
Deg....
sosok pria didalam mobil Marcedez benz hitam itu memegang dadanya yang tiba-tiba berdebar.Terasa berdesir.
" Aneh...Apakah aku punya penyakit jantung...? "
"Ada apa ini.....?"
" Apa ini karena gadis itu.....? "
" Siapa dia.....?"
Ya Ternyata sosok pria didalam mobil hitam itu adalah Jonathan Jhandi.Ia adalah pria matang yang berusia 40 Tahun.Ia adalah pria dengan wajah tampan keturunan Indonesia Belanda.
Pagi ini Jonathan baru saja tiba di Indonesia.ini adalah pertama kalinya ia menginjakkan kaki setelah 22 Tahun pergi dari Negara ini.
Jonathan lahir di Belanda namun ia dibesarkan Di Indonesia oleh kedua orang tuanya.Setelah ia berusia 18 Tahun orang tuanya kembali membawanya ke Negara kincir angin karena saat itu Jonathan depresi karena patah hati. Ia ditinggal menikahi oleh wanita cinta pertamanya.
Kedua orang tua Jonathan berusaha untuk menyembuhkan anaknya.Hingga lima tahun berlalu barulah Jonathan pulih , meski ia belum bisa melupakan rasa sakit hatinya kepada Wanita itu.
saat ini Jonathan adalah duda tanpa anak .ia memang sempat menikah dengan seorang wanita keturunan Amerika pilihan orang tuanya.namun pernikahannya harus kandas karena istrinya tak tahan dengan sikap dinginnya.Bahkan Jonathan tak pernah menyentuh istrinya itu.
Ya meskipun statusnya duda ia belum pernah sekalipun menjamah istrinya, ia tak bisa bercinta dengan seorang wanita karena hatinya masih menyimpan rasa kepada cinta pertamanya itu.
Jonathan benar - benar merasa kecewa dengan perempuan yang telah mencampakkan dirinya itu.kekecewaan JONATHAN semakin lama semakin besar hingga timbul keinginan untuk membalas semua rasa sakit yang ditorehkan dihati Jonathan.
__ADS_1
Tujuan utama Jonathan kembali ke Indonesia adalah untuk membalas dendam kepada wanita itu.Jonathan bersumpah akan membuat wanita itu merasakan sakit melebihi rasa sakit yang menyiksanya selama ini, bagaimana pun caranya.
Dendamnya semakin membara kala Jonathan teringat kejadian kejadian 22 Tahun silam saat itu ia masih kelas tiga sekolah menengah atas.Ia menjalin hubungan Asmara dengan seorang gadis dari keluarga biasa . Jonathan jatuh cinta pada gadis itu karena kegigihan gadis itu dalam berjuang dengan kehidupan yang keras.Meraka.berpacaran selama enam bulan .Namun tanpa alasan si gadis meminta putus dengannya dan tiba - tiba terdengar kabar jika gadis itu menikah dengan pria yang lebih tua dengan mereka.karena cintanya yang besar membuat Jonathan menderita hingga ia jadi depresi.Awalnya ia tak mau makan,tak mau minum hingga beberapa hari ia hanya mengurung diri dikamar.Hingga akhirnya ia jatuh sakit.Setelah dirawat secara intensif di sebuah rumah sakit kondisi fisik Jonatan kian membaik .Tubuhnya memang sehat tapi tidak dengan jiwanya.Dengan kondisi kejiwaan yang tak sehat berulang kali Jonathan ingin mengakhiri hidupnya.
Karena kondisi Jonathan akhirnya kedua orangtuanya memutuskan untuk membawa Jonathan kembali ke Belanda.
Di negara asalnya itu Jonathan di rawat di sebuah rumah sakit kejiwaan agar ia bisa sembuh.Selama tiga tahun orang tua Jonathan berjuang keras demi kesembuhan Putranya itu akhirnya Jonathan bisa sembuh.
Namun Jonathan berubah ia yang awalnya adalah sosok lelaki muda yang ramah dan hangat kini berubah menjadi sosok yang dingin tak tersentuh.meski begitu ia berhasil menyelesaikan pendidikannya sampai ia bisa meneruskan usaha ayahnya.
