
setelah selesai menikmati suasana malam di lantai atas villa itu mereka memutuskan untuk masuk ke dalam villa karena cuaca di luar mulai dingin .
"kemal apa kita bisa masuk ke dalam sekarang, aku merasa dingin di sini" kata Becky sambil menggosok ke dua telapak tangan nya.
"baiklah.. ayo kita masuk kedalam" balas nya mengenggam tangan Becky .
setelah masuk kedalam villa mereka menuju ke salah satu kamar lalu berbaring di atas ranjang di villa tersebut mereka juga mengobrol dan menatap satu sama lain .
"apa aku boleh mengatakan sesuatu pada mu kemal" tanya Becky sambil menatap nya
"ya tentu,silahkan" balas Seth tersenyum
"matamu seperti lubang tanpa dasar aku takut jatuh, tapi mereka menarik ku, dengan mu itu selalu ekstrem Ini entah surga atau neraka. Siapa sebenar nya kau kemal??" kata Becky sambil membelai wajah Seth
"aku setitik debu, satu angin terlempar terbawa ke awan. Di campur dengan hujan lalu jatuh ke tanah yang tidak di ketahui, tahanan takdir. Aku setitik debu siap untuk segalanya "balas Seth juga membelai wajah Becky dengan perlahan
"apa kau pernah jatuh cinta kemal??" tanya nya lagi lalu tersenyum
"tidak cukup untuk membuat puisi sambil menatap mata seseorang." jawab nya masik membelai wajah Becky
"apakah kau membuat kan nya sekarang!!" tanya Becky dengan sedikit mata melotot dan tersenyum
"apa kau tidak menyukai nya ??" balas nya lalu tersenyum lebar
sesaat mereka terdiam lalu Becky memegang tangan Seth lalu mencium nya dengan mesra, lalu Seth melanjutkan pertanyaan nya lagi .
"jadi bagaimana dengan mu " kata Seth melanjutkan percakapan mereka
"apa ??" tanya nya heran
"apa kau pernah jatuh cinta ??" tanya Seth lagi
Becky tidak menjawab pertanyaan nya dia hanya menggelengkan kepalanya nya saja sambil tersenyum .
Seth yang melihat nya seperti itu hanya mengikuti tingkah Becky yaitu mengelekan kepala lalu menatap mata nya kembali .
Becky yang melihat Seth mengikuti gerakan nya dan menatap nya merasa malu .
" Berhenti, jangan melihat ku seperti itu aku tidak bisa menatap mata orang lain terlalu lama " kata Becky sambil menutup mata dengan kedua telapak tangan nya lalu melihat nya dari sela jari jari nya yang terbuka .
Seth yang melihat Becky seperti itu merasa lucu lalu menggelitiki leher Becky kemudian mencium pipi dan bibir nya dengan mesra.
"Berhenti, berhenti !! kata Becky sambil memeluk nya
tiba tiba Seth merasakan sakit di dada nya, bukan karena luka nya tapi itu adalah rasa sakit karena membunuh .
" Arrghhh "kata Seth menahan rasa sakit sambil membalikkan badan nya membelakangi Becky .
Becky yang melihat nya ke sakitan mencoba menyentuh luka nya itu .
dia tidak peduli dengan alasan mengapa bisa sesakit itu,dia hanya peduli tentang satu hal .
"Apakah itu sangat menyakitkan ??" tanya Becky khawatir sambil memeluk Seth dari belakang.
"apa kah kau ingin minum??" tanya nya lagi
Seth tidak menjawab dia hanya diam, lalu Becky memutuskan untuk ke dapur mengambil kan air minum untuk nya .
__ADS_1
tiba tiba dia teringat sesuatu yang mengerikan, dia melihat dirinya sedang di tusuk dengan pisau oleh seorang lelaki berbadan kekar, ya itu adalah anak dari salah satu musuh yang di bunuh nya .
setelah teringat ke jadian itu Seth memutuskan keluar dari villa itu tanpa mengatakan sesuatu .
Becky yang melihat nya keluar dari sana pun berlari untuk mengejar Seth, setelah jalan mereka sejajar dia pun merangkul dan menggenggam tangan Seth dengan kuat .
Seth yang melihat Becky seperti itu pun tersenyum lalu merangkul dan mencium kening nya .
"kau mau pergi kemana kemal ??" tanya Becky pada nya.
"aku tidak tau mau kemana, aku bosan berada disana !!"jawab Seth seketika melirik ke arah Becky .
"bagaimana kalau kita ke salon ku" usul Becky kemudian.
Seth tidak menjawab dia hanya tersenyum ramah pada Becky .
tanpa mereka sadari ternyata ada beberapa orang yang sedang mengikuti mereka, ya.. itu adalah Roman dan Dean .
Becky menjadi obat luka untuk Seth, dan itu adalah awal dari perubahan nya .
dia sedang jatuh cinta, bukan karena dia cantik tapi karena Becky bisa membuat nya nyaman .
Seth entah berubah atau menjadi diri nya sendiri lagi, karena sekarang Seth lebih murah tersenyum kepada semua orang .
***
hingga pada suatu hari Brock mengajak Seth untuk makan siang bersama dan di sana juga ada Daniel,Roman dan Dean .
Seth yang mendapat ajakan itu merasa senang karena sudah lama mereka tidak makan siang bersama .
dalam acara makan siang bersama itu Seth benar benar berubah karena disana dia merasa sangat bahagia sampai dia bisa tertawa lepas seperti tidak ada beban pada diri nya .
