
Didalam air ini sangat menguntungkan posisi buaya iblis tersebut,gora kehabisan napas dan dia pingsan dipunggung buaya itu,buaya itu langsung berhenti saat dia sedang menuju dasar dari sungai yang dalam,dia mencekik leher gora lalu
‘’rasakan ini bocah sialan’’
Buaya itu langsung membawa gora yang pingsan kedasar sungai lagi dengan cepat,saat sudah didasar sungai dia melemparkan gora ke udara,kemudian buaya itu menghampiri gora yang sedang melayang dia langsung mengayunkan ekornya
‘’bughh’’ ekor buaya itu mengenai tubuh gora yang kecil,gora tersungkur ketanah
Goru yang melihat itu langsung menutupi mata nayla menggunakan kedua tangannya,goru hanya bisa terdiam disemak semak dan tidak berani keluar.
‘’huhuhahahahahaha ternyata dia lemah sekali’’
ucap buaya itu dengan kesombonganya
"Buaya itu langsung menghampiri gora yang sudah tidak sadarkan diri.
Saat ini aku tidak bisa bergerak ataupun bertarung,aku ketakutan karena buaya ini sangat besar,dia menghampiri gora yang babak belur dan tidak sadarkan diri"
‘’aku tahu ada seseorang lagi disini,keluarlah atau kumakan temanmu,hahahahahaaha’’ ucap buaya itu sembari tertawa layaknya orang gangguan mental
perkataan buaya itu, membuat tubuhku merasakan hal aneh dia bergerak sendiri ,aku mengambil beberapa batu kerikil dan aku berlari meninggalkan nayla,aku melempar batu yang kubawa ke buaya itu saat dia sedang akan memakan gora.
‘’ptak’’ batu kerikil itu mengenai kepalanya
‘’kou?’’ ucap buaya
‘’huahahahahaha jadi kou tidak menuruti ku bocah?’’
‘’kenapa?,kenapa kou tidak menurutiku hah?’’
buaya itu berpaling kepadaku,dengan giginya yang sudah berliur air ludahnya,dia menjilat wajah gora yang penuh darah lalu berjalan menujuku,tapi saat aku ketakutan
Terdengar seseorang berlari dari belakangku,dia tidak asing bagiku,dia melompat melewatiku dengan dua pedang dia sangat keren,ya tentu saja dia adalah sugihara.
‘’kou?’’ ucapku heran
Sugihara entah sejak kapan ada dihutan ini,dia mengayunkan pedang dengan cepat mencabik cabik buaya itu,tapi buaya itu memiliki regerenasi daging yang sangat cepat dan seperti yang dikatakan sugihara pada hari yang lalu,untuk membunuh kami harus menemukan jantungnya,tapi buaya ini jantungnya tidak bisa dideteksi.
‘’mustahil’’
‘’bagaimana?sejak kapan kou?’’
‘’jangan pikirkan itu,setelah kejadian ini akan banyak kejadian yang harus ditempuh’’ ucapnya sambil berdiri didepanku
‘’apa?’’
‘’keadaan dunia ini kembali seperti dulu’’
‘’hah?’’
Aku tidak mengerti apa apa,saat itu buaya menjadi utuh kembali setelah dicabik oleh Sugihara kemudian dia meledek kami
‘’huahauauahuahuhauhauhaha itu saja kemampuanmu?’’
‘’bagaimana bisa dia bisa beregenerasi sangat cepat? dia iblis aneh’’tanya sugihara
‘’sugihara,aku sempat bertemu dengannya sebelum ini,dia bisa menggunakan kekuatan yang aneh’’
‘’begitu ya? kekuatan aneh macam apa?’’
‘’dia bisa menggunakan nafas untuk mengendalikan seseorang’’
‘’apa?’’
‘’sudah mengobrolnya bocah bocah sialan?’’
