
🚫Sebelum membaca tekan favorit dulu 🚫
Maaf ya kalo ada salah kata atau kalimat komen aja
jangan lupa Vote
Salam dari aku
_________________________
Malam pun tiba dimana Yura ingin memberantas tikus-tikus kecil yang sudah menganggu wilayah nya, setelah Yura ke makam mommy nya dia langsung pergi ke markas
Queen benar kita ke sana... ucap Rafa,Rafa hanya memastikan Jadi atau tidak
Kapan aku melanggar ucapan ku..... ucap Yura yang baru tiba dari latihan
Maaf Queen..... ucap Rafa, Jeck dan Nania melihat Rafa hanya menggeleng "sejak kapan Yura main-main dengan kata-katanya" itu lah kata yang ada di benak mereka berdua
Kita berangkat.... ucap Yura, Yura memasang atribut nya dan beranjak keluar, Rafa dan Jeck menyusul Yura tetapi tidak dengan Nania Yura melarang keras untuk Nania untuk ikut karena Nania belum terlalu pasih menggunakan benda tajam atau pun pertarungan
Yura melaju ke hutan bagian timur untuk melihat tikus-tikus kecil nya apakah masih berani ke wilayah nya
Yura sudah datang duluan ke hutan dia melihat rombongan yang membawa Senjata ilegal
Yura berjalan dengan santai ke arah mereka
Hey siapa kamu.... ucap anak buah TINSADER mereka adalah mafia yang selalu menyelundupkan barang-barang ilegal, yang kebetulan mereka hanya 4 orang saja yang bertugas untuk mengantarkan barang yang di utus oleh bos nya
Hmmm kau tidak mengenaliku..... ucap Yura menyeringai, Yura tau di belakang nya sudah ada Rafa dan Jeck Yura mengeluarkan pistol yang ada di dalam saku jaket nya
Dorr
Dorrr
Dorr
Dorr
Suara tembakan yang beruntun karena Yura membasmi tikus-tikus itu tanpa sisa, mudah untuk Yura memberantas nya karena mereka dalam kondisi mengangkat barang-barang yang ada di dalam peti yang berukuran sedang, sudah di pastikan itu adalah senjata ilegal
Kalian bereskan mereka dan bawah senjata itu ke ruang bawah tanah.... ucap Yura sembari berjalan Rafa dan Jeck menganggukkan kepala.
Queen kau mau ke mana... ucap Jeck yang melihat Yura berjalan meninggalkan mereka
__ADS_1
Markas tikus-tikus kecil tentu nya..... ucap Yura menyeringai, Yura masuk ke mobil pergi ke markas TINSADER Jeck dan Rafa melihat Yura pergi memerintahkan anak buah nya untuk mengurus anak buah TINSADER sedang kan mereka berdua menyusul Yura
Yura tiba di depan markas itu langsung masuk ke dalam tapi langkah nya terhalang oleh para penjaga
dengan cepat Yura mengambil pistolnya dan
Dorr
Dorrr
Dorrr
Penjaga yang ada di gerbang depan tewas seketika Yura melanjutkan jalannya tapi banyak anak buah dari markas ini menyerang, Yura melihat Rafa dan Jeck baru sampai Yura dengan cepat masuk ke markas biar Rafa dan Jeck yang mengatasinya
Brakkk
Yura menendang pintu masuk ke dalam markas itu
Wah wah gadis kecil kau datang...... ucap seorang pria yang sedang duduk santai di kursi nya
Wowww kau ini meremehkan ku sekali ya dan juga berani mengacau di wilayah ku..... ucap Yura dengan nada menyelidik
Kau itu masih gadis kecil..... ucap pria memerhatikan tubuh Yura yang ramping sambil berjalan mendekat ke Yura
Yura memukul pria itu karena dia sudah berani melihat tubuh nya
Kau berani memukul ku ya..... ucap pria yang bernama Vars, pemimpin dari organisasi TINSADER
kalo aku menembak mu apa kau akan bilang begitu..... tutur Yura menyeringai
Gadis sialan.... ucap Vars , orang itu mengarahkan pistol nya ke arah Yura dan
Dorrr
Yura mengelak tapi tangan Yura tergores sedikit akibat tembakan Yura langsung maju
Dorrr
Yura menembak tangan Vars agar tidak bisa memegang pistol nya
Bagaimana apa masih mau berkelahi...... ucapan Yura sukses membuat Vars naik pitam
Vars langsung menyerang Yura dengan tangan kosong, Yura langsung mengelak tiap serangan yang di lakukan oleh Vars
__ADS_1
Dorrr
Dorrr
Dorrr
Suara tembakan menggemma di ruangan itu, Vars tergeletak karena tembakan Yura tepat mengenai jantung perut dan kepala, tiga tembakan yang beruntun, Yura langsung keluar dari markas itu dengan tangan kiri yang mengeluarkan darah
Heyy apa yang kalian pertahankan lagi ketua kalian sudah lenyap jangan mengotori tangan kalian.... ucap Yura sambil bejalan ke arah luar. sontak anak buah dari Tinsader berhenti
Kalau kalian masih sayang sama nyawa kalian ikut lah denganku tapi aku tidak suka dengan orang yang berhianat....... ucap Yura lantang dan menyebabkan anak buah Tinsaden langsung menganggukan kepala dari pada mereka mati lebih baik ikut itu lah yang ada di benak mereka
Rafa urus mereka.... ucap Yura langsung melewati mereka semua
Tangan kau tidak papa Queen.... ucap Jeck melihat ke arah tangan kiri Yura
Yura tidak menanggapi dia masuk ke mobil melajukan mobil nya ke markas untuk ganti baju beebrapa menit kemudian Yura sudah ada di markas
Yura masuk ke dalam, melihat Nania duduk menatap ke arah nya, Nania yang melihat tangan Yura terluka dia langsung menghampiri Yura
Dek tangan kamu kenapa.... ucap Nania sambil berjalan menghampiri Yura
Gak papa kak.... ucap Yura
Sini kakak obati ya...tunggu sini dulu duduk ya jangan ke mana-mana..... ucap Nania yang membawa Yura duduk di tempat dia tadi yang dia duduki tadi Yura hanya menurut
setelah Nania mengobati luka Yura, Yura berganti baju pamit ke Nania untuk pamit pulang ke mansion, sesampainya di masiun Yura masuk ke dalam dengan santai
Yura kamu dari mana aja udah jam sini loh dan tangan kamu kenapa... ucap Zean,Zean kebangun karena haus jadi dia hendak ke dapur untuk mengambil air dia melihat Yura dari arah pintu depan, Zean memilirik ke jam dinding sudah tengah malam lewat
Bukan urusan anda.... ucap Yura, Yura berjalan ke kamar nya tanpa menghiraukan Zean, Yura kecewa terhadap Zean karena dia memilih percaya ke pada Anastasya dari pada dia
Zean yang melihat adik nya hanya berdecak kesal
.
.
.
.
.
__ADS_1
. see you guys 🌹