3 Cinta

3 Cinta
Bab. 15 Jalan-jalan


__ADS_3

" Karena hari libur panjang, bagaimana kalo besok kita jalan-jalan. Orang tua kalian mengirim uang lebih pada kami, jadi bisa untuk jalan-jalan ongkos transford. "


Ajak Ummi kepada kami. Dengan bahagia kami berlima pun mengiyakan ajakan Ummi.


Setelah selesai membantu membuat kue, kami berlima pun mau kembali ke asrama.


" Za, terimakasih ya mie nya. Enak, disini ga ada yang jual ya mie khas-khas daerah begitu. "


" Iya Ummi, paling di surabaya kayanya ada Um kalo di super market. "


" iya, nanti besok kita ke surabaya. sekalian nyari mie kemaren, yang kamu kasih sudah habis, " ucap Ummi dengan girang.


Zahra pun pamit mau keluar dari rumah Ummi. Tepat melewati Ruang yang biasa kami makan, ada tangan menarik Zahra.


" Aduhh. Siapa ? " Zahra terpekik karena terkejut


" Ssstttt ... Ini aku Firdaus. Mie kamu enak Za, aku habis 2 bungkus, " ucap Firdaus sambil menyuruh Zahra duduk di sampingnya.


" Kata Ummi besok kami di ajak jalan-jalan. kami ikut? "


" Iya aku ikut, besok ada 2 mobil. Mobil pertama Mas Hanif yang nyetir. Mobil ke dua aku yang nyetir. "


"Jadi besok ada 2 rombongan ya, kamu tahu kemana aja kita bakal jalan-jalan? "


" Kaya nya ke Wali Songo, Mall, atau ke kebun binatang. "


" iiih jadi kamu tidak tahu juga ya. "


" Za, 3 bulan lagi kan kamu bakal balik ke Kalimantan. "


" Iya, memangnya kenapa? "


" Aku sedih bakal tidak akan bertemu lagi. "


" Kalau kau punya pekerjaan dan sudah dapat gaji, temui aku di kalimantan. " Zahra pun tertawa.


" Besok kamu duduk di samping ku ya., " ucap Firdaus , dan ia pun berdiri dan berlalu pergi.


Setelah itu Zahra pun keluar ruang makan menuju dapur umum. Ternyata di situ ada Ustadz Furqan sedang duduk.


" Duduk di sini dulu Za! "


Zahra pun duduk, melihat Ustadz Furqan sedang duduk menunggu air yang direbus.


" Ngapain Tadz? "


" Nih nunggu air matang, mau bikin kopi. Zahra mau? "


" Engga, Ga bisa minum kopi. "


" Makanya di coba. Sapa tahu kamu suka, tunggu ya disini."


" Orang ga bisa minum dipaksa, mending buati untuk ku saja Furqan, " ucap Cak Hakim sambil mencomot kerupuk di dalam toples.


" Yee, enak aja. Orang untuk Zahra yang ku sayang! "


" Yeee mulai dah gombalannya, jangan mau Zahra, playboy dia. " Cak Hakim mencibir


" Nah udah jadi, cobain deh. " Furqan sambil mendorong cangkir berisi kopi susu.

__ADS_1


Zahra pun mencoba menghirup sedikit. Lalu di ulang nya kembali.


" Gimana? "


" Iya , Enak Tadz. "


" Tuh kan, ! " lalu Furqan mengambil cangkir itu dan ia putar cangkir itu di meminum tepat di bekas bibir Zahra. Lalu di kembalikannya dengan senyum menggoda.


Zahra pun tersipu malu.


" Ayo habis kan,! "


Lalu Zahra pun mengambil cangkir itu dan meminumnya tepat di bekas bibir furqan , dan mereka berulang kali melakukannya sambil berpandangan dan saling menggoda.


" Besok kami di ajak jalan-jalan sama Ummi. "


" Oh ya, Kemana? "


" Ke Wali Songo. "


" Ya udah deh tazd, makasib kopinya. Aku mau ke pasar, " Zahra pun berlari menuju Asrama dan mencari Linda.


" Lind, Linda,! " teriak Zahra.


" Ada apa sih? "


" Kita ke pasar yuk, temenin aku mau nyewa tustel"


" Buat apa? "


" Ya buat besok lah, kita kan jalan-jalan. "


Setelah dapat izin dan menuntun sepeda ke arah zahra. Linda pun ragu.


" Memang bisa nyewa tustel? "


" Iya bisa, aku pernah lihat posternya. tulisannya Menyewakan Tustel. Gituuu. "


" Oh kalo gitu, Okeh lanjut dong."