‘’begitu ya,aku mengerti,dia termasuk iblis tingkat atas,hanya sihir yang bisa memperlambat regenerasi dagingnya,dia iblis yang mempunyai otak penyerangan waktu itu mungkin’’
‘’huahahhauha kou baru sadar manusia berpedang yang membantai kaumku waktu dulu’’
‘’apa? Aku tidak mengerti sama sekali’’kataku
‘’goru,iblis ini sangat sulit ditebak kekuatan aslinya apa? dia mempunyai dua jiwa bahkan bisa lebih’’
‘’hah?’’
‘’benar,tubuh aslinya bukan buaya ini,dalam arti lain jantungnya terpisah dengan buaya ini dan dia bisa berpindah tempat menjadi siapapun’’
‘’apa?’’
‘’ternyata kou terlalu pintar manusia berpedang’’
‘’goru,apakah kau sudah menghirup nafasnya?’’
‘’ya’’
‘’gawat’’
‘’apanya yang gawat sugihara?’’
Sugihara yang tampan dan populer itu tidak menjawab apapun,sikapnya yang diam dan berbahaya dia hanya melihat kearahku dalam satu tatapan setelah aku menanyakan hal itu,dia langsung bergerak lagi dan menghampiri buaya tersebut,telihat dia melompat dan melemparkan satu pedangnya ke buaya itu,karena buaya itu lincah dia menghindarinya dengan cepat,pedang itu tidak mengenainya,sugihara kemudian melakukan hal yang sama dia melompat lagi dan mendekati buaya tersebut dan dia siap memotong leher buaya itu,buaya itu tidak melakukan pergerakan apapun karena sugihara sangat cepat,
"Cepat sekali" ucap buaya itu
pedang sugihara kemudian menancap di leher buaya tersebut.
‘’crkkkkkk’’
Buaya itu terlihat kesakitan,sugihara kemudian mengambil pedang satunya lagi,dia berlari sangat cepat dan tiba di hadapan buaya tersebut dengan gerakan memutarnya,bisa kudengar suara cool nya yang agak kencang karena sedikit emosi mungkin.
‘’MATI’’ ucap Sugihara emosi
Dia mengerahkan pedangnya keperut buaya tersebut dan perut buaya tersebut terbelah oleh pedang sugihara,darah berserakan dimana mana olehnya,dia berdiri terlihat sangat luarbiasa meski dia tidak bisa menggunakan sihir tapi dia pengendali pedang yang sangat luarbiasa yang pernah aku lihat,dia terlihat menundukan kepalanya,
‘’sugihara kou berhasil’’ ucapku
‘’aku tidak bodoh’’ ucapnya sembari menundukan kepalanya
‘’apa?’’
Tiba tiba tubuhku tidak bisa ku gerakan sama sekali,aku terdiam seketika dan tidak merasakan apapun,aku masih bisa melihat sugihara yang terdiam didepanku.
-Iblis itu adalah iblis tingkat atas pada masanya,kini dia sudah tua dan agak sedikit kurang dalam melakukan pertarungan,tetapi otak liciknya masih bekerja dengan lancar,kekuatannya adalah nafas,dia bisa memasukan nafas kesiapa saja asalkan mahluk yang mempunyai jantung.dia bisa membuat jantung baru ditubuh seseorang dengan begitu dia bisa masuk kesiapapun yang sudah diberi nafas olehnya.cara membunuhnya belum diketahui sampai saat ini,tetapi ketika membunuhnya dan kekuatan iblis itu aktip di tubuh orang lain ,orang itu akan terkena dampak yang patal atau bisa saja dia terbawa halusinasi dari kekuatannya dan ikut mati bersamaan dengan jantung yang melepuh ditubuh sikorbannya,cara mengobati kekuatan iblis ini adalah dengan kesadaran.
Sugihara yang sudah mengetahui itu semua,dia langsung berbalik badan dan berlari kearah goru,goru yang terdiam tidak bisa berbuat apa apa dia hanya bisa terdiam melihatnya,sugihara berlari sangat cepat menuju goru.