Roman dan Dean yang melihat Seth bisa tertawa lepas pun merasa sangat senang karena mereka tidak pernah melihat nya tertawa lepas Seperti ini setelah kejadian mengerikan itu .
"Dean lihat lah, akhirnya dia bisa tertawa lepas seperti itu sudah lama aku tidak melihat nya tertawa seperti ini "kata Roman menunjukkan ke arah Seth .
"ya kau benar, mungkin ini karena wanita yang duduk di samping nya itu"balas Dean pada nya.
"apa kau merasa sangat senang kemal ??" tanya Roman padanya .
"ya aku merasa sangat senang"balas nya menetap ke arah Becky .
"apa karna makan siang ini atau karena Becky ??"tanya Roman lagi .
"mungkin ke dua nya" balas Seth menatap Becky
Becky yang mendapat tatapan dari Seth tertunduk malu dan ia langsung menggenggam tangan Seth dengan erat .
dan pada akhir nya Seth sadar jika untuk mencintai Becky adalah menjauh dari semua yang dia alami, ini adalah kesempatan besar untuk mengenal diri nya sendiri lagi dan dia benar benar mencintai Becky .
setelah selesai makan siang itu Brock dan Daniel memutuskan kembali ke kantor nya karena masik ada kerjaan, sedangkan Charlotte harus ke cafe karena harus bekerja .
"baiklah makan siang kita selesai sampai disini dulu, mungkin kapan kapan kita bisa melanjuti nya lagi " kata Brock menatap ke arah mereka semua dan di ikuti anggukan dari mereka .
"baiklah, aku juga harus kembali ke kantor karena masih ada tugas yang harus ku selesai kan "kata Daniel membalas perkataan dari nya .
__ADS_1
"baiklah aku dan Daniel harus pergi sekarang, sampai jumpa" kata Brock lalu berdiri dan berjalan menuju pintu keluar lalu di ikuti oleh Daniel.
"seperti nya aku juga harus pergi ke cafe, apa kau mau ikut dengan ku Becky ??" tanya Charlotte menatap Becky .
"ah kurasa tidak, aku akan pergi bersama kemal jalan jalan "balas Becky merangkul tangan Seth .
"baiklah, aku akan pergi sekarang kalau begitu. Bye " ucap Charlotte lalu berjalan sambil melambaikan tangan nya pada mereka semua .
tinggal lah mereka berempat yaitu Seth,Becky,Roman dan Dean .
Seth memutuskan untuk mengajak Becky ke pusat kota berjalan jalan .
"baiklah ayo kita pergi" ajak Seth pada Becky .
"kita mau pergi ke mana lagi kemal" balas Becky pada nya .
"bagaimana ke pusat kota, apa kau mau ??" tanya kemal tersenyum lalu berdiri menatap Becky .
"baiklah, ayo "balas Becky ikut berdiri dan di susul oleh Roman dan Dean .
setelah mereka keluar dari restauran itu mereka menaiki mobil Seth yang sudah terparkir di halaman restauran tersebut dengan Dean sebagai supir nya .
setelah sampai di pusat kota mereka pun melanjutkan perjalanan nya dengan berjalan kaki.
Seth merangkul pundak Becky melewati jembatan sedangkan Roman dan Dean berjalan di belakang mereka .
disana sangat ramai ada yang sedang menikmati udara sore ada yang sedang bersenda gurau dengan kekasih nya dan masih banyak lagi .
Seth dan Becky pergi ke salah satu toko pakaian untuk membeli sepasang baju untuk Seth karena Becky tidak ingin melihat Seth jalan jalan sore memakai setelan jas .
"baiklah bagaiman kalau kau mencoba ini kemal ??" tanya Becky sambil memberi kaos berwarna kuning polos .
"apa kau sedang bercanda Becky " balas Seth menatap Becky .
"tidak, aku tidak bercanda emang nya kenapa? apa kau merasa keberatan" tanya nya lagi dengan sedikit nada menekan
"bukan seperti itu, aku merasa tidak cocok memakai kaos seperti ini "balas Seth sambil melirik Becky lagi
"cobalah dulu, kau pasti keliatan tampan lagian apa kau tidak bosan kemana mana memakai setelan jas" katanya sedikit memaksa .
lalu Seth menatap ke arah Roman dan Dean seperti meminta pendapat pada mereka .
Roman dan Dean yang mendapat tatapan itu hanya bisa tersenyum menganggukkan kepala .
tanpa menunggu lama Seth pun pergi ke ruang ganti lalu mengganti pakai nya itu, setelah keluar Becky tersenyum pada nya dan berkata .
"lihat lah kau terlihat tampan memakai kaos seperti ini, dan cobalah beli beberapa kaos untuk kau pakai dirumah "kata Becky memuji sambil memberi usul
Seth yang mendengar Becky memuji dirinya tersenyum bahagia lalu memeluk nya dan mencium bibir nya seketika .
setelah selesai dari toko baju itu mereka melanjutkan perjalanan nya ke arah pusat kota yang ramai dengan bermacam macam wahana bermain .
dan tiba tiba Becky melihat ada beberapa becak dayung di pinggir jalan dan Becky mengajak Seth untuk menaiki nya .
tanpa menunggu Seth pun setuju dengan ajakan Becky untuk naik becak dayung itu di sana Seth merasa sangat senang dang nyaman, tidak tau kenapa dia tidak ingin jauh dari Becky .
Jika kata dan penempatan tanda baca nya masik salah mohon di beri tahu ya wee 😊
__ADS_1
Silahkan like dan comment TERIMAKASIH 🙏