
"Ra." panggil Atha yang melihat Ara berada di depan ruang guru.
"Ada apa?" tanya Ara.
"Nanti jangan pulang dulu, ada rapat Osis dan PMR." ucap Atha memberitahu.
"Hah! iyata? terus aku pulang sama siapa Aa." kaget Ara.
"Pulang bareng nanti, Bang Agus kemana?"
"Biasa nganterin ratunya pulang."
"Yauda nanti pulang bareng aja."
"Oke, beneran tapi ya."
"Iya,"
"Yauda nanti aku kasi tahu osis inti."
"Hmm,"
"Aku ke kelas ya a banyak tugas."
"Belajar yang rajin, agar nanti pas raportan Ayah sama Bunda bangga."
"In syaa Allah."
_____
Sepulang sekolah Ara bersama Aisha juga Bila sedang berjalan beriringan menuju ruang osis (RO).
__ADS_1
"Assalamu'alaikum," ucap mereka.
"Wa'alaikumsalam," ucap anggota osis yang ada di ruang osis tersebut.
"Baiklah karena semua sudah berkumpul, apa ada yang punya ide untuk pelantikan senin depan?" tanya Atha menginterupsi.
"Dilakukan seperti angkatan-angkatan sebelumnya, Kak. Bukankah sudah menjadi tradisi?" tanya Rey.
"Kalian setuju?" tanya Atha.
"Setuju." jawab semuanya serentak.
"Oke berarti ada waktu satu minggu untuk mempelajari dan gladi bersih, tapi Saya dan Fina sabtu dan minggu tidak ikut serta karena Saya dan Fina ada pelantikan PMR, paham?"
"Siap, paham."
"Oke, yang bertanggung jawab selain Saya dan Fina. Saya serahkan tanggung jawab kepada Tata dan Rey."
"Oke semuanya sudah selesai, siapkan semua untuk gladi bersih! Saya dan Fina mau menghadiri rapat PMR sebentar setelahnya Saya dan Fina akan turun ke lapangan."
"Iya, Kak."
Setelah semuanya disetujui para anggota osis di sekbid masing-masing menuju lapangan untuk gladi bersih pelantikan dibimbing oleh ketua osis 2020.
Sedangkan Athara berada di UKS untuk merencanakan pelantikan juga pada minggu ini.
"Gimana Feb?" tanya Atha.
"Sudah diatur step by step nya Ta, Bang Agus yang akan menjelaskan." jawab Feby disertai kekehan.
"Hah!? kok bisa gue si By, lu tau sendiri kan gue males banget kalau soal menjelaskan, kamu aja." kesal Agus.
__ADS_1
"Enak ya bisa punya pacar pinter, cantik dan sempurna kek Kak Feby, beruntung lo Bang jangan digituin nanti Kak Feby cape sama sikapmu Bang, nyesel loh nanti kalau Abang sampe kehilangan Kak Feby." cerocos Fina panjang kali lebar.
"Bener Ara tuh, Bang." sahut Atha.
"Apa lu, Ta ikut ikutan." ucap Agus kesal.
"Bencanda, Bang." kekeh Atha.
"Udah-udah, jadi gini Ta-" ucap Kak Feby menengahi sekaligus menjelaskan dari pembukaan sampai penutup acara ORABA Prajamika tahun ini.
"Oke, udah clear kan? tinggal list aja siapa yang fiks ikut." perintah Atha.
"Siap, Ta." jawab Feby.
"Abang Agus juga bantuin, Feby. Takutnya dia kecapean Bang sakit nanti Abang yang repot." nasihat Atha.
"Iya Atha! tapi kenapa ya lo sekarang berubah 180° lebih bawel semenjak kenal sama Fina." jawab Agus.
"Lah kan nama aku dibawa-bawa, yang ada Aa itu lebih baik setelah ada aku, iya kan a?"
"Iya Teh Ara, tetap disini jangan sampai pergi."
"Aduh, awas baper anak orang loh, Tha." celetuk Kak Feby.
"Tau tuh Kak aku dibaperin terus," adu Fina kepada Feby.
"Jangan sampe lu nyakitin hati adek gue ga, meskipun gue sama Fina ga pernah akur, gue tetep akan ada di baris paling depan ketika tau dia terluka apalagi karna lo!" ancam Agus.
"In syaa Allah, Fina sudah menjadi tanggung jawab semenjak awal kenal dan gue akan berusaha membahagiakannya bukan melukainya." jawab Atha yakin.
Tuhan, tolong kali ini jangan ambil lagi kebahagiaanku aku bahagia bersama a Atha, Aa ga pernah nyakitin aku. Semoga aku dan A Atha tetap bersama-sama juga dewasa nanti ketika menghadapi kerikil di jalan yang kami lewati, Aamiin Allahumma Aamiin. batin Fina penuh harap.
__ADS_1