Air Dan Api

Air Dan Api
Air dan Api (Kisah iblis yang dikurung)


__ADS_3

Iblis itu menghilang keadan langit menjadi cerah lagi,sugihara langsung membawa goru,nayla dan gora pergi dari sana,mereka bertiga pingsan dan di bawa oleh Sugihara sendirian menggunakan kekuatan pedang nya dimana pedang itu bisa menyurupai wujud Sugihara,sesampainya dijembatan goru,gora dan nayla langsung dibawa ke ruang tertentu untuk mendapatkan pertolongan.


setelah dipukul mahluk itu,pandanganku menjadi putih semua,aku berada disuatu tempat yang luas sendirian tidak ada siapa siapa disana.


‘’dimana aku?” saat aku berjalan menyelusuri tempat itu,aku mendengar berbagai suara yang memanggilku.


‘’goru” saut saut suara yang memanggilku


‘’goru bangunlah,bukalah matamu’’


‘’siapa kalian?’’ aku seperti mengenali suara ini.


‘’nak...ini bapak,ini suaraku,takarumi’’


‘’bapak?’’


‘’kamu harus kuat,kamu harus bangun,dan bukalah matamu’’


‘’bapak......semuanyaa....dimana kalian?...” teriakku sambil menangis


‘’kamu belum saatnya nak’’


“kami selalu melihat aksi aksimu kakak goru” teriakan semua orang diasrama waktu lalu


‘’goru...kamu akan menjadi....’’


Tiba tiba pengelihatanku melebur,aku melihat semua yang ada dijembatan mengelilingiku,kalimat bapak terpotong dengan kesadaran ku yang kembali.


‘’dimana aku?’'


‘’oiii kakak sudah bangun’’ teriak shinji


Shinji memelukku,aku melihat nayla disampingku yang sudah bangun dan ditubuhnya ada sedikit darah,gora juga sama.mereka semua tidak berkata apapun.


Goru,gora,nayla sudah siuman dan hari sudah sore,mereka masih pelanga pelongo tidak sadarkan diri,mereka bertiga disembuhkan oleh kalung yang bulan lalu mereka dapat dari negeri lisa,kalung yang bisa menyembuhkan penyakit apapun,penduduk mengamankan leo yang sudah terbaring tidak sadarkan diri,ghorisimahara masuk rumah sakit.iblis itu tidak berhasil dibunuh oleh sugihara,mereka baru sadar saat semua mengucapkan selamat kepada mereka.


(hikaru)


‘’selamat kalian berhasil dimisi pertama kalian”


Semua penduduk jembatan tertawa bahagia dan memberi ucapan kepadaku,aku baru sadar,dan aku mengira iblis tadi sudah dikalahkan oleh gora,aku sangat senang sekali,gora kembali tertawa,nayla juga kembali ceria,kami bertiga di angkat oleh penduduk jembatan,mereka semua senang.


‘’horee,kita mempunyai pahlawan baru’’ teriakan teriakan mereka sembari mengangkat ngangkat kami keudara.


sampai sudah mereka melakikan itu disana tersisa aku,gora,nayla,sugihara,shinji,shinju,dan ayahnya shinju.


‘’kalian berhasil,kalian akan menerima misi berikutnya” kata ayahnya shinju


‘’aku melihat sugi..kemudian aku terlelap dalam tidurku, bukan aku yang mengalahkannya” ucap gora dengan tatapan kosongnya


‘’apa? Aku seharian ada disini,kalian pulang kesini dan tiba tiba terpingsan diatas jembatan,aku langsung membawa kalian kebawah” ucap sugihara


‘’yasudah,yasudah,yang penting kalian selamat!’’ ujar ayahnya shinju


‘’kakak memang hebat” ucap shinji


‘’jadi aku berhasil?,jadi aku yang mengalahkan iblisnya?,” kata gora seperti tidak percaya


‘’ya...siapa lagi kalau bukan dirimu orang bodoh yang suka bertarung” ucap Sugihara


Kami bersenang senang sore ini,matahari sudah terbenam hikaru,nayla,shinji,shinju dan sugihara mereka kembali ketempatnya tinggal


"Gora tunggu"


"Apa goru?"


"ayo keatas untuk melihat matahari itu"


"ayo goru"


aku dan gora kemudian berjalan keatas jembatan,kami melihat matahari itu lagi aku yang mengajaknya, sesampainya di atas,disana seperti biasa sepi tidak ada siapapun,kami berdua berdiri menghadap matahari itu.


‘’haaahh...hari ini sangat melelahkan.’’ ucapnya sembari menguap.