‘’crrkkkk’’
Sugihara menusuk bagian jantung goru yang sudah diselimuti jantung buatan iblis tersebut.
‘’maafkan aku goru,aku tahu resikonya, tapi kamu sudah menjadi korbannya,tidak ada cara lain,aku tidak bisa melakukan apapun selain ini,kamu bisa mati dan aku akan sangat sedih jika itu terjadi,kuharap kou bisa menanganinya di alam halusinasi disana’’ ucap Sugihara yang meneteskan air matanya
Saat sugihara berbicara didalam hatinya tiba tiba ada seseorang yang muncul dari goa itu,dia adalah ayahnya shelly.
‘’ternyata kou pintar juga ya,tidak bisa ku anggap remeh kau manusia berpedang’’
Sugihara yang marah langsung berlari kearahnya dan siap menusuknya,dia belum mengetahui bahwa itu adalah ayahnya shelly dia langsung berlari kearahnya dan siap membabi buta orang itu.
‘’aku yakin dia adalah korban,aku akan menyelamatkannya dan mungkin aku yang akan membunuhnya juga,maaf’’ ucap Sugihara dalam hatinya
‘’crrrrk’’
Saat dia menusuk orang tersebut tiba tiba dia menghilang dari hadapan sugihara dan pedangnya tidak menusuk apapun,saat itu juga iblis itu beregenerasi lagi menjadi buaya hidup yang bisa berbicara
‘’hahahahahahaha itu hanya alat senjataku,kou sangat pintar juga ternyata’’
‘’dimana jiwa aslimu sekarang?’’ Sugihara bertanya pada buaya itu
‘’tak akan aku beri tahu,dimana tubuh asliku,karena kou bisa saja menghancurkannya’’
‘’sialan’’ Sugihara kesal
Sugihara yang marah langsung berlari menuju buaya itu lagi,buaya itu sudah mengetahui cara bertarungnya dia tidak menghindar darinya saat sugihara mengayunkan pedang dan siap memotong lehernya,buaya itu mengaum cukup keras yang membuat sugihara kehilangan konsentrasinya
‘’graaaaaaaaaaaaa’’
Buaya itu kemudian mengayunkan balik ekornya yang besar dan mengenai tubuh sugihara,sugihara terlempar ke pohon yang besar.
(Braaakkkk)
buaya itu langsung menghampirinya lagi dia mencekiknya dan memukul sugihara yang disenderkan dipohon besar,buaya itu memukul kebagian perut sugihara,sugihara bercurucan darah dari mulutnya dia muntah darah.
‘’ini balasanku karena sudah kou hancurkan rencanaku’’ ucap buaya itu sambil membabi buta
Tiba tiba tubuh sugihara melepuh begitu saja dia menghilang dan muncul sebagai sosok baru.
-Sugihara adalah teman dekat dari gora,selain mengendalikan pedang dia juga bisa membuat cloning menggunkan pedangnya,itu adalah sihir yang ia pelajari saat dia masih kecil dan diajarkan ayahnya,dia tidak pernah menggunakan kekuatannya kecuali saat dia benar benar terdesak-
‘’apa?’’ buaya itu terkejut
‘’hampir saja,kau boleh juga ya ’’ ucap sugihara sembari mengusap darah yang ada dimulutnya
Buaya itu semakin marah kepada sugihara dia langsung berlari menujur sugihara,
Buaya itu melancakan serangan berikutnya dengan membanting banting ekornya ke sugihara itu terjadi beberapa kali,karena sugihara sangat cepat menghindari serangan itu,ekornya tidak pernah mengenai Sugihara, karena serangan itu juga tanah disana menjadi hancur dan sebagian terangkat keudara,saat tanahnya terapung, buaya itu berhenti menyarang menggunakan ekornya,dan dia ..
