
Bukan aku tidak mau mengenal orang lagi tapi aku sudah lelah dengan semua ini, bukan aku sombong tapi ini lah aku, semakin mengenal orang semakin orang tau tentang ku jadi biarlah aku sendiri, berdiri sendiri dengan kaki ku sendiri bukan dari bantuan orang
Yura Andriana
Yura sempat menghubungi Rafa tadi dan Rafa bilang dia sudah di perjalanan menuju mansion, Yura merasa lega mendengar itu
Kini jam pelajaran terakhir yang akan di ikuti oleh Yura jadi tinggal beberapa jam lagi, jam sekolah akan usai
..................
Sesampainya Rafa ke mansion milik Yura, langsung menoleh gadis yang di samping nya, walaupun terpejam tapi mulutnya takhenti nya mengumpat dengan kasar, Dafa langsung turun dari mobil, mengitari mobil itu dan membuka pintu mobil dengan cepat dia membuka seatbelt milik Hana, menggendong Hana gaya bridal style, Hana masih meracau di dalam gendongan Rafa, Rafa membawa Hana ke kamar tamu, meletakkan Hana dengan perlahan di tempat tidur
Kak kata kakak tidak akan meninggalkan aku dengan mama di rumah, tapi nyatanya kakak ninggalin aku dengan mama bersama pria brengs*k itu...... ucap Hana dengan mencengkram pergelangan tangan Rafa, Rafa dari tadi diam serta di buat bingung oleh sosok perempuan di depan nya ini yang mudah sekali menangis, Ya Hana kembali menangis karena dia teringat kata-kata kakak nya sebelum pergi ke Inggris
Huwaaa hikss kakak...... sesegukan Hana menangis dengan pilu menumpahkan segala yang mengganjal di hati nya itu
Hei tenang lah...... ucap Rafa dengan menatap gadis di dapan nya ini, Hana langsung membuka mata nya yang sedari tadi terpejam, Hana langsung duduk dan memhambur kepelukan Rafa
Kata kakak tidak akan meninggalkan aku dan mama tapi kakak hiksss pergi...... ucap Hana yang memeluk Rafa dengan erat, sedangkan Rafa hanya diam tidak berkata-kata lagi
__ADS_1
Kakak tau aku tidak sanggup melihat mama menangis seorang diri tapi di depan ku dia terlihat kuat, dia menangis kalo di kamar,kakak aku sering mengintip nya hikss kakak aku harus bagaimana???...... ucap Hana dia tidak sadar yang di peluk nya itu bukan kakak nya melainkan Rafa
Kakak tau aku benci dengan dia hikss.... ucap Hana
Dia itu menyakitkan aku dan mama kak, kakak tidak akan meninggalkan aku kan.... ucap Hana masih di pelukan Rafa
Hmmm aku tidak akan meninggalkanmu...... ucap Rafa dengan spontan
Kakak dia itu berengs*k, bajing*n kak, tidak tau diri pula...... ucap Hana dengan melemah
Jangan pergi lagi ya kak, aku tidak tau lagi ingin mengadu ke siapa lagi selain kakak..... ucap Hana masih memeluk Rafa
..........
Bang... pangil Yura yang melihat Hana diam di pelukan Rafa
Srttttt..... Rafa yang langsung mengarahkan tangan nya ke mulut menandakan untuk diam, Rafa langsung meletakkan Hana dengan perlahan ke tempat tidur menaikan selimut setelah itu dia mengajak Yura untuk keluar
sampai nya mereka di ruang tamu, Rafa langsung mendudukkan bokong nya dengan nyaman, sama hal nya dengan yang Yura lakukan
Gadis itu mabuk terlalu banyak dan merepotkan..... ucap Rafa
Terus...... ucap Yura
__ADS_1
Dia selalu mengumpat dengan kasar, mungkin ada masalah keluarga...... ucap Rafa
Nanti aku tanyakan pada nya..... ucap Yura
.
.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa tinggalkan jejak nya😌
salam dari aku🖤
__ADS_1