
Pertarungan di alam gaib sangat intens.
Xiayu tampak sangat marah ketika Joker muncul dan menghujam tubuh Xiaoli denga belati perak.
Bayangan ular di belakang Xiayu mulai berubah warna dari biru gelap menjadi merah darah.
"Xiayu, ini pilihan Xiaoli. Kamu tidak berhak memutar balikkan fakta perjanjian kaum siluman."
"Apakah dia juga siluman?" Xiayu menunjuk pada joker.
"Hal ini ...."
"Kamu dari benua lain, mengapa ikut campur urusan benua ini?"
"Gadis bermulut tajam."
"Maaf, lebih baik kata kejam dari pada muka palsu kamu yang sedih dan mencoba bahagia."
"Beraninya kamu!"
"Anak muda, kamu terlalu polos!!"
Tubuh ular merah menjadi raksasa dan memenggal ular yang mencoba meenyerang Xiayu.
Seluruh siluman yang hadir terkejut.
"Ini ... Royal Snake?"
"Cih, busuk. Sangat tidak berguna."
"Xiayu! Kamu ...."
"Aku, apa?"
"Aaaaaa—, padahal sedikit lagi aku sudah bisa menyatu dengan tubuh ini, siapa, siapa yang mengangguku?"
"Hanya pecahan roh, masih bermimpi terlahir kembali?"
"Itu kamu, kamu yanh merusak rencanaku."
"Masalah?"
__ADS_1
"Kamu merusak rencanaku, aku akan membunuh kamu!!"
Ekor ular Xiayu memukul tubuh roh penasaran dengan keras.
"Wuaaaaaa—, bagaimana mungkin? Aku dalam tubuh roh"
"Huh... Mau bicara apa?"
"Tidak mungkin, kamu ... Kamu ...."
"Saat perang besar, aku ingat telah menginjak kalian, tapi siapa sangka meski dalam roh masih berbuat jahat?"
"Tidak mungkin. Kamu terjebak dalam "Desperate Palace" , bagaimana mungkin kamu ada disini?"
"Karena kamu sudah mati maka mati saja."
"Ampuni aku ... aku sudah memulihkan diri selama puluhan tahun. Aku sedikit lagi bisa terlahir kembali."
"Terlahir kembali? Berpikir begitu bagus. Ketika kamu disana, kamu ingat berapa nyawa melayang? Bahkan perbuatan jahat tidak berkurang."
"Hahahaha, aku mati. Kamu tidak akan hidup lama. Kamu putra pendahulu bukan makhluk masa ini."
"Urusanku adalah milikku, serangga tidak layak mengurusnya."
"Aaaaaaa—!"
"Putra dunia ... Kamu juga akan dimusnahkan!"
Putra dunia?
Terbunuh oleh pelindung dunia?
Xiayu?!
Tidak mungkin!!
Tidak boleh! Xiayu tidak boleh mati !!
"Sigh. Bahkan roh liar seperti ini bisa masuk dunia ini, aku benar-benar tidak habis pikir."
Sejak kapan jadi begini?
Saat aku bangun?
Atau saat aku bertemu Akbar?
Segala kemungkinan bisa saja terjadi. Hidup dan mati sudah di jalan, apa yang makhluk bisa lakukan selalin masuk berlumuran darah?
__ADS_1
"Apapun itu, karma kamu harus tetap dibayar."
"Aaaaaaa!! Putra dunia ...!!"
"Tidak ada alasan untuk menghindari apa yang harus terjadi."
"Tidakkkk!!"
Makhluk itu terus berteriak ketika tercabik-cabik oleh roh jahat dari orang yang telah dia bunuh.
"Kenapa!! KENAPA!! INI SANGAT TIDAK ADIL!!"
"Sebagai ciptaan, apa hak kamu menentang apa yang sudah jadi bubur?"
"Tidak! Putra dunia, beri aku kesempatan!"
"Terlambat" Xiayu mengelengkan kepala, "Bukankah kamu juga berkata, semua akan kembali?"
"Tidak! Jangan!! Tidak mungkin !!!"
"Apa yang tidak mungkin masih jadi mungkin selama ...."
"XIAYU!!"
flinch!
'Bagaimana dia sampai disini?' Xiayu membatin penuh tanda tanya.
"Akbar?"
Akbar berlari dan memeluk Xiayu, takut jika dia berkedip mata maka Xiayu menghilang lagi.
"Jangan pergi ... Kamu tidak boleh tinggalkan aku!"
"Akbar, kamu ...." kenapa ada disini?
"Hehehe, salahku. Dia sudah kembali ingat meski tidak semua?"
"Ingat !!"
"Jangan ingat lagi, kenapa kamu lakukan?"
"Tidak apa, bukankah ini juga kekuatanku sendiri?"
Plakk!!
__ADS_1
Xiayu menampar wajah Akbar.
"Kenapa kamu lakukan? Bukankah ingin jadi manusia biasa? Kenapa membuka segel itu?"