258 HARI BERSAMAMU

258 HARI BERSAMAMU
Pertemuan Pertama


__ADS_3

Muhammad Rizaldi Athaillah adalah anak dari pasangan Abah Ilham dan Yumma Nadya, Atha sekarang sekolah di SMKN 1 Malang yang sedang duduk di kelas XI, ia mengikuti berbagai organisasi di sekolahnya karena ia memiliki minat besar dalam berorganisasi.


SMKN 1 Malang sedang membuka pendaftaran penerimaan siswa baru. Atha berperan besar di dalam pendaftaran tersebut, dan ia senantiasa ramah kepada setiap siswa yang bertanya tentang seputar pendaftaran di SMKN 1 Malang.


"Pagi, Yumma." sapa Atha yang baru saja turun dari kamarnya.


"Pagi, Nak. Ta sarapan dulu gih sebelum berangkat." titah Yumma Nadya.


"Nggih, Ma." jawab Atha kemudian menarik kursi tempat duduknya untuk segera sarapan.


"Nak, kamu harus tetap menjaga kesehatanmu di tengah kesibukanmu." perintah Yumma Nadya.


"In syaa Allah, Yumma. Yumma, sepupu Bang Agus mau sekolah di SMKN 1."


"Sepupu Agus, Ta?" tanya Yumma Nadya.


"Anak dari pamannya, Yumma." jawab Atha


"Owalla, Yumma baru tahu, Ta. Bantulah dia Ta, siapa namanya Ta?"


"Atha juga demikian Yumma. In syaa Allah Atha akan bantu sebisa Atha, Fina Nurul Muthaharah, Yumma."


"MasyaAllah nama yang cantik pasti anaknya tak kalah cantik, kapan-kapan bawa dia berkunjung kesini, Ta." titah Yumma Nadya antusias.


"In syaa Allah, Yumma. Atha sudah selesai sarapan, Atha berangkat dulu, Yumma." ucap Atha berdiri dari duduknya, menghampiri sang Yumma dan mencium tangan beliau takdzim.


"Hati-hati, Nak."


"In syaa Allah, Yumma. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh."

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam warahmatullahi wabarokatuh."


_____


Di sekolah ternama di Kota Malang sudah banyak calon siswa-siswi yang berada di lapangan untuk melakukan pendaftaran di SMKN 1 Malang.


"Bang, ini sekolahnya?" tanya Ara takjub.


"Iya kenapa?" heran Agus.


"Gapapa takjub aja elit banget lho."


"Biasa aja ini baru depan, Ra. Entar liat dalamnya lo pingsan lagi." ucap Agus disertai kekehan.


"Yaudah yuk! gue nitip lo ke Atha aja ya."


"Yaelah, Bang adiknya ditelantarin. Atha yang kemarin aku chat itu?"


"Santai aja Bang."


"Eh, Ta." panggil Agus yang melihat Atha berjalan menuju meja pendaftaran.


"Ada apa Bang?" tanya Atha.


"Gue nitip Ara ya."


"Ara siapa?"


"Astagfirullah, Atha. Ar sepupu gue itu masa lo amnesia." kesal Agus.

__ADS_1


"Hahaha, bercanda."


"Yaudah gue cabut ya, jagain Ara jangan sampe lecet."


"In syaa Allah, Bang."


Sepeninggalan Agus, tersisa Ara dan Atha yang bingung ingin memulai bicara. Farhan Agussky Zhafar adalah kakak kelas Atha yang selalu ada untuk Atha dari masuk sekolah elit tersebut, karena itu Atha sangat sopan dan patuh kepadanya selama tak membuat kesalahan. Kembali ke Ara dan Atha, masih tak ada yang berbicara.


"Atha." ucap Atha mengulurkan tangannya.


"Fina." jawab Ara dan menerima uluran tangan dari Atha.


"Fina?" heran Atha.


"Terserah Kakak saja mau memanggil aku apa."


"Ara saja lebih cocok untukmu, boleh?"


"Tentu saja, apasi yang tidak untuk Kak Atha." canda Ara.


"Mari, kamu mau menemani Saya atau duduk saja di tempat duduk Saya?"


"Kak, formal banget si. Coba manggil aku?"


"Tidak bisa, Saya biasa seperti ini."


"Yasudah terserah saja!" ucap Ara kesal**.


Baru kali ini ada yang berani seperti itu pada Atha. **Ucap Atha dalam hati.

__ADS_1


"Ra, tunggu!" panggil Atha karena Ara sudah berjalan terlebih dahulu meninggalkannya**.


__ADS_2