Air Dan Api

Air Dan Api
``Air dan Api Chapter 15``


__ADS_3

Setelah dia mengantarkan makanan kepada kami,dia meninggalkan tempat itu,dan sebelumnya sudah melepaskan tali yang mengikat tanganku,makanannya sangat banyak,cukup untuk kami berlima,aku membangunkan mereka setelah pak tio pergi.


‘’oii kou gora bangun’’


‘’oi cepat bangunlah’’


‘’oi gora,’’


‘’dasar anak ini’’


Karena susah dibangunkan aku menampar wajah gora,dia terbangun dengan terkejut dan berteriak sangat kencang,sehingga shinji,shinju dan sugihara terbangun juga.


"Plakk"


‘’HAH? kurang ajar sakali kou sialan...’’


dia sudah mengangkat tangan kanannya yang berkobar sihir api akan menampar balik.


‘’diam! kou gora.’’


‘’ehhhh kak goru bisa terlepas?’’ ucap Shinji dari arah belakangku


‘’diam..tolong semuanya diam’’


Aku melepaskan ikatan mereka satu persatu mereka kini terlepas dari ikatannya.


‘’woaaahhhh...makanannya sangat banyak.’’ Gora seperti biasanya banyak bicara


‘’diam dulu gora’’


‘’darimana kou mendapatkannya? dan bagaimana kamu bisa terlepas goru?’’ Tanya sugihara


‘’tenang! semuanya tenang’’


Aku menjelaskan semuanya kepada mereka atas apa yang sudah terjadi saat mereka sedang tertidur setelah itu mereka semuanya seperti tidak percaya.


‘’tidak! itu sangat tidak mungkin.’’


‘’kak goru? masa iya mereka yang memberi?’’


‘’iya aku tidak berbohong,selama lisa belum pulang,kita disuruh diam disini’’


‘’begitu ya..’’ ucap Sugihara


‘’ya’’


‘’yasudah kalau begitu,kita tinggal diam disini ini saja kan?’’ ucap shinju


‘’gampang kan? Gora?’’ Sugihara menekan gora karena hanya gora yang tidak suka diam


‘’iya tenang saja,aku akan mematuhinya’’


"Nah begitu dong kak gora hehehe" Shinji lega mendengar gora


Setelah aku menjelaskannya,kita semua memakan makanan tersebut,makanan nya sangat enak sekali.ternyata mereka semua baik


‘’woaahhhh kenyang sekali’’


‘’kou selalu berisik gora’’


‘’hahahaha itu kebiasaan kak gora’’


‘’iya,dia selalu seperti itu,kak gora sangat aneh’’


‘’ya’’


‘’HAH? kalian juga berisik sialan,diam atau kubunuh kalian semua?’’ ucap gora

__ADS_1


‘’hahahaha kak gora marah lagi?’’


‘’diam kou shinji..’’ kata gora sambil melototi shinji


‘’hahahahahahahaha’’ kami semua tertawa melihat tingkah gora


Setelah aku memakan makanannya dan melihat semuanya tertawa,aku merasa tenang kembali,seolah olah tidak ada yang buruk yang pernah terjadi dalam hidupku,aku memiliki keluarga yang sempurna disini bersama keempat warga jembatan yang hebat,malam sudah datang,suara menjadi sunyi,kami berempat dibacakan sebuah cerita oleh gora,dia juga membuat pencahayaan dari sihir apinya,kami berlima duduk mengelilingi api tersebut.


‘’baiklah sebelum kita tidur,aku mempunyai cerita dongeng yang sangat luar biasa menyeramkan’’


‘’kak gora cerita apa itu?’’ Tanya shinji


‘’babi ngepet lagi?’’


‘’bukanlah goru sialan,ini benar benar menyeramkan!’’


‘’bacakan cepat’’ ucap sugihara


‘’ya baiklah,cerita dimulai saat disebuah rumah tidak ada pencahayaan apapun,hanya ada lilin yang mereka pakai diruang tamu rumahnya,setiap malam dari bukit selalu ada tawaan seorang perempuan,bahkan tidak segan segan rumah mereka selalu di terror dengan garukan disebuah balik pintu setiap jam 12 malam,dirumah itu ada seorang anak laki laki dan ayahnya yang seorang tentara,ibunya hanya bekerja sebagai petani,dibukit itu hanya ada rumah satu saja,yaitu rumah mereka,malam itu bulan purnama muncul,awalnya tidak ada yang di khawatirkan dari keadaan ini,tetapi saat anak tersebut tertidur sendirian,terdengar jeritan yang sangat luar biasa dikamar ayahnya dan ibunya,dia terbangun dan berlari kesana untuk melihatnya,ayah dan ibunya meninggal secara misterius,kemudian dia menangis dan melihat ke luar ,dijendelanya terlihat kepala manusia serigala dan menoleh kepada anak itu,anak itu menutupi matanya dan saat membuka matanya,manusia serigalanya menghilang,tahun berlalu demi tahun anak itu sekarang menjadi tentara’’


‘’kak gora ini tidak menakutkan’’ ucap shinju


‘’huaaaaahhh ini membuatku kantuk’’ diasut dengan suaraku yang sudah ngelantur karena ngantuk