‘’ya,gora,aku mengalami mimpi yang aneh setelah dipukul iblis itu’’


‘’aku juga sama goru’’


‘’aku mendengar suara mereka yang ada di asrama tahun lalu bahkan yang mengurusku.’’


‘’aku juga mengalaminya,aku bertemu dengan nenek charai,dia memberiku minum tadi”


‘’begitu ya? aku kira aku sendirian yang mengalaminya,siapa yang mengalahkan iblis itu? kenapa kamu tidak yakin tadi?’’


‘’ya,jelas aku lah,kau tidak dengar kata sugihara tadi?”


‘’hmmmm iya juga ya”

__ADS_1


‘’ya”


Hari sudah gelap,tapi entah kenapa aku melihat gora meneteskan air matanya entah kenapa.


"Ehh kenapa kau?"


"Tidak apa apa" dibalasnya sembari tersenyum ke arahku


"Gora?"


goru dan gora kembali kebawah jembatan setelah gora mengajaknya sebenarnya ada sesuatu yang terjadi kepada gora kenapa dia menangis,alasannya saat tidak sadarkan diri dia bertemu dengan ayah,ibu nya dan juga nenek charai mereka menasehati gora yang selalu bertingkah ceroboh,gora tidak mau goru mengetahui dirinya sedang bersedih mangkanya dia memilih tersenyum kepadanya dan tidak menjelaskan apa apa,seperti biasa mereka makan malam,dan setelahnya mereka tidur ditempat masing masing.


.......................................................................................


Aku terbangun dari tempat tidurku yang tidak luas,diluar sudah ada gora dan nayla menunggu,aku mendengar juga suara suara anak kecil yang sedang bermain


‘’selamat pagi goru” ucap nayla tersenyum kepadaku


‘’pagi juga nayla’’


‘’tidak biasanya kou tersenyum kepada laki laki’’ ucap gora


‘’diam bodoh...aku hanya kepadamu bersikap seperti itu’’ teriak nayla sambil memukul kepala gora


‘’aduh duh duh sakit sekali...tidak lisa,tidak kau,semua sama saja’’


‘’apanya? jangan samakan aku sama si lisa itu’’ nayla memalingkan wajahnya dari gora


‘’sudah..sudah...ada apa kalian pagi pagi sudah disini?’’ tanyaku


‘’goru...lingkaran merah yang kemarin dipeta yang menandakan iblis disekolahmu belum hilang, sepertinya misi pertama kita belum selesai’’ penjelasan gora


‘’begitu ya? kalau begitu tu- tunggu aku mau membersihkan muka dulu ya’’


Aku berlari dari mereka dan membersihkan mukaku di sungai,sungainya jernih kok,tidak tercemar oleh kehidupan kami dibawah jembatan,aku mengambil airnya menggunakan kedua tanganku dan airnya membasahi mukaku rasanya sangat menyegarkan dan lelahku seperti hilang seketika.


‘’uahhhhhhh’’


Aku kembali kepada mereka setelah membersihkan mukaku,anehnya nayla menatapku dengan tatapan yang tidak biasa


‘’apa yang kou tatap?’’


‘’goru,kau sangat tampan pagi ini


‘’apa yang kou katakan?’’ aku mencoba tegar meski diriku agak malu,karena hanya dia yang baru memujiku.


‘’ehhhh? apa?,apa?...tidak..tidak....tidak....tidak ada yang aku ucapkan’’ nayla sangat gugup mukanya memerah.


‘’diamlah bodoh!’’ nayla meninju kepala gora lagi


‘’adu-duh sakit sekali....’’ gora teriak kesakitan


‘’sudah...sudah..nayla,kou cantik juga kok’’


ucapku sembari memberikan senyuman kepadanya


‘’ehhhhh...apa kau bicara kepadaku? apa yang telah kau katakan?’’ nayla semakin salah tingkah dibuatnya.


‘’aku berkata yang sejujurnya’’


‘’ehhhhh? kau? apanya yang cantik?, nayla,tidak akan ada yang menginginkan wanita galak sepertimu’’


‘’diammmmm bodohhh!’’


