"I LOVE YOU " MANTAN PACAR MOMMY

"I LOVE YOU " MANTAN PACAR MOMMY
12.Mimpi


__ADS_3

Malam sudah begitu larut namun Alvinka masih belum bisa terlelap otaknya masih menduga - duga siapa sebenarnya orang dibalik penyekapan dirinya di dalam apartemen ini.Alvinka begitu penasaran pasti orang itu bukan orang biasa pasalnya dia menyekapnya disebuah apartemen mewah.


Alvinka mondar-mandir di balkon Apartemen, ingatannya tertuju pada salah satu ruang yang dia duga adalah sebuah ruang kerja yang terletak disebelah kamarnya ini.Alvinka segera berlari menuju tempat itu.


setelah sampai didepan pintu ruangan itu Alvinka memegang handle pintu seraya berdoa semoga pintunya tidak terkunci.


Benar saja pintu ruangan itu tidak terkunci mungkin Jonathan lupa mengunci pintu ruangan itu sehingga Alvinka bisa membukanya dengan Alvinka melangkahkan masuk kedalam ruangan itu.Ruangan yang tak begitu luas namun sangat elegan.Seperti ruang kerja pada umumnya terdapat meja kerja dan kursi kerja lalu terdapat lemari besar dengan buku - buku besar tertata rapi disana.Alvinka melihat ruangan itu terdapat sebuah foto seorang lelaki sepertinya seusia dengan ibunya.Lelaki dalam foto itu terlihat sangat berkharisma, tatapannya dingin dan menembus jantung Alvinka berdetak lebih cepat,darahnya berdesir menciptakan sebuah rasa aneh dihatinya.Alvinka meneguk salivanya susah payah,satu kata untuk pria matang difoto itu "Mempesona".


Setelah puas memandang foto lelaki yang terpajang di belakang kursi kerja.Alvinka mulai mencari - cari sesuatu yang kiranya bisa dijadikan petunjuk untuk mengetahui siapakah penculiknya.


Alvin membuka dan mengobrak-abrik isi dari laci sudah tiga laci dia obrak- Abrik namun dia masih belum mendapatkan apa yang dia cari.Kemudian pandangannya tertuju pada sebuah map Coklat di atas antara buku - buku tebal dilemari besar itu.Alvinka tertarik pada Map itu dan segera ditariknya.


Alvinka duduk di kursi kerja milik Jonathan tanganya sibuk membuka map yang dia dapatkan diantara buku - buku tebal dilemari buku.


Alvinka mendapatkan sebuah foto pernikahan di map itu dalam foto itu terlihat hanya pengantin wanitanya saja yang sedang tersenyum sedangkan si pengantin Pria terlihat biasa saja bahkan tatapannya begitu dingin Alvinka menduga jika pria itu tak bahagia dengan pernikahannya tersebut.


Alvinka mengamati foto yang ada ditangannya dan membandingkan wajah lelaki itu dengan foto besar yang terpampang ditembok ruangan itu.Ya lelaki itu dalam foto ditangannya itu adalah lelaki yang sama dengan mempelai pria pada foto pengantin di tanganya.

__ADS_1


Alvinka membaca sebuah surat perceraian yang baru saja dia keluarkan dari map coklat itu.Surat perceraian berbahasa Inggris itu tertera nama Mr. JONATHAN JHANDI dan Mrs.MARIA DELENA Telah resmi berpisah.Entah mengapa tiba - tiba senyuman Alvinka merekah membaca surat perceraian itu,ada rasa senang dalam hatinya saat tau pria didalam foto itu adalah seorang duda,padahal mengenalnya saja tidak.


" Jadi namanya Jonathan Jhandi,tapi siapa dia.Apa hubungannya dengan menculik aku,apa dia saingan bisnis papa...?".Timbul berbagai macam pertanyaan dalam benaknya.