‘’hah apanya yang membuatmu kantuk goru sialan,ini cerita sangat menyeramkan ‘’


‘’ya dikalangan anak anak pasti menyeramkan’’


ucap Sugihara


‘’tu-tunggu dulu sugi,dia menjadi manusia serigala juga loh’’


‘'oiii kou jangan tidur dulu sialan..oii sugi..oi..’’ teriak gora


‘’aku takut kak goru’’ shinji ketakutan


Karena mungkin ceritanya sangat tidak menarik dikalangan remaja,sugihara tertidur saat ceritanya sudah selesai,diikuti shinju,yang ketakutan hanya shinji sendiri.mungkin dengan gora aku rasa.shinji memelukku dengan erat dan seperti sangat ketakutan,aku menenangkannya dan dia tertidur di dekatku setelah apinya padam aku juga tertidur


disusul dengan gora,dirumah tua itu benar benar sangat gelap ini hari pertamaku di desa lisa yang sangat tidak menyenangkan.


……………………………………………………………………………….


Pagi yang mendung,saat itu aku terbangun,hanya aku yang bangun,aku melihat ke luar tidak ada siapa siapa disana,ternyata rumah tua ini berada di tengah sawah sawah milik penduduk,pemandangannya sangat indah,aku melihat kabut yang tak begitu tebal menyelimuti sawah sawah itu,mataku berkaca kaca melihat ini semua,aku baru merasakannya suasana seperti ini lagi,terakhir aku merasakannya bersama kakek,sebenarnya aku bukan berasal dari desa angin sejak kecil, tempat tinggalku sangat jauh dari desa angin


ditengah hutan bersama kakeku,namanya kakek sumatsu.


saat aku sedang melihat pemandangan gora terbangun dan memanggilku.


‘’goru..oiii..kou sudah banun?’’


‘’iya’’


‘’sedang apa kou disana?’’


Gora mendekatiku dan menanyakan hal itu,aku hanya bisa terdiam,aku tidak bisa menjelaskan apa apa tentang rasa ini,rasanya aku kembali ke masa kecilku dimana hidup sangat indah bersama kakek sumatsu.


‘’kenapa kou terdiam hah?’’


‘’tidak,aku tidak apa apa,aku hanya kagum dengan keindahan disini’’


‘’apa?,menurutmu desa ini lebih indah dari desa angin?"


‘’bukan seperti itu bodoh’’


‘’terus?’’


‘’kamu tidak akan mengerti hal seperti ini.’’

__ADS_1


‘’hah,kou merendahkanku hah?’’


‘’oii kalian berisik sekali?’’ sugihara kebangun


‘’maaf,itu gora yang berisik’’


‘’memangnya kenapa? hal sepele seperti itu tidak perlu dipertengkarkan’’ ucap Sugihara


‘’ya kak goru,kak gora...huaaahhhhhhhh tidurku nyenyak sekali’’ ucap shinju


‘’serigalaaaaaaaaaaaaaaaaa’’shinji teriak dia mengigau


‘’oiii shinji kenapa?’’ tanya gora


‘’ini pasti gara gara cerita semalam mu’’


Aku langsung menghampiri shinji dan membangunkannya,dia terbangun dengan tubuhnya berkeringat,matanyanya terbuka lebar dan napasnya tersengkal sengkal seperti sudah dikejar sesuatu.


‘’shinji kou tidak apa-apa?’’


‘’aku sangat takut kakak’’


‘’tenang..ini tidak akan apa apa’’


Aku menenangkannya,dia benar benar ketakutan,di menangis dan menyebut ibu dan ayahnya terus,badannya terasa panas tubuhnya bergetar.


‘’ayahh....ibu...aku inign pulang….’’


‘’tenang..ini tidak akan apa apa shinji…’’


‘’hhahahahahaaha shinji ketakutan’’ gora meledek shinji yang sedang ketakutan


‘’oii sialan diam kou’’ucap sugihara kepada gora


Sugihara ikut menenangkan shinji yang sangat ketakutan.


‘’tidak apa apa,mahluk itu tidak ada shinji,ini hanya cerita dongeng saja’’ ucap Sugihara


‘’tapi aku takutt kak sugihara’’


‘’tenanglah shinji,kou ini kan kuat’’ ucap shinju


‘’ini semua gara gara kou gora’’


‘’hah? aku? Apa yang kamu katakan sugi?’’


Saat menenangkan shinji,ada yang membuka pintu rumah tua itu,tiga orang pemuda dari desa ini mungkin,sepertinya mereka membawa makanan lagi.


‘’selamat pagi,ini makanan kalian’’


‘’ya’’


‘’kenapa anak itu?’’


Salah satu dari mereka lalu mengecek keadaan shinji.


‘’tubuhnya panas sekali ya?’’


‘’ya,dia seperti ini sejak dia bangun’’


‘’boleh kami bawa? dan mengurusnya?’’


‘’tunggu dulu,apa yang kalian lakukan hah?’’ ucap gora


‘’kami akan mengurusnya di rumah sakit’’


‘’apaaan itu rumah sakit disini memang ada?’’tanya gora

__ADS_1


‘’tentu saja ada’’ ucap salah satu dari mereka


__ADS_2