‘’nay...tu-tunggu jangan lakukan lagi,jangan sakiti gora’’


‘’ehhhh...yasudah,jika itu maumu’’


‘’hahhahahhahaha nayla lemah’’ gora meledek nayla


‘’hahahhahahahahahaa sudahlah’’ goru tertawa


"Kau tertawa?" tanya gora


Kami tertawa bertiga tanpa sebab apapun,aku langsung siap siap,semua sudah siap saat kami sudah makan,dan lain lain hari sudah siang,semua sudah beraktivitas kembali seperti biasanya,disini sudah tidak ada siapa siapa,hanya ada kami bertiga


Anak anak bermain seperti biasanya,kami langsung memakai topeng yang menutupi rambutku yang biru,aku tidak terlihat seperti aku yang selalu direndahkan,kami langsung bergegas menuju sekolah,disana sudah banyak sekali penduduk yang berdatangan setelah kejadian kemarin,terlihat dari kejauhan guruku yang dulu mengajariku dia bernama shikamatuzuki, datang menghampiri kami.


‘’hai kalian...terimakasih atas hari kemarin’’ ucap guruku sembari menundukan tubuhnya.


‘’ya..angkat kepalamu guru’’ ucap gora sembari merangkulnya


‘’sekali lagi terimakasih, berkat kalian tidak ada yang meninggal,hanya ada yang luka parah saja’’


‘’bukan kami yang menyelamatkannya, kalian yang mengeluarkan warga,kalian lah yang menyelamatkannya’’ ucap gora


‘’ohh iya kalian ini siapa?’’

__ADS_1


Dalam hati aku gugup,tidak mungkin aku jujur kepada guruku,kami memalsukan nama kami dan menyebutnya dengan organisasi rahasia yang disebut organisasi serigala.,kami memakai topeng yang berbentuk wajah serigala,guruku percaya soal itu,karena dipeta masih berwarna merah kami bertujuan untuk membantu mereka membangun sekolah lagi karena hancur oleh pertempuran kemarin, hari ini kami membantu mengangkat kayu,mengaduk semen,menyusun bata ,memahat batu,membakar sampah.


itu dilakukan oleh goru,gora, Nayla selama empat hari mereka melakukannya,sekolah kembali berdiri,orang orang kembali bahagia semua kembali aman.


empat hari berlalu setelah pertempuran gora,goru,nayla bersama iblis itu,shelly yang hari lalu dirawat sudah sembuh sekarang,leo diamankan dikepolisan,ghorisimahara masih dirawat.goru bangun dari tempat tidur yang tidak luas.


‘’ahhhh,tidur yang sangat nyenyak’’


Setelah kami bertiga hari itu menyelasaikan misi,kita hanya menghabiskan waktu bermain dan bermain. hari ini sangat cerah,matahari terik menyinari air sungai yang jernih,anak anak bermain berlarian ditempat tinggalku,tertawa yang ceria terpancar dari mereka,aku melewati mereka dan mencuci muka disungai yang sangat jernih seperti biasa suara gora yang nyaring memanggilku.


‘’goru selamat pagi’’


‘’apa?’’


Dia berlari bersama shinji dan shinju tentunya menghampiriku.


‘’goru hari ini kita disuruh berkumpul,’’


‘’dimana?’’


‘’ayo ikut goru!’’


Tanganku ditariknya aku dibawa berlari dan sampai ditempat ayahnya shinju,disini sudah ada nayla,sugihara yang duduk.


‘’selamat datang kalian” ayah shinju menyambut kami


‘’selamat pagi juga’’


‘’duduklah,’’


Kami duduk berjajar menghadap ayahnya shinju yang duduk disebuah kursi mewah berwarna merah.


‘’empat hari berlalu setelah kejadian itu,ini adalah pagi yang sangat cerah,tetapi ini berbeda dengan keadaan sekarang yang semakin mencekam,gora,peta itu sebenarnya menunjukan dimana tempat tempat iblis itu berada,awalnya sugihara mengerjakan misi B hanya untuk melindungi desa dari munculnya mafia, dan sekarang kalian harus berlawanan dengan iblis itu misi yang sangat berbeda dan berbahaya,oleh karena itu kalian harus berhati hati,aku tidak tahu kenapa iblis sekarang bermunculan di desa ini,aku akan segera menyelidikinya,gora lihat petanya! Disana ada sepuluh titik merah,disana iblis itu berada,jika kalian lengah iblis itu akan menyerang desa,aku dan sugihara akan segera menyelediki tempat yang dulu kita segel,kenapa mereka bisa lepas,aku mau kalian untuk membunuh iblis itu dan selalu berhati hati ya.’’