‘’manusia bodoh,mati’’ itu teriakan histerisnya karena membenci manusia,sugihara terperojok buaya itu menghibaskan ekornya ke udara dan membuat tanah tanah yang terapung tadi turun menghantam satu persatu kepada sugihara,tanahnya sangat banyak dan berbentuk lempengan keras,tapi sugihara yang hebat dia tidak mundur dan putus asa,dia langsung menggunakan satu pedangnya dan berlari melewati tanahnya dia melakukan gerakan zigzag dengan sangat cepat yang membuat Sugihara seperti menari dengan sangat indah,tanahnyapun hancur berkeping keping karena pedangnya
‘’sringgg’’
__ADS_1
‘’sudah ini bagianku dan yang terakhir’’ kata kata terakhir sugihara saat berpapasan dengan buaya itu,auranya yang dingin dia yang terhebat dalam hal berkelahi
Dia langsung menggunakan pedangnya dan menusuknya.
(crkkkkkkkkk)
‘’haaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhh’’ suara teriakan yang histeris dari buaya itu
‘’huh...hah...huh...hah..lagi lagi aku harus terlibat,ayah aku minta maaf karena aku selalu terlambat melindungi teman temanku,itu kata kata yang ku ingat,tetapi kenapa aku tidak ingat siapa dirimu sebenarnya ayah’’ ucap Sugihara dalam hatinya setelah menghela napas
Saat sugihara berbalik kebelakang ini yang terjadi
‘’apa yang sudah terjadi,aku menusuk orang yang salah?’’
‘’huhahahahahahha,kou boleh juga ya,kali ini aku akan benar benar serius’’ ucap iblis itu yang sudah berganti wujud lagi,kini dia menjadi sosok manusia tetapi dengan bentuk yang menyeramkan
‘’apa?’’
‘’tapi kemarahanmu selalu membuatnya celah,aku bisa berganti wujud berulang kali,kau tidak memperhatikanku sampah’’ ucap iblis itu
‘’sialan’’ Sugihara semakin kesal
‘’tidak lama lagi manusia yang katanya melindungi manusia lain akan membunuh tiga manusia sekaligus’’
‘’diam,berapa banyak kou menggunakan tubuh manusia hah?’’
‘’berapa banyak yang kou akan bunuh? Itu jumlahnya sama seperti penderitaan iblis selama ini,manusia yang kugunakan tidak sebanding,tapi jika aku membunuhmu,mungkin aku akan tenang’’
‘’tu-tunggu...’’
ucap seseorang dari belakang Sugihara
‘’hah?’’
‘’jangan lupakan aku’’
tiba tiba seseorang sudah siuman
‘’gora?’’ Sugihara heran
‘’aku-aku tidak ingin melibatkanmu,pergilah dari sini Sugi,mana bisa,aku tidak akan berakhir seperti ini’’
‘’apa? bayi lemah dengan kekuatan sihir yang buruk sudah bangun ternyata’’ buaya itu meledeknya lagi
‘’ini pertarunganku dan sisialan itu’’
‘’huhahahahhaa bocah,apa kau yakin bisa menang?’’
‘’minggir sugi,’’
Saat itu gora terbangun dari halusinasinya dia langsung berlari begitu saja dia sangat marah saat berlari dan melihat goru tergeletak penuh darah
‘’apa yang kou lakukan sialan takan kubiarkan kou hidup sialan’’ teriakan marah gora sambil berlari
‘’boleh juga bocah,kesini biar kau juga menyusulnya’’ ucap buaya itu meledeknya
Gora semakin marah sampai sampai dia tidak memperdulikan semuanya
‘’jurus api ke empat’’
‘’apa? Kou?”’ sugihara terkejut
‘’api bemurang’’
‘’apa? bumerang?’’
Kedua tangan gora penuh memegang lingkaran api yang besar,layaknya bomerang,api itu memutar ditangan gora dia berhasil meng up skil nya lagi
‘’mati....’’ teriakan Gora melemparkan kedua bomerangnya.
