Air Dan Api

Air Dan Api
``Air dan Api chapter 17``


__ADS_3

saat ini kami bersemangat dengan niat kami untuk menyembuhkan nenek charai,malam ini kami akan mulai berjuang untuk menyelinap ke kerajaan ini adalah langkah kecil kami untuk nenek charai sembuh,Saat hari sudah gelap gulita,disini juga aku tidak mengerti mengukur waktunya seperti apa,saat kami sudah beres makan dan sedang beristirahat dirumah pak tio,dari luar terdengar suara,suara penduduk yang ramai,kami spontan langsung memakai topeng kami.


‘’mana mereka? tio mana mereka?’’ terdengar mereka menanyakan kami dari luar begitu sangat banyak orang yang penasaran


‘’tenang aku akan menunjukannya kepada kalian’’


‘’kalian datanglah’’


Saat pak tio sudah memanggil kami,kami langsung berdiri dan keluar rumah,saat kami berjalan menuju keluar sugihara mengingatkan kami untuk mengubah nada suara,serta nama kami,kamipun keluar dan berjajar untuk memperkenalkan organisasi kami.


‘’itu dia,woi itu mereka’’


‘’iya,diam..kalian perkenalkanlah diri kalian’’


mereka sangat banyak aku bisa melihatnya lewat topeng ini,aku sangat kagum dengan desa ini yang tentram dan menjaga keadilan,kenyamanan,keamanan.desa ini sangat jauh berbeda dengan desaku yang maju cuma keadilan belum ditemukan semenjak hilangnya pemimpin kami pemilik sihir Air dan Api.


gora mulai memperkenalkan dirinya


‘’namaku oguri,aku pengendali api’’ ucap gora


Sampai seterusnya kami memperkenalkan diri kami dengan samarannya dan memperkenalkan organisasi kami yang bernama ORGANISASI SERIGALA,kami semua memakai topeng yang berbentuk serigala itu masuk akal, Sugihara yang menamai organisasi itu.kami juga menitip agar anak kecil yang di kerajaan dijaga dengan baik baik, dia shinji dan kami berpesan agar tidak memberitahunya soal kematian mereka,karena dia akan bersedih,masyarakat disini tentu tidak percaya begitu saja,saat itu gora mengeluarkan api dari tangannya dan sugihara menusuk tangannya sendiri menggunakan samurainya,kini pedang samurai sugihara berdarah seperti sudah menusuk sesuatu.


"Pedangku bukti nyata telah menusuk mereka" ucap Sugihara


"Kalian lihat sihir ini,api ini adalah pengajaran dari organisasi kami yang dulu yang sempat datang kesini dan mengusir para iblis" ucap gora


masyarakat mulai percaya dengan ini dan kamipun di akui di desa ini,pak tio menjelaskan organisasi ini akan sedikit lama tinggal disini sampai lisa pulang dengan alasan kami akan melindungi desanya sama seperti hal organisasi bertopeng dahulu melindungi mereka,mereka tambah percaya lagi,kamipun disambut meriah oleh mereka semua.setelah pengenalan kami,mereka semua pulang dengan gembira,kami langsung masuk ke rumah pak tio lagi.


‘’huaahhhh cape juga ya’’


‘’ohh iya sugi kou mendapatkan darahnya darimana?’’ Tanya gora


‘’aku menusuk lenganku sendiri’’


‘’apa? Kak sugi menusuknya?’’


‘’ya shinju,tenang ini tidak apa apa hanya luka kecil saja‘’


‘’kou,sangat luarbiasa kakak’’ shinju memeluk sugihara


malam sudah sangat dingin,setelah itu semua terjadi, semua menjadi merasa baik baik saja,aku merasa aman,kami tertidur setelah diluar benar benar sunyi,kami melepas topeng yang kami pakai dan tertidur di rumah pak tio,aku sangat senang saat mendengar kabar shinji baik baik saja disana,bahkan dia sedang menanti kami datang kesana,pak tio sempat bertemu dengannya,dia diberitahu bahwa kami dirumah pak tio,aku yakin shinji akan tenang,kamipun tertidur diruang tamu rumah pak tio.