Kini Jonathan Jhandi adalah seorang Pengusaha yang namanya melejit didunia bisnis bahkan setara dengan Nama Arman Sanjaya.
Ia kembali ke Indonesia selain ingin membalas dendam kepada wanita yang telah membuatnya gila juga karena ada pekerjaan untuk melebarkan sayap usahanya di negara ini.
Entah lah bukan bisnis ataupun keinginan untuk balas dendam tapi ada rasa aneh yang ia sendiri pun tak tau rasa apa itu.Yang ia tau ada keinginan yang kuat untuk ia kembali kesini.
Deg.....
kembali jantungnya berdetak tanpa sebab.
Jonathan telah sampai direstoran sebuah Hotel bintang tujuh tempat ia akan tinggal sementara selama ia belum menemukan Mansion yang cocok untuknya.Sebenarnya sudah ada banyak tawaran Mansion mewah tapi karena Jonathan semua mansion yang ditawarkan belum ada yang cocok dengannya.
Di restoran yang sama dua orang gadis cantik tengah mengadakan makan dan menandatangani sebuah kontrak kerja sama dengan seorang lelaki berusia sekitar 28 tahun dan satunya lagi berusia sekitar 25 Tahun.
Tiba - tiba sang gadis menyentuh dadanya dengan wajah bingung.
__ADS_1
" Nona Alvinka ...are you ok....? " tanya pria berwajah oriental berusia sekitar 25 Tahun yang sejak tadi memperhatikan gerak - gerik Alvinka.
" I'm ok Mister...! " jawab Alvinka berusaha menutupi perasaan bingungnya karena tiba - tiba ada rasa yang berdesir dihatinya dan secara bersamaan jantungnya berdebar tanpa sebab.
Terbersit sebuah dorongan untuk menoleh kesamping kiri dari tempatnya duduk, dan ia pun mengikuti keinginan hatinya itu Ia menoleh memutar kepalanya ke kiri dan mengedarkan pandangannya tampak hanya ada tiga buah meja terisi oleh pengunjung restoran ini satu meja di dekat pintu masuk ditempati oleh sepasang muda - mudi yang sibuk dengan laptop, Alvinka melanjutkan pandanganya pada meja yang terletak di tengah-tengah ruangan meja itu ditempati oleh dua orang wanita dengan yang asik mengobrol sepertinya mereka sedang bergosip ria.lalu pandanganya tertuju pada meja terakhir yang terletak di dekat jendela kaca besar dan disana ada dua orang pria dengan setelan jas hitam.
Deg....deg....deg.
Entah kenapa detak jantungnya semakin tak terkontrol saat matanya memindai salah satu pria di meja dekat jendela kaca besar itu.Di sana ia melihat pria itu sedang menikmati makanannya tanpa berbicara sedikit pun pada pria di depannya itu.
Ia sangat penasaran dengan Pria itu ,namun sayangnya ia tak dapat melihat dengan jelas wajahnya.karena jarak mereka yang agak jauh dan Alvinka hanya melihat dari samping.
" shiit...! " pekik Alvinka didalam hati
" what happen with me.....?" tanyanya dalam hati.
" ok Nona Alvika kontrak telah kita sepakati, semoga kerja sama kita bisa berjalan lancar dan saling menguntungkan.senang bekerja sama dengan Anda." kata pria berwajah oriental itu dan mengulurkan tangannya di hadapan Alvinka.
" Terimakasih atas kepercayaan Anda Mister." jawab Ayunda mewakili Alvinka karena Alvinka hanya diam tak menyahut ataupun menerima uluran tangan dari kliennya itu.
Ayunda heran dengan sikap bosnya itu.Tak biasanya Alvinka kehilangan fokus seperti ini.Ayunda pun menyenggol bahu Alvinka agar Alvinka sadar dan kembali fokus.
" apa...? " Tanya Alvinka pada Ayunda saat ia sadar. Ayunda pun memberi isyarat dengan kepalanya agar Alvinka melihat uluran tangan dari klien di depannya.
" Oh I' sorry mister." Kata Alvinka lalu menera uluran tangan pria dihadapannya dan mereka pun berjabat tangan.
__ADS_1