A.B.A.I : Misteri Desa Hantu

A.B.A.I : Misteri Desa Hantu
S2 - Ch. 37 - Pulau Pengantin


__ADS_3

Satu tahun kemudian ....


Waktu berlalu cukup lama sejak tragedy Desa Hantu. Akbar dan teman-temannya telah kembali menjalani aktivitas di kampusnya seperti biasa. Tidak terasa, study tour kedua sudah akan berlangsung. Akbar dan ketiga temannya sepakat menginap di rumah Salsa untuk berangkat bersama esok paginya.


"Siap untuk liburan semester empat, everybody~."


"Hanya kamu yang semangat, Arman."


"Liburan lagi, rasanya sesuatu hal akan beda, hahahaha—."


"Sama saja, tidak ada yang beda ...."


"Ada yang tahu dimana kita akan berlibur?." tanya Salsa.


"Aku tahu." jawab Dinda penuh semangat.


"Pulau pengantin. Menurut legenda, ada tiga saudara nelayan yang rajin tinggal di pulau itu, tetapi karena mereka terlalu miskin, ketiga saudara itu tidak menikahi menantu perempuan mereka.Ketika ketiga bersaudara itu bergabung, mereka mengumpulkan uang bersama dan menikahi bos terlebih dahulu."


"Bukankah lebih baik menikah bersama dengan gadis biasa? Mereka pasti tidak setuju dengan saran itu kan?."

__ADS_1


"Salah. Dia setuju dan adik termud juga setuju." tegas Dinda sambil terus bercerita, "Setelah bos menikahi menantu perempuannya, ketiga bersaudara itu terus bekerja sama untuk menghemat uang untuk istri kedua."


Arman dengan santai duduk di sofa rumah Salsa sambil menemani Akbar minum secangkir teh hangat.


"Kalau di keluargaku, sudah pasti jadi gosip."


"Sama, sih. Tapi tiga bersaudara itu mengumpulkan cukup uang untuk menikahi bos dengan menantu perempuan, yang lama disebut cantik, bos tampak sangat bahagia, dan hatinya indah."


"Jangan berkata kalau ada kisah mistis. Terakhir kali kita study tour, jantungku dah shock berat."


Dinda hanya bisa tersenyum palsu, "Hehe, awalnya aku juga begitu. Sayangnya, pada pagi hari pernikahan kedua, saudara laki-laki tertua pergi memancing di laut, berpikir bahwa anak kedua tidak terlalu muda, dan menangkap lebih banyak ikan sehingga ia bisa menikahi menantu perempuan kedua untuk anak kedua."


"Hey, bukan cuma aku yang merinding, kan?."


"Ish, kalian ini. Kamu bukannya cowok masa udah histeris duluan sih, Arman."


"Kamu saja yang terlalu santai. Tidak ingatkah, kasus desa hantu itu."


Dinda tertegun sejenak, badannya tiba-tiba kaku mengingat desa hantu. Sedangkan Akbar tampak diam termenung oleh kepergian Xiayu.

__ADS_1


"Okey... Okey." Dinda menyerah, "Saat mereka menantikan kedatangan si Boss, mereka tidak menemukan dia, tetapi tidak ada yang tahu bahwa bos tidak kembali kali ini. Perahu bos melayang kembali beberapa hari kemudian, dan tidak ada lagi orang di sana. Anak kedua dan ketiga tidak dapat menemukan bos, mengetahui bahwa bos itu harus galak dan jahat, dan tidak punya pilihan selain melakukan pemakaman untuk bos."


"Aaaaaaa—, siapa lagi sih yang ajukan liburan ke tempat abnormal?."


"Wakil Kepala Sekolah." jawab Dinda dan Arman bersamaan.


Akbar terdiam.


"Pada saat itu, tidak mudah untuk hidup, dan tidak ada begitu banyak perhatian.Setelah kematian bos, yang kedua dan ketiga digabungkan, dan yang kedua menikah dengan menantu perempuan pertama."


"Kamu mau bilang, anak kedua hilang juga, Din?."


"Sebenarnya aku tidak ingin bicara itu, tapi memang itu yang terjadi. Hari itu ternyata adalah hari kedua pernikahannya, dan anak kedua juga pergi memancing ke laut dan tidak kembali."


"Memangnya dari mana kisah ini kamu dapat?."


"Nelayan yang berada di sudut menyebar, dan mengatakan bahwa pengantin wanita, Kefu, juga mengatakan bahwa dia adalah setan atau sesuatu. Papa aku punya villa kecil di seberang pulau pengantin. Kita perlu naik perahu menyebrang sebelumnya."


"Eh, anak ketiga bagaimana dia hidup?."

__ADS_1


"Anak ketiga tidak mempercayainya, setelah pemakaman saudara laki-lakinya, dia masih menikahi mempelai wanita. Bagaimanapun, pengantin wanita itu sangat cantik, dan tidak heran yang termuda begitu terkesan. Namun, anak ketiga masih memiliki mata redup.Setelah menikah, ia berencana untuk mengambil cuti beberapa hari terlebih dahulu, dan tidak pergi ke laut untuk memancing segera."



__ADS_2