‘’gora hentikan’’ teriak sugihara
‘’ahhhhhhhhh’’ teriak Gora yang emosi dia melemparkan api itu,dan
‘’wushhhhhhhhhh’’
‘’hahhhhhhhhhhhh’’ teriakan histeris lagi dari iblis,tapi Saat gora melihat siapa yang dia bakar,dia terkejut yang dia bakar berubah wujud menjadi manusia biasa
‘’apa?"
‘’sudah aku katakana hentikan’’
‘’aku minta maaf sugi,keluarlah iblis sialan’’
‘’dengarkan aku dulu,iblis itu adalah iblis yang menjadi dalang tahun lalu, kekuatan yang kita ketahui tentangnya sangat minim,jadi jangan gegabah dan termakan emosi ditubuhmu,kau bisa membunuh banyak orang yang tak berdosa’’
‘’aku sudah menyadarinya, terimakasih’’
‘’apa? jurus seperti apa?’’
‘’dia berpindah tempat kemanusia lainnya,ini akan sangat berbahaya dia bisa menggantikan tubuhnya dengan orang lain tapi kita tidak menyadarinya,karena yang kita lihat sosok itu adalah manusia tidak normal,hewan atau apapun itu,kita seperti termakan halusinasinya’’
‘’goru apa dia akan mati?’’
‘’aku harap tidak,jangan sampai dia mati,aku yakin dia akan bisa berjuang didalam halusinasinya,ada yang harus dibicarakan setelah ini,yang pertama aku menyadari sesuatu dari sirambut biru itu’’
‘’apa yang kou lihat tentang goru?’’
‘’nanti saja ini ada hubungannya denganmu,yang kedua kita tidak bisa membabi buta buaya itu,kita harus bersipat dingin’’
‘’apa yang kou bicarakan sugi? bersifat dingin? terus bagaimana kita harus melawannya?’’
‘’kita harus mencari lokasi iblis aslinya terlebih dahulu’’
‘’kalau nayla sudah bangun pasti akan sangat membantu ya’’
‘’sudah bicaranya?”’ iblis itu tiba tiba muncul disungai dengan wujud yang aneh lagi
‘’oi sialan,apa yang kou lakukan pada manusia?’’
‘’kalian yang memulai perang,kalian juga yang harus bertanggung jawab’’ ucap buaya itu
‘’apa yang terjadi? Bukan kah kita membuat perjanjian untuk tidak mengadakan perang lagi, kenapa kalian muncul lagi? bukankah kita sepakat tidak untuk saling membunuh’’ tanya gora
‘’bocah,jangan berlagak kau tau semuanya,kalian yang memulai ini semua,kalian telah melanggar janji itu,manusia memang bodoh suka sekali dengan melanggar aturan ketika mereka sedang merasa senang’’
Sugihara langsung berlari dan melemparkan pedangnya dan membiarkan pedangnya mengikuti sosok aneh itu,kemudian iblisnya langsung menyelam lagi,
‘’apa yang kou lakukan ? sikap dingin bukan seperti itu bodoh’’ucap gora
‘’aku yakin tubuh aslinya nya ada dibawah sungai ini gora’’
‘’terus?’’
‘’aku bisa berpindah kepedangku"
‘’jaga mereka,aku mengandalkanmu’'
‘’tu,tunggu sugi’’
(sringgg)
Seketika yang dihadapan gora menjadi sebuah pedang,gora khaawatir karena dia belum pernah melihatnya menggunakan kekuatan itu dan dia bertarung tanpa pedang.