Alvinka kembali mengamati foto ditangannya itu,mengamati dengan seksama sosok pria dalam foto itu, Alvinka tak mempedulikan pengantin wanita yang ada dalam fokus nya saat ini adalah pria itu,tangan Alvinka mengelus lembut wajah Jonathan Jhandi dengan jari telunjuknya,tiba - tiba ada sebuah niat untuk merobek foto itu dan memisahkan sepasang pengantin difoto itu.


Ya Alvinka benar - benar merobek foto itu menjadi dua bagian,hingga sepasang pengantin itu terpisah.Alvinka membuang potongan foto pengantin wanita ke dalam tempat sampah yang ada di bawah kakinya.


" Aku datang sayang ....aku datang kemari lah peluk aku ...." Sebuah suara mengagetkan Jonathan saat dia sedang duduk di bangku taman.


Jonathan melangkah mendekati wanita itu,tapi semakin Jonathan mendekat,semakin menjauh pula wanita itu.Jonathan tak putus asa dia mempercepat langkahnya untuk menggapai wanita itu,tapi semakin dia berusaha semakin tak dapat digapainya.


" Tunggu...tunggu dulu...kumohon jangan pergi." Teriak Jonathan tersengal - sengal,karena dia kualahan mengejar wanita itu.


" Sayang...aku akan menunggumu." Ucap wanita itu sebelum menghilang


" Tunggu kumohon jangan pergi." Teriak Jonathan pilu.Ada rasa tak rela saat wanita itu hilang dari pandangannya meski dia tak tau siapa sosok wanita itu,tapi Jonathan merasa sangat kehilangan.Seperti dia kehilangan separuh jiwanya.Tubuhnya jatuh ketanah,dia menangis pilu, menangisi sosok yang telah menghilang itu.

__ADS_1


" Tuan...tuan...bangun tuan.Ada apa dengan Anda tuan." Seorang asisten membangunkan Jonathan.Saat akan mengambil air minum asisten itu tak sengaja mendengar Jonathan berteriak didalam ruang kerjanya,karena khawatir dengan keadaan bosnya sang asisten pun segera masuk kedalam ruang kerja bosnya itu,Saat masuk kedalam Asisten itu melihat sang bos tertidur pulas dikursi kerjanya si bos berteriak lalu menangis Sepertinya bosnya itu sedang mimpi buruk tanpa pikir panjang asisten itu membangunkan Jo.


" Hah...dimana ...dimana dia ...?" Jo bangun dalam keadaan bingung,dia mengusap keringat didahinya, nafasnya memburu.


" Tuan Anda mimpi buruk.Sebaiknya Anda minum dulu." sang asisten menyarahkan segelas air putih yang ada diatas meja kerja Jonathan.Jonathan menerimanya dan langsung menegak habis air putih itu.Jonathan menghela nafas dalam-dalam berusaha untuk mengurangi rasa sesak di dadanya.


Jonathan mengusap wajahnya dengan kasar.Mimpi ya Jonathan baru sadar kejadian itu adalah sebuah mimpi bukan mimpi buruk tapi juga bukan mimpi indah, entahlah Jonathan tak tau itu.


" Anda baik - baik saja Tuan...?" tanya sang asisten khawatir.


Jonathan hanya mengangguk.


" sebaiknya Anda pindah kekamar Tuan." Saran sang Asisten


" Ya kau benar,aku akan istirahat dikamar kau kembalilah kekamar mu.Aku baik - baik saja."


Setelah berkata seperti itu Jonathan berdiri dan pergi menuju kamarnya.Jonathan tak langsung tidur tapi dia masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci muka.Jonathan diam didepan cermin yang ada diatas wastafel.Dia mengingat kembali mimpi yang baru saja dia alami,saat bayangan Mimpi itu perlahan menghilang tiba-tiba Jonathan teringat pada gadis yang sedang dia sekap disebuah apartemen miliknya.

__ADS_1


__ADS_2