………………………………………………………………………………


Aku terbangun dari tidur yang sangat enak di negeri lisa,disini udaranya masih segar,persawahan dimana mana,suara burung masih terdengar jelas,mereka semua juga terbangun,aku melihat pak tio sedang di dapur memasak air,terdengar dari luar rumah suara perempuan yang sangat merdu.


‘’aku pulang..’’


‘’pak siapa itu?’’ tanyaku


‘’istriku.’’


Saat wanita itu masuk,dia membawa makanan dan dia tidak terkejut melihatku,dia tidak


tahu wajahku bahwa aku adalah tamu yang tidak di undang di desanya,pak tio juga tidak menyuruh kami memakai topeng saat istrinya masuk,mungkin karena sebelumnya dia tidak pernah melihat kami dia hanya tau ceritanya mungkin dari orang orang saja.


‘’ini siapa sayang?’’


‘’organisasi yang aku bilang kepadamu..’’

__ADS_1


‘’ohhhh…ternyata wajahnya lucu lucu ya’’


‘’hahahahahaha iya’’


Kami memperkenalkan nama kami masing masing,tentunya dengan nama samaran kami,dan istrinya pak tio juga melakukan hal yang sama,dia bernama Rin sawamura,Dia adaalah istrinya pak tio,dia sangat memberi kesan baik kepada kami setelah bertemu


pagi itu benar benar sangat sempurna bagiku,dia memberi kami makan yang sangat enak,kami makan disana,tentunya sebelum rin sawamura bekerja si cerdik tio mengingatnya jangan memberitahu wajah asli dan ciri ciri dari kami pak Tio menyebutkan organisasi ini akan pergi jika wajah aslinya diketahui.itu pemikiran yang sangat luarbiasa,saat makanannya sudah habis,kami meminum air hangat yang dimasak oleh pak tio,cuaca sangat cerah hari ini,kami di ajak kesawah oleh pak tio,setelah meminum air hambar hangat,karena jadwal pekerjaan,rin sawamura pergi lagi,kami berlima langsung pergi kesawah dengan memakai topeng serigala tentunya,diperjalanan aku melihat berbagai macam burung yang terbang diatas padi yang mekar,aku juga melihat anak anak yang sedang mandi di sungai,disini suasananya sangat berbeda dengan desaku,disini sangat tenang.sesampainya disawah pak tio,kami duduk di gubuk yang terlihat bersih dan terurus.


‘’woaaahhh indah sekali’’ ucap gora


‘’ya... disini tempat kami menanam padi’’


‘’woaahhhhhh sejuk sekali pak’’


‘’ya tentu saja,ini sangat asri bukan? Apa diluar sana sama begini?’’


‘’tidak,disana manusia saling menyakiti satu sama lain,kami hanya bagian kecil di luarsana’’


kata sugihara menjawab pertanyaan pak tio


‘’begitu ya? Jadi kalian hidup dimasa manusia sudah saling menyakiti?’’


‘’ya,mereka sangat rakus dengan kekuatan yang diberikan tuhan,mereka sangat rakus dalam menggunakan sihir itu,mereka tidak mengakui orang orang yang lemah’’ Jawabnya lagi sugihara


‘’ohhhh….diluar sana sangat menyeramkan ya?’’


‘’tidak juga,jika kita menghargainya’’


Kami tentunya membantu pak tio mengurus sawahnya,dengan pedang samurai sugihara,burung hama padi di tebas satu persatu,kami tidak membunuh semua burung hama itu,sebagian kami lepaskan,kata pak tio tidak apa apa,jika dibunuh,mereka kan hama.aku membantu membawakan jerami yang sangat banyak untuk membuat tumpukan orang orangan sawah,semacam penakut untuk burung,shinji yang membuat orang orangannya bersama pak tio,ya seperti yang kalian bayangkan,gora seperti biasanya dia sedang tertidur pulas,karena jengkel,kami menjahili dia,kami memasukan sebatang bulu padi kepada hidungnya,alhasil dia bersin dan terbangun,kami semua tertawa,ini sungguh sangat bahagia,negeri ini ternyata benar benar menyenangkan,pantas saja mereka sangat menjaga keamanannya,lisa sangat luarbiasa,ini desa yang aku impikan,ini desa yang aku inginkan selama ini.


karena hari mulai sore kami meninggalkan sawah itu,kata pak tio,dia melakukanya berganti terus menerus menjaga padinya,sesampainya dirumah pak tio,kami melepaskan penat dengan cara duduk berbaris dan memijat satu sama lain,kami tertawa bersama sama,karena lelah memakan tubuh kami yang kecil,kami tertidur diruangan tamu.Aku tidak mengetahui setelah itu,kami semua terbangun keadaan sudah malam hari,dengan dihadapan kami sudah terlihat gora sangat ketakutan,ternyata dia sangat ceroboh.