"Apa dia mempunyai sihir teleport?" gora terkejut
Sugihara sekarang dia berada dibelakang sosok aneh itu,sosok aneh yang mirip monster menyadarinya bahwa ada seseorang yang membututinnya,sosok aneh itu menggunakan kekuatannya untuk membuat gerakan pusaran air,sugihara langsung tidak bisa melihat apapun,dia berhenti sejenak dan sosok aneh itu tiba tiba berada dibelakangnya
‘’rasakan kepala batu’’
iblis itu mencekik sugihara dan berenang keatas
‘’wushhhhh’’
Sugihara melambaikan tangannya ke gora meminta isyarat untuk melemparkan pedangnya,gora yang melihatnya langsung melemparkan pedang sugihara,saat itu juga sugihara teleport lagi kepedangnya
‘’sekarang gora’’
Gora langsung melompat keatas,
‘’jurus api kelima,anak panah api’’
‘’baguslah kou sudah berjuang gora,jurusmu ternyata bertambah,lakukanlah sebisamu’’ ucap sugihara didalam hatinya
ayo goraaa "Teriakan Sugihara"
‘’mati......’’ gora berteriak sembari menarik anak panah apinya
sosok aneh itu langsung terjun kebawah lagi,tapi gora tidak pernah berhenti menembakinya kedalam air
‘’hentikan itu akan membuang tenagamu’’ ucap Sugihara
‘'baiklah sugi’’
‘’sejak kou tak lagi bersamaku,ternyata kou sudah jauh berkembang gora’’
‘’apa? ini sebuah pujian atau ledekan karena kau sekarang bisa teleport”
‘’teruslah berkembang gora’’
__ADS_1
‘’huahhhhhhh,aku memang seperti itukan?,aku pantang menyerah untuk tujuan kita,untuk diakui oleh desa angin’’
Iblis itu memunculkan dirinya ditepi sungai dengan bentuk manusia buruk rupa,manusia yang sebelah mukannya sudah hancur.
‘’apa?siapa dia?’’
‘’sepertinya kou berhasil membunuh sosok aneh yang tadi tapi tidak lagi dengan iblisnya!’’
‘’mari bertarung bersama sama partnerku’’ ucap gora
‘’,kou lebay sekali gora’’ ucap sugi menyautnya
‘’sudah lama sekali sugi,kita tidak berlomba lomba mencari siapa yang terhebat’’
‘’ya’’
‘’lakukan sekarang,siapa yang membunuhnya dia yang akan menang’’
‘’kou selalu banyak bicara,aku tidak akan kalah darimu’’
Sugihara dan gora langsung berlari bersama sama melewati sungai yang warnanya sudah tercampur dengan warna api
‘’gora lakukan’’
‘’jurus api ke enam,api memanas meningkat’’
‘’apa? ke enam?’’
Dari tubuh gora keluar api,tubuhnya menyala dia dikelilingi bola api sekitaar ada enam bola lingkaran di belakangnya yang pastinya karena apinya memanas api nya akan lebih kuat dari sebelumnya.
‘’rasakan ini’’
Dia melemparkan enm bola api kemanusia itu.
‘’giliranku’’
Saat ke enam bola api mendekati manusia aneh dia menghindar kearah samping,sugihara langsung melemaparkan pedangnya kedepan manusia aneh itu dia langsung teleport ke pedangnya dengan cepat dia sekarang berada di depan manusia aneh itu dia meninju langsung mukanya
‘’rasakan ini pukulanku’’
‘’kau?’’ gora terkejut
‘’haaaahhhhhhh’’ teriakan sugihara
‘’bugh’’
‘’aku tidak akan kalah darimu sialan,’’
Sugihara langsung meninju peurtnya
‘’haaahahhhh’’
Dia pertamakalinya bertarung tanpa pedang,dia berkelahi sangat luarbiasa manusia aneh itu tidak bisa mengelak sama sekali,sampai sampai manusia itu berlumuran darah dan pingsan karena iblis itu mengganti tubuhnya lagi.
‘’huh,hah,huh,hah sialan aku tidak berhasil’’
‘’apa kou sudah puas?’’ iblis itu muncul lagi dengan sosok aneh lagi
‘’rasakan ini!"teriak gora sambil berlari
‘’hentikannnn goraaaaaaaaa’’ ucap seseorang lagi.
