258 HARI BERSAMAMU

258 HARI BERSAMAMU
Osis Inti angkatan 2021


__ADS_3

"Tapi-" ucapan Fina terhenti karena ada yang mengetuk pintu.


Tok.. tok.. tok..


"Masuk." ucap Atha.


"Kak, semuanya sudah berada di Musholla." ucap osis.


"Yasudah Saya akan kesana."


"Baik, Kak. Saya permisi."


"Aku ga akan maksa Ra, kalau memang kamu tidak mau yasudah tunggu disini saja aku masih mau ngurus osis." ucap Atha langsung pergi tanpa mendengarkan jawaban Fina.


"Dia marah?" tanya Fina pada dirinya sendiri.


"Assalamu'alaikum, Perkenalkan Saya Athaillah ketua osis periode 2021-2023 selamat datang di osis SMKN 1 Malang kami minta kepada kalian agar bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas-tugas kalian nantinya." ucap Atha seformal mungkin.


"Baiklah kalian mohon menunggu sebentar, karena Kak Atha sedang memeriksa CV kalian." ucap Tata.


"Baik, Kak." ucap semuanya.


"Atharrazka Muzaffar Ghifari, Azriel Syahputra, Aisha Aileen Nathania dan Maryam Khalisa Salsabila. Kelas 10 OTKP 2 temannya Fina?" tanya Atha.


"Iya, Kak." jawab Aisha.


"Baiklah kalian Saya tunjuk untuk menjadi osis inti bersama Saya dan Fina. Tata catat." perintah Atha.


"Dan yang lainnya akan di tunjuk oleh Kak Tata, Saya permisi."


"Ta pilih ya, gue yakin lo bisa menempatkan mereka." lanjut Atha.


"Siap, Ta." jawab Tata.


"Oke nama yang tadi Saya sebutkan bisa ikut Saya ke RO." perintah Atha lagi.


"Siap, Kak." jawab mereka dan mengikuti Atha menuju RO.


"Assalamu'alaikum, Ra." ucap Atha setelah sampai di RO.


"Wa'alaikumussalam, a." jawab Fina.

__ADS_1


"Eh Aisha, Bila ada apa?" lanjut Fina.


"Mereka osis inti, temanmu bukan? jadi mau ya jadi wakil Saya? kan sudah bekerja sama teman sekelas ga perlu interaksi lagi."


"Ara butuh waktu a, bisa ya?" bujuk Ara.


"Oke 2 hari," Final Atha.


"Makasih, a."


"Eh, kalian mau langsung pulang atau mau ke PKL yu? ngobrol-ngobrol gitu." ajak Fina pada Aisha dan Bila.


"Gimana, Bil?" tanya Aisha pada Bila.


"Terus Athar dan Azriel Mau dikemanain?" bukan menjawab Bila malah memberikan pertanyaan yang tertuju kepada Aisha.


"Bawa aja gapapa." sahut Fina.


"Oke gas ken PKL." girang Aisha dan Bila.


"Aa ikut?" tanya Fina kepada Atha.


"Aa ikut aja, kamu kan udah dititipkan pada Aa." jawab Atha.


Sesampainya di PKL.


"Mau makan apa?" tanya Aisha.


"Aku gasuka suasana ngene, Sya." sahut Fina.


"Kenapa?" bukan Ais yang bertanya tapi Bila.


"Banyak yang pacaran." jawab Fina.


"Mon maap bukannya lu juga lagi pacaran." celetuk Athar.


"Skakmat Teh Ara." bisik Atha.


"Thar!" bentak Aisha.


"Maap, yang." Kalau laki-laki sudah bucin sekali bentak langsung diam, hebat bukan?

__ADS_1


"Geprek aja gimana, keknya geprek menggugah selera." ucap Azriel angkat bicara.


"Gimana?" tanya Bila.


"Okelah." jawab Aisha dan Fina bersamaan.


Mereka pun duduk mencari tempat senyaman mungkin sembari menunggu pesanan yang sudah dipesan.


"Kalian ikut ekstra apa aja?" tanya Atha sok A6.


"Saya dan Athar musik, Kak." jawab Azriel.


"Kami pramuka." jawab Bila.


"Owh, jangan menyerah ditengah jalan." pesan Atha.


"Siap, Kak." jawab keempatnya.


"Mon maap nih Kak, Kak Atha siapanya Fina?" tanya Aisha memberanikan diri.


"Sekarang masih berteman." jawab Atha seadanya.


"Brarti ada niat lebih dong kedepannya?" tanya Athar.


"Do'akan saja." jawab Atha.


"Fin, lu kenapa mendadak diem seribu bahasa? malu ya tu pipi kek kepiting rebus tau ga." ledek Bila.


"Ngga lagi ga mood aja." jawab Fina asal.


"Masa, pertama kali liat Fina malu-malu hahaha." Aisha pun mengikuti Bila yaitu menjaili Fina.


"Apaasi, kalian nyebelin tau ga! eh btw kalian kapan pacaran?" tanya Fina mengalihkan topik pembicaraan.


"Ih mengalihkan topik, gas ken aja lah Ta jangan sampe di ambil orang." ucap Azriel mengingatkan.


"Maaf neng, ganggu ini nasi dan jusnya, selamat menikmati." ucap Ibu penjual itu menyela obrolan A6 para osis tersebut.


"Terimakasih, Ibu." ucap Fina ramah.


"Sama-sama, Neng." jawab Ibu itu kemudian meninggalkan meja osis inti tersebut.

__ADS_1


"Yaudah makan dulu, jangan lupa berdo'a sebelum makan." ucap Atha.


Ke enam anak remaja tersebut menikmati makanannya diwarnai dengan candaan-candaan dari satu dilanjutkan yang lain, awal yang bagus untuk menciptakan interaksi yang baik agar kedepannya bisa menyatukan ide dan sama-sama memajukan sekolah tercintanya.


__ADS_2