Bermodalkan Uang yang sudah dikirim oleh ibunya Zahra. Zahra pun menyewa tustel dengan seharga 15 Ribu. Sudah termasuk dengan isi nya.


Dengan senang Zahra pun bakal menggunakannya besok, ternyata. Saat di Studio foto dia bertemu dengan Harris.


"Zahra, sebentar lagi kan kita bakal terpisah. Bisa kita berfoto berdua? " ucap nya ke pada Zahra.


" Emm Oke kalo begitu. "


Dan Zahra pun berfoto berdua dengan Harris. Dan hasil foto nya akan jadi 3 hari berikutnya.


" Kami tidak pulang Ris? " tanya Zahra.


" Jauh Za, ke Palembang. "


" Makasih ya Za, kamu udah mau berfoto dengan aku. "


" Iya Harris, nanti siapa yang ngambil hasil fotonya. "


"Nanti aku yang ambil, bakal aku cetak 2. Untuk mu 1, untuk ku 1," ucap Harris.

__ADS_1


" Ya udah, aku pulang duluan ya! " Ucap Zahra dan berlalu pergi.


💐💐


" Ayo, Ayo cepat, " Aya berteriak menyemangati kami. Kami pun bergegas ke rumah Abuya.


" 1 mobil khusus keluarga Abuya yang jadi sopir adalah Firdaus, sedangkan Mas Hanif menyetir Mobil yang membawa kami. "


Zahra pun melirik Firdaus, wajah nya cemberut saja. Karena apa yang ia inginkan bahwa Zahra harus duduk di sampingnya. Ternyata rencana nya gagal.


Malah Linda yang kegirangan karena bisa duduk disamping Mas Hanif. Dan kami berempat pun dibelakang menjadi obat nyamuk.


Zahra dan kawan-kawan sangat menikmati perjalanan. Mereka sangat takjub dengan mengunjungi makan Sunan Ampel dan makan Sunan lainnya.


Firdaus selalu saja mencuri untuk selalu mendekati Zahra bahkan sampai saat berfoto pun selalu berdua.


Zahra pun tidak melewatkan kesempatan untuk mencari Oleh-oleh agar nanti dibawa pulang, ia pun membeli pernak pernik.


Sesampainya di Mall Surabaya atau PTC. Mereka pun berkeliling, membeli tas, sepatu dan lain-lain.


" Za, Lihat ini Za, ada Walkman, harga 100 ribu diskon 50% jad cuman 50 ribu lo. Aku mau beli! " ucap Aya .


Tergiur harga murah. Zahra pun akhirnya membelinya juga.



Dan tidak di setiap tempat tidak tertinggal untuk berfoto ria. Sangat menyenangkan, kami bahagia.


Tidak lupa melihat tugu Hiu dan Buaya yang menjadi lambang Kota Surabaya dan setelah itu mereka ke kebun binatang.


Melihat berbagai macam binatang, sangat mengasyikkan. Zahra dan kawan-kawan bersyukur bisa melihat dan mendapatkan pengalaman itu. Karena memang selama ini hanya berada di linkup pesantren saja.


Jadi pemandangan seperti itu sangat wah dan sangat membahagiakan.


" Waah itu harimau, " teriak Risa.


" Itu kuda nil, " Zahra pun menunjuk kandang sebelah kiri.


" Kamu suka hewan apa Za? " tanya Firdaus menggandeng tangan Zahra. Ia berani menggandeng tangan Zahra karena Abuya dan Ummi sudah berjalan duluan.


" Emm suka apa ya, ga tahu. Semuanya terasa seram, " Ucap Zahra.


Di tarik Firdaus tangan Zahra dan tidak melepasnya .


" Ay, Firdaus itu suka sama Zahra ya. Dari tadi lo mepetin terus, itu dia gandeng tangannya Zahra, " Risa memulai gosip kepada Aya.


" Tahu tu Zahra, ada-ada saja. Furqan, Harris, sekarang Firdaus. Semua dia beri harapan. Semenjak di labrak mba Lili dia seperti itu. "


" Tapi uniknya, satu sama lain para Kekasihnya itu saling mengetahui. Contoh Harris Sama Furqan. Furqan sama Harris. Mereka saling mengetahui di duakan Zahra. Tapi tetap saja.! "


" Kayanya mereka berdua belum tahu tentang Firdaus, anak Abuya, " ucap Risa.


" Betul, Tapi pastinya Firdaus tahu hubungan Zahra dengan Furqan dan Harris. "


" Betul Ay, sepertinya jalinan kasih Fir dan Za ini sudah lama. Mereka tidak sungkan, " ucap Risa.


" Jangan-jangan, " Ucap mereka bersamaan.


💐💐

__ADS_1


__ADS_2