Saat aku ditusuk oleh Sugihara aku bermimpi sangat indah,aku sampai hidup bahagia didalam halusinasiku bersama semuanya dan aku menjadi pemimpin desa sihir bahkan aku melihat banyak sekali orang yang tak ku kenal mengakuiku,dan keindahan itu sirna saat aku melihat orang yang mengurusku di asrama berkata "Bangunlah na ini hanya mimpi,kamu akan mati jika termakan halusinasinya" saat itu aku terbangun dan semuanya sudah sangat hancur,aku melihat ayahnya shelly sudah tergeletak dengan banyak darah dan aku melihat gora ingin menyerang manusia lalu menghentikannnya,
‘’apa kou? ternyata kau berhasil goru’’ gora terharu melihatnya
‘’hen-hentikan dia akan mati,dia bukan iblisnya,’’
‘’aku sudah tahu bodoh"
‘’mungkinkah ini tubuh terakhirnya?’’ ucap Sugihara
‘’aku harap iya’’ ucap gora
"Tapi kita harus memastikannya"
"Sudah lupakan soal rencana untuk mencari tubuh aslinya,tidak ada waktu lagi untuk itu,kita tidak akan pernah bisa tau,kita hajar saja apa yang ada didepan kita mulai sekarang,anggap saja manusia ini adalah wadah terakhirnya"
"aku minta maaf manusia tidak berdosa" ucap Sugihara dalam hatinya
‘’aku minta maaf goru,tapi ini yang bisa mengalahkannya’’ ucap gora
Sugihara dan gora tidak berhenti dia langsung berlari lagi dan menghampiri manusia yang sudah dirasuki itu, terjadi pertarungan hebat saling pukul memukul saling mengadu kekuatan ini berlangsung lama,tiba tiba ditengah pertempuran yang hebat dia menggunakan sihir angin dengan sempurna sampai sampai mereka berdua babak belur karena sihir itu,Aku meliahatnya gora sangat hebat,sugihara apalagi,aku ingin mendekati mereka tapi tubuhku bercucuran darah tanpa henti,tubuhku sakit sekali,aku langsung menutupinya memakai tanganku,dan aku berlari sempoyongan mendekati mereka
Gora dan sugihara masih terus bertarung,gora langsung mengeluarkan jurus apinya
‘’jurus api pertama bola api’’
Dia berhasil mengenai tubuhnya,sugihara langsung berlari kebelakang manusia itu kemudian dia menguncinya dengan mata leo
‘’gora sekarang’’
‘’jurus api kelima anak panah api’’
Gora langsung menyerangnya dan saat itu goru berlari entah apa yang akan dia lakukan.
(srkkkkkkk,srkkkkk,srkkkkk)
Tubuhn manusia itu hancur oleh anak panah api gora,goru tiba tiba terhenti langkahnya dia tidak berhasil mencegahnya dan sugihara dia ikut tertusuk
‘’huh..hah...huh..hah..ini menyakitkan gora’'
‘’sugi....kau?’’
Gora langsung menghampiri sugihara yang terluka
‘’oi,kou tidak apa apa?’’
‘'maaf jika aku tidak bisa melepaskannya,tubuhku berhenti bergerak ’’
‘’apa?’’
‘’tubuhku mungkin adalah wadah terakhir dari iblis itu’’
‘’hah? Tidak mungkin’’ gora terkejut
‘’itu benar saat kou melemparkan anak panah itu,aku akan teleport kepedangku sesuai rencanaku,tapi itu tidak berhasil tubuhku mencekik orang ini dengan keras dan tidak bisa digerakan’’
‘’sialan,maafkan aku sugi’’ gora menangis
"Jangan merasa kau yang salah sendiri,ini salahku,mungkin didalam air tadi aku menghisap napasnya di air pusaran yang dia buat,itu salahku juga"
"ahhhhhhhhhh"Gora teriak histeris,dia marah dan mengeluarkan air matanya
‘’keluarlahlah kou pengecut....aku tidak akan memaafkanmu’’ ucap gora
"Gora,tetap teguhlah dengan tujuanmu,aku yakin kau akan menjadi orang terhebat,Ayah maaf,ibu aku akan segera menyusulmu" ucap Sugihara berlumuran darah dan tersenyum
Aku mendengar gora berteriak tidak kauran saat aku terhenti melihat manusia sudah terbunuh,aku tidak mengerti kenapa aku melihat pemandangan yang tidak enak,aku melihat sugihara terluka parah,aku langsung berlari dan aku dadaku merasa sesak!