‘’ayah iblis itu kuat,aku tidak mau kehilangan mereka” ucap shinju


‘’tenang nak,mereka bertiga lebih kuat dari iblis itu”


‘’apa yang harus kami lakukan?’’ tanya gora dengan serius


‘’lindungi desa,kita akan diakui jika kita melakukannya dengan benar’’


‘’cara membunuh iblisnya bagaimana?’’ tanya nayla


‘’caranya adalah hancurkan jantungnya!,itu adalah sumber kehidupannya,iblis yang kuat memiliki jantung yang banyak,kalian harus menghancurkannya untuk mengalahkannya,”


“baiklah aku sudah paham.’’ ucap gora


‘’gora kamu harus tahu,iblis itu jika kamu bakar sekalipun jika jantungnya masih ada,dia masih bisa hidup,mereka mempunyai kemampuan beregenerasi tubuhnya’’ ucap sugihara


‘’ya aku sudah mengerti.’’


"tapi ingat satu hal,jangan pernah percaya kepada siapapun selain keluargamu, iblis akan menyerupai manusia ketika mereka mendapat inangnya,inangnya sendiri adalah manusia itu sendiri,mereka bisa berubah wujud menjadi hewan maupun manusia,karena mahluk hidup memiliki jantung, iblis itu akan selalu berwujud dengan jantung siapa yang mereka makan"


“jadi begitu ya?’’


‘’ya,jangan beritahu ini kepada siapa siapa,kasihan mereka bisa panik,ini adalah misi kalian yang sangat luarbiasa,bunuh iblis iblisnya dan kita akan diakui oleh desa angin.”


‘’baiklah pak aku mengerti” ucap gora


Aku baru mengerti cara membunuh iblis,kami bertiga langsung bergegas meninggalkan tempat itu, aku,gora dan nayla, langsung ke tempat gora tidur,dia langsung membuka peta itu.


‘’ini misi kita!’’ ujar gora


‘’banyak sekali iblis di desa ini sekarang berkeliaran ya?’’


‘’ya,nayla,dahulu kita sudah menyegelnya disana,kenapa sekarang mereka lepas begitu saja ya?’’


‘’gora,apa karena kita mengambil kayu bulan lalu?’’ tanyaku


‘’tidak mungkin,aku sudah menutupnya rapat rapat,mantranya berjalan dengan benar kok’’


‘’hmmmmmm kalian sempat kesana ya?’' tanya nayla


‘’ya nay,kita sempat kesana.’'ucap gora


‘’kenapa ya? mereka tiba tiba datang lagi?’’


‘’kenapa ya?’'


‘’siapa yang membebaskan mereka?"


mereka semua melamun memikirkan kenapa iblis bisa lolos,ini ada yang tidak beres dengan semuanya,goru bingung sendiri kenapa penduduk disini bisa bermusuhan dengan iblis itu,dan kenapa iblis itu harus dikurung,karena semasa ia hidup ia tidak pernah mendengar tentang iblis,dia hanya diceritakan oleh kakeknya tentang sihir,dan desa angin.


‘’gora...sebenarnya aku belum paham kenapa kita harus membunuh iblis itu?’’


‘’dasar batu...apa kamu tidak pernah mendengar soal iblis?’’

__ADS_1


‘’tidak,aku tidak pernah tahu tentang iblis’’


‘’begitu ya?,baiklah akan aku ceritakan,awal mulanya disaat penduduk disini dipimpin oleh sang legenda air dan api,dahulu iblis dan manusia saling berdampingan goru,lalu karena iblis memiliki sipat rakus dan haus akan kekuasaan dia menginginkan kepimimpinan di desa ini,dia membunuh manusia dan berniat membunuh sang legenda pemilik sihir air dan api itu,untungnya ketuanya dibunuh oleh sang legenda,namun naas setelah kejadian itu...beberapa minggu kemudia istrinya melahirkan dan anaknya,istrinya,sang pemilik legenda air dan api harus terbunuh oleh seseorang yang misterius pemilik sihir tak terbatas,kemudian sisa sisa iblis itu hidup dihutan,karena mereka ingin membalas dendam,dia menyerang kelompok terlemah dan sudah pasti tidak akan dilindungi desa,ya mereka menyerang orang orang yang hidup disini,mereka tidak pernah membantu kami saat sedang bertarung dengan mereka dihutan,kami dan iblis iblis itupun membuat perjanjian yang tidak diketahui oleh desa angin,kami melakukannya diam diam,dan ayahnya Lisa membuatkan pembatas bagi kami semua,tetapi bukan berarti kami tidak bisa masuk keluar kedunia mereka jika ada kebutuhan mereka bisa datang kedunia kita,begitupun kita bisa datang ke mereka asalkan satu hal,jangan ada perang dan pembunuhan.’’ Gora menjelaskan kepadaku


__ADS_2