
suara lonceng kereta pun bunyi menandakan mereka sudah sampai di stasiun.
Setelah turun dari kereta pria yang bernama Seth Rollins tersebut pergi kesebuah rumah yang terletak di tengah-tengah kota, sesampai nya disana Seth menuju ke sebuah ruangan yang mengarah langsung ke jalan, Roman pun mengikutinya Seth dan berkata .
"Kakak ini tempat yang aman tempat Daniel sangat dekat dengan ini kau tidak melakukan kesalahan apapun kau tidak lari kau melakukan hal yang benar kau tidak bisa di salah kan atas apa yang telah terjadi " kata Roman yang merupakan adik angkat nya
"Tempat tempat ini adalah milikmu, kau mungkin melewat kan nya jangan pernah pergi dari ku
sisi ku, oke ??" kata Seth menatap Roman kemudian dia pun memeluk adik angat nya tersebut
"Pergilah, bantu bawakan koper nya ke dalam !! "kata Seth memerintah
"Baiklah "kata roman
tiba tiba dia terbayang sesuatu yang mengerikan
"SETH ROLLINS "teriakan dari seoarang pria di dalam sebuah ruangan yang besar
***
setelah turun dari kereta Becky tidak melihat pria tadi dia memutuskan untuk berjalan keluar stasiun, sesampai nya di luar dia melihat taksi online pesanannya sudah datang tanpa menunggu dia pun naik ke taksi dan pergi dari stasiun tersebut .
Dia pergi ke sebuah cafe di mana tempat teman nya bekerja di kota itu
Sesampai nya di cafe Becky tidak melihat teman nya tersebut, tanpa menunggu ia pun pergi untuk mencari Charlotte yang merupakan teman nya ,
setelah puas mencari akhirnya Becky pun melihat Charlotte sedang mengobrol dengan pria yang tidak asing bagi nya ,
ya tentu!! itu adalah Andrade teman dan sekaligus tunangan charlotte tanpa aba-aba Becky pun memeluk Charlotte dan mengomelinya .
"kenapa kau tidak menjemputku "kata Becky dengan tatapan pura-pura marah
"Apa kah kau ada mengabari ku Becky, seperti nya tidak "kata Charlotte dengan tatapan penuh selidik
"Hahaha....... iya aku lupa untuk mengabari mu, apa kau tidak ingin menawar kan ku untuk duduk charlotte "jawab Becky
"Astaga aku lupa maaf, silahkan duduk sayang " kata Charlotte dengan gaya manjanya
"Hai Andra apa kabar " tanya Becky sambil bersalaman
"Hai Becky kabar ku baik bagaimana dengan mu"jawab andrade
"syukurlah, kabar ku juga baik "kata Becky sambil tersenyum
Setelah berbicara dan bercanda mereka pun pergi dari cafe tersebut .
***
Setelah semua koper sudah masuk kerumah . Seth Roman dan juga Dean pergi ke sebuah cafe untuk menemui Daniel sesampai nya di sana Roman menerima tlfn dari Brock
"Halo Roman apa kah di sana ada masalah?? dan sekarang kalian sedang berada dimana "tanya Brock
"Tidak ada masalah pak, dan sekarang kami berada di tempat Daniel . "kata Roman
"Bagaimana kabar nya?? "tanya Brock memastikan
"dia baik-baik saja "kata Roman sambil melirik ke arah Seth
"Ingat jangan biarkan dia melakukan hal gila seperti kembali ke sini kau memegang kendali disana Roman , Aku akan pergi sebentar masalah nya telah sampai ke polisi dengan sudut pandang yang berbeda, Tidak baik . "kata Brock
__ADS_1
"Baik pak jangan khawatir,semuanya baik-baik saja di sini "kata Roman sambil menutup telfon nya
Setelan selesai menerima telfon Roman kembali ke meja dan mengobrol dengan Daniel dan Seth .
"Seth aku senang kau dikirim ke sini "kata Daniel
sambil memberi sebuah kartu nama kepada Seth dan Roman .
lalu melanjutkan kata kata nya lagi .
"ini ada kartu nama dengan nama yang berbeda,Tarik Aslan dan Kemal Aslan kalian boleh memilih salah satu dari nama ini selama kalian berada di negara ini, Orang di Turki ini tidak tau siapa kalian, jika kau membutuhkan sesuatu hubungi aku kau adalah pria muda, apakah kau mengerti " kata Daniel sambil melirik ke arah Roman .
Roman hanya tersenyum menanggapi nya Tiba-tiba Seth merasakan sakit di dada nya .