‘’gora..aku minta maaf mungkin ini yang terakhir,terima kasih partnerku’’ ucap Sugihara sembari tersenyum
‘’khhhhkkkkkk’’ gora tidak bisa mengendalikan emosinya
Gora yang mendengar perkataan sugihara seperti akan mati,dia sangat marah,itu wajar saja terjadi ,teman ,sekaligus rival dari kecilnya sekarat oleh dirinya sendiri,gora tidak bisa menahan emosinya dia sangat marah dan benar benar marah sampai sampai dia tidak bisa lagi mengendalikan tubuh dan segala sihirnya,gora melayang keudara dan meng up sihir apinya dia sudah tidak sadarkan diri,dia mengeluarkan elemen magma untuk pertama kalinya.-Sihir magma adalah tehnik sihir api merah tingkat akhir,sihir ini pertama kali muncul,karena belum ada yang pernah bisa mengendalikannya sekaligus orang orang dulu yang sebelumnya menggunakan sihir api merah, penggunanya bisa saja mati karena tehnik ini memerlukan energi penuh-
Aku melihat gora melayang di udara dan dia terlihat sangat berbeda seperti manusia dia terlihat seperti dewa.
‘’gora,hentikan’’ dalam hatiku berbicara aku sudah tidak bisa bergerak dan berbicara lama karena darahku hampir habis bercucuran terus yang terakhir kulihat hanya itu,mataku mulai memudar aku tidak bisa melihat apa apa lagi.
‘’haahhhhhhhhhhhhhhh’’
Gora kini mengeluarkan magma sihir,magma sihir yang sangat legendaris itu,kini dia meng up sihirnya dan melayang di udara dengan tubuh yang menyala merah tua,gora seperti dewa api dan dia membawa katana,dia juga mengeluarkan sebuah bola sangat besar sekali di udara berupa api magma dia akan mengahancurkan hutan ini dan termasuk seisi isinya karena bola api yang sangat besar sekali akan menghantam hutan ini,gora tidak bisa memperdulikan teman temannya,dia sudah benar benar buta karena ia beranggapan Sugihara akan benar benar mati.
‘’gora...hentikan,kou akan membunuh semuanya’’ teriakan sugihara
Gora sudah tidak bisa mendengar siapapun
"Segala api seisi bumi adalah kehendakku,kau pikir iblis lemah sepertimu bisa mengalahkan ku"
dia mulai menurunkan tangannya dan bola magma yang sangat besar itu akan mengantam hutan
‘’Mati kau mahluk rendahan’’
‘’wuuuuuuuuuuusssssshhhhhhhhhhhhhhhh’’
...................................................................................
Wrruuuuuukkhhhhhhhhhhhh semua yang didalam hutan mati terbakar,hutan ini penuh dengan api yang panas dan gora dia tidak sadarkan diri melayang di udara setelah menggunakan sihirnya.
‘’apa yang sudah kulakukan? Aku berhasilkan?’’
ucapnya ngelantur
saat gora mulai pingsan dia mengingat perkataan terakhir dari orang tuanya
"Larilah nak,lari...ibu yakin kau tidak akan pernah menyerah,suatu saat kau akan tahu jawabannya,lari"
"Ibu"
__ADS_1
Gora pingsan setelah mendengar suara ibunya,pertempuran berakhir dengan semua hutan terbakar,Hewan dan tumbuhan yang berada didalam hutan yang sangat luas hangus terbakar.