
"Ini sama saja dengan sebuah tulisan, Hanya butuh satu kata untuk merubah 'Menting Ruocheng ke Men Keluoque', kamu seharusnya tidak memilih area dimana Xiao Li tidak dapat temani kamu."
"Aku tahu ini kesalahan, hanya saja keadaan waktu itu tidak begitu bagus. Arman hanya bisa menemani kedua gadis, aku berpikir karena ada Xiao Li maka akan baik-baik saja, tapi ...."
"Tapi tindakanmu membuat kamu jatuh dalam jebakan siluman mimpi buruk ini. Apa bedanya?."
"Aku hanya ...."
Xiayu sekali lagi ingin menangis, dia ingin hidup Akbar hanya sebagai orang awam. Tetapi takdir tampaknya tidak memberi restu pada permohonannya.
Disisi Arman, Salsa dan Dinda.
Kekacauan mulai reda....
Setelah hari itu, tidak ada keanehan muncul dan semua mulai kembali seperti semula. Kalau saja mereka tidak melihat korban dan gedung yang rusak, pasti hanya akan merasakan mimpi.
"Tujuan orang itu tidak jelas." Arman sedikit mengernyit setelah mendengar ini.
"Tapi kamu dan keduanya tidak apa-apa? Akbar?."
__ADS_1
"Coba aku periksa." Dinda mengusulkan untuk menghubungi Akbar, "Telepon tidak terhubung."
"Hm, ada Xiao Li. Kurasa dia akan baik-baik saja."
"Lalu bagaimana perkembangan situasi ini?."
Kekuatan supranatural kelas tinggi hanya dimiliki oleh orang atau keturunan yang lama berlatih. Jelas tidak bisa di buat hanya dengan sekedar alasan kurang kerjaan. Tapi penglihatan ini bahkan bisa dilihat orang awam, sungguh tidak biasa.
"Seperti kata Akbar juga, kan?."
"Maksud kalian, ini game supranatural yang heboh di luar negeri itu?."
"Menurutmu?."
Ketiganya tersedak. hic–
“Mengapa aku tidak mengirim seseorang untuk melihat tempat itu?”
"Jalan yang di pilih Akbar saat itu, saya tidak tahu apa yang ingin dia lakukan." Arman setengah menutup matanya, segala macam pikiran melintas di hatinya.
__ADS_1
"Tidak peduli apa yang ingin mereka lakukan, aku tidak akan membiarkan siapa pun mendapat kesempatan untuk menyakiti orang tidak bersalah." tegas Bagas.
Pada saat yang sama, di alam mimpi buruk sangat tidak baik. Orang yang tidak dikenal dan tidak relevan tidak semua di satu tempat. Tidak bisa masuk atau keluar.
"Bagaimana situasi di sana?." tanya polisi yang kebetulan bekerjasama dengan paranormal saat penyelidikan desa hantu.
"Seperti biasa, tidak ada yang luar biasa."
"Makhluk itu pasti mencari kesempatan," ucap polisi itu dengan dingin, "Bukan kita yang harus cemas."
"Tapi kapten, kurasa anda harus tahu bahwa sepertinya salah satu korban selamat dari kasus beberapa tahun lalu ikut terjebak disana."
BRAK!
"Apa katamu?!." kepala polisi itu sangat terkejut.
"Dari teleskop pemantau, bisa terlihat orang-orang yang terkurung di area itu, kami tidak bisa masuk lebih jauh dan kebetulan melihat ini." polisi itu menyerahkan foto, disana terlihat Akbar yang samar terlindungi dari energy lain.
Kepala polisi tampak senang tapi juga sedikit gelisah. Senang karena tidak akan menjadi jalan buntu jika anak muda itu disana, masih ada harapan. Gelisah karena kemungkinan di dimensi supranatural itu dia sendirian.
__ADS_1
"Semoga dia mampu menerka misteri kali ini. Hanya dia harapan kita."
"Awalnya saya berpikir hal semacam ini hanya omong kosong, tapi sejauh yang nyata saya lihat, hal-hal gaib tidak semua adalah omong kosong orang jaman dulu." polisi itu tampak tercerahkan dari hal ini.