"argghhhh ..!!" kata Seth menahan sakit di dada nya
"Apa kah kau baik- baik saja?? "tanya Roman
"Ya, aku baik-baik saya tenang lah !! "jawab Seth
"Biarkan aku melihat luka itu, Ini terinfeksi apakah kau tidak pernah di perban ??"tanyak Daniel
"Tidak, aku melakukan nya sendiri di moming "kata Seth dengan cuek
"Dean "panggil Daniel
"ya pak "jawab Dean
"Berikan aku pulpen dan kertas "pinta Daniel kepada Dean
"Baik pak sebentar "jawab Dean sambil berjalan ke arah meja yang di tempati oleh mereka bertiga
"kata daniel yang sedang menatap ke tangan Seth yang sedang di plester
Seth hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari Daniel
***
sesampai nya dirumah Charlotte, Becky menerima telfon dari ayah nya
"Hai ayah apa kabar!! "kata Becky
"iya sayang kabar ayah baik, apakah kau sudah sampai di rumah Charlotte?? "tanya ayah memastikan
"iya ayah aku sudah sampai maaf aku lupa untuk mengabari mu "jawab Becky sedikit sedih
"iya sayang tidak apa yang penting kau sudah sampai disana "kaya ayah meyakinkan Becky
"iya ayah, oh iya ayah jangan lupa untuk meminum obat mu kau selalu lupa untuk meminum nya karna terlalu sibuk dengan kebun mu itu "kata Becky mencoba goda ayah nya
"baiklah sayang bye "kata ayah sambil menutup telofn nya
Charlotte heran melihat Becky yang sedang tersenyum dan pada akhir nya dia pun bertanya
"kenapa kau tersenyum?? "tanya Charlotte
"tidak ada apa-apa, apa yang sedang kau makan ?? " tanya Becky penasaran
"apakah kau tidak membawa ini ??ini ada di atas meja "tanya Charlotte dengan serius
__ADS_1
"Astaga aku menyebar kan nya di atas roti, muntahkan itu. didalam nya terdapat kacang kenari "kata Becky dengan tertawa
"Apa ?? " kata Charlotte dengan tatapan tidak percaya sambil memuntahkan Roti tersebut
tidak lama kemudian mereka pergi ke rumah sakit untuk memeriksa Charlotte.
Setelah selesai memeriksa Charlotte mereka pun ingin langsung pulang kerumah,tanpa di sangka Becky bertemu kembali dengan pria yang di temui nya di kereta .
"Astaga kenapa aku yang mendorong mu seharusnya aku yang berada di korsi roda itu "kata Charlotte
"aku sudah membawa mu jauh kesini,dan sekarang aku lelah "jawab Becky memelas
"seharusnya kau menulis bahwa ada kenari di dalam roti itu "kata Charlotte pura pura marah
"jika kau tidak datang ke dapur dan memakan nya mungkin aku sempat untuk menulis nya " jawab Becky tak mau kalah
saat sedang asik mengobrol Becky melihat pria yang wajah tidak asing baginya, ya benar itu adalah pria yang di temui nya di kereta yang tak lain ada Seth Rollins dia tidak sendiri dia bersama dengan temannya sama seperti di kereta waktu itu.
tapi aneh nya pria itu terus saja berjalan melewati Becky begitu saja.
Becky terus melihat pria itu sampai diujung pintu dengan posisi Becky sedang duduk di atas kursi roda ,saat pria itu berbalik dia berjalan mendekati Becky.
Becky yang sedang di tatap oleh Seth hanya bisa tersenyum
karna Becky merasa tidak enak dengan tatapan Seth Becky pun berkata
"sumpah ini kebetulan "kata Becky sambil menatap Seth
"sekalipun kau bisa berjalan!! " jawab Seth ketika melihat Becky duduk di atas kursi roda.
Becky yang menyadari tatapan itu lansung berdiri dari kursi roda tersebut
"teman ku alergi kacang kenari dan keracunan "kata Becky menjelaskan
"hai "sapa Charlotte kepada Seth
Seth hanya tersenyum dan kembali memandang Becky
"Apa yang sedang kau lakukan?? "tanya Becky
"aku datang untuk di perban " jawab Seth
"apakah aku mencakar nya separah itu ?? "tanya Becky kembali sambil melirik ke arah tangan Seth
"ya aku hampir mati "jawab Seth dengan santai nya
"aku mintak maaf "kata Becky dengan rasa bersalah
"aku hanya bercanda "jawab Seth tersenyum Becky yang melihat Seth tersenyum pun tersenyum juga
"apakah kamu tinggal disini ?? "tanyak Becky
Seth hanya diam tidak berkata tetapi dia senang bisa bertemu dengan Becky kembali
jika masik banyak yang salah maaf ya soalnya baru ini nulis novel 😅
semoga kalian suka dengan ini 😊😊
__ADS_1
" TERIMAKASIH "