
🚫sebelum membaca favorit dulu 🚫
Nanti aku tanyakan pada nya..... ucap Yura langsung pergi meninggalkan Rafa sendirian di ruang tamu, Yura pergi ke kamar nya yang terletak di lantai atas
Clekk
Yura masuk ke dalam kamar yang di desain dengan dominan warna hitam dan silver itu, menghempaskan tubuh yang lelah ini untuk ber istirahat sejenak, Yura berfikir kenapa dunia ini kejam kepada nya, seperti tidak ada cahaya dan celah untuk menerangi hidup nya,lama dia berlarut-larut dalam rasa sedih nya yang tak pernah usai
Yura berjalan untuk membersihkan diri nya supaya fikirannya bisa lebih tenang lagi dari sebelumnya, Setelah menganti pakaian nya dengan yang lebih formal karena dia ingin ke perusahaan memantau pekerjaan Nania dan yang lebih penting nya lagi si pengacau yang dulu membuat perusahaan di ambang kebangkrutan, Yura ingin mengecek seberapa kemajuan yang mereka lakukan bukan mereka saja tapi usaha nya juga
Yura berjalan turun dengan santai, melihat Rafa yang tidak beranjak duduk dari tempat duduk nya tadi sambil memainkan ponsel nya
Yura berjalan ke arah pintu kamar tamu yang di tempati oleh Hana, dengan pelan Yura membuka pintu itu, melihat Hana yang duduk bersandar dengan memegang kepala nya tampak sekali raut muka Hana kebingungan
Hana..... ucap Yura yang langsung mendapatkan tatapan bingung sekaligus bertanya-tanya kenapa dia bisa di sini
Yura kok lo ada di sini dan kenapa gue di sini....... ucap Hana
Bang Rafa yang gue suruh jemput lo di sana karena lo mabuk..... ucap Yura duduk di pinggiran kasur
Raa ini lo.... ucap Hana dengan heran pasal nya Yura tidak pernah mengeluarkan kata-kata sepanjang itu
Terus...... ucap Yura dengan nada memalas
Panjang amat omongan loh..... ucap Hana
__ADS_1
Lo lagi ada masalah........ ucap Yura yang tidak menghiraukan kata-kata Hana
Hana langsung menundukkan kepala nya, mengingat kejadian yang selama ini dapat dari sesosok ayah yang seharusnya menjadi pegangan putri nya di kala terjatuh ini malah ayah nya sendiri yang membuat dia jatuh
Flashback on
Seorang laki-laki parubaya memasuki rumah dengan menggandeng wanita cantik di sisi nya, tertawa dengan riang, Hana yang sedang duduk di depan televisi menonton film kesukaan nya langsung menoleh ke sumber suara dia sudah terbiasa dengan kelakuan ayah nya itu yang selalu membawa wanita pulang ke rumah,sedari Hana kecil sudah sering ayah nya membawa wanita pulang ke rumah tapi saat itu Hana belum mengerti apa yang ayah nya lakukan, yang dia tau saat itu,wanita yang di bawa pulang oleh ayahnya itu adalah sepupu jauh ayah nya tapi setelah dia beranjak remaja Hana mulai ngerti apa yang di lakukan ayah nya selama ini selama ini dia selalu sabar menghadapi prilaku ayah nya yang begitu menyakiti hati ibu nya
Hana berdiri dari duduk nya, berjalan ke arah ayah nya yang sedang tertawa dengan riang bersama wanita itu
Heh jal*ng kenapa kau ke sini..... ucap Hana dengan nada yang sedikit meninggi
Hana ini bukan urusan mu..... ucap ayah Hana
INI URUSAN HANA KALO MAU BERSENANG-SENANG BUKAN DI SINI...... teriak Nana
satu tamparan menghantam pipi Hana, Hana yang langsung memegangi pipi nya yang terasa perih
Ini rumah saya dan kamu Hana tidak berhak mengatur saya....... ucap Ayah Hana dengan sinis sedangkan perempuan yang di sebelah nya tersenyum mengejek
INI MEMANG BUKAN RUMAH SAYA TAPI HARGAI IBU..... teriak Hana
Ayah Hana geram mendengar teriakkan Hana hampir saja satu tamparan lagi melayang ke arah pipi Hana tapi di tepis oleh Ibu Hana yang baru keluar dari kamar karena mendengar keributan
Jangan sentuh anak KU...... ucap Ibu Hana dengan menekankan kata *KU*
__ADS_1
Ajarkan anak mu sopan santun ketika berbicara dengan orang tua..... ucap ayah Hana membawa gadis nya berlalu pergi ke kamar
Ibuuuuuu.... ucap Hana langsung memeluk Ibu nya itu
Flashback off
Sabar ya Han.... ucap Yura yang melihat Hana menangis kembali
Iya Yura makasih..... ucap Hana
Lo istirahat di sini aja dulu aku mau pergi ke luar sebentar nanti kalo butuh apa-apa di luar aja bang Rafa..... ucap Yura langsung keluar meninggalkan Hana yang sudah kembali diam
.............
Bang awasi Hana dan suruh bibi membawakan makanan,gue mau keluar... ucap Hana langsung berjalan menjauh dari sana, Rafa hanya menganggukkan kepala nya
Hidup memang seperti itu, tidak sesuai dengan rencana kita tapi rencana tuhan yang maha Kuasa lebih indah, dari rencana yang kita susun secara matang
seli🕊
.
. Jangan lupa tinggalkan jejak nya
like ya Plesss banget.
__ADS_1
vote juga ya guys