"kou kenapa gora?" tanyaku


"Apa yang kou lakukan gora?" tanya Sugihara


dia menceritakan semuanya yang telah terjadi saat kami tertidur sore tadi,dia mengatakan,ya seperti yang kalian tahu bahwa dia sangat mesum,gora mengikuti perempuan yang sore tadi kerumah sakit,dia perawat yang sangat cantik katanya,dia terus mengikutinya sampai dia benar benar bertemu dengannya,dan berkenalan,awalnya rencananya baik baik saja,dia mengajak gora makan,dll karena perawat itu mengetahui bahwa gora adalah salahsatu organisasi itu,ini yang sangat patal,dia mengajak gora mandi bersama,setelah sampai di sebuah sungai yang tempatnya sepi,gora terbuka topengnya karena sangat mesum,wanita itu mengetahuinya,bahwa gora sebelumnya adalah gora yang di sekap dirumah tua,gora berlari kerumah pak tio,itu katanya,mejelaskan sangat ketakutan.


‘’apa yang kou telah lakukan hah?’’ sugihara marah kepada gora


‘’apa,apa kou menyalahkanku hah?’’ gora marah balik


‘’kou ini,sudah tahu ini jalan satu satunya,ku bunuh kou hah?’’


‘’aku bunuh balik kou sialan’’


Terlihat sugihara sangat marah,keadaan benar benar mencengkam sugihara sudah mengeluarkan samurainya dan gora dari tangannya sudah keluar api matanya gora sangat menyala merah,mereka seperti akan bertarung di rumah pak tio,saling berdebat dan menyalahkan satu sama lain.


‘’ini gara gara ide pak Tio yang gila ini,kita jadi begini?’’ ucap gora


‘’apa? Kou tidak kasihan ke nenek charai hah?kou sialan,sebelum kou ke jemabatan aku yang mengenal dahulu nenek itu,bajingan kou gora sialan,kenapa hal ini bisa terjadi’’


Keadaan semakin panas,saat gora mengeluarkan api dari sekujur badannya,sugiharapun sudah bersiap dengan pedang samurainya,mereka mendekat satu sama lain,mereka melancarkan serangan,gora seperti bola api yang ada ditangannya akan digunakannya untuk sugihara,sugihara dengan kuda kuda yang sangat keren dia sudah siap memotong badan gora..keduanya sama sama melancarkan serangan.


‘’aaaaaaaaaaaaaaaaaaa rasakan ini Sugihara………………….’’gora berteriak dan melemparkan bola apinya


‘’aku tidak akan kalah darimu’’ teriakan Sugihara


Untungnya semua bisa direda saat pak tio memisahkan mereka,pak tio menarik sugihara dari sana,sedangkan bola api yang dilempar gora meleset,tenang karena itu bola api,jadi rumahnya tidak terbakar,rumahnya hanya bolong sedikit saja,aku dan shinji hanya bisa melihatnya dan berlindung dibalik pintu dapur,aku mencoba menenagkan gora yang sangat marah.

__ADS_1


‘’goraaaaaaa hentikannnn’’ kataku


‘’kakak sudahhhh kumohon’’shinju berteriak dan menangis


Saat mendengar kami,dia menoleh kearah kami,matanya yang saat itu berwarna merah,berkaca kaca dan setelahnya matanya menjadi hitam kembali,api yang ada ditubuhnya padam,semua baik baik saja dan keadaan menjadi tenang kembali,saat gora meminta maaf atas semuanya kepada kami,terutama kepada sugihara,sugihara juga meminta maaf soal dia terlalu berlebihan memarihinya,dia berdamai kembali,saat suasana sudah mereda,tiba tiba terdengar dari luar,suara penduduk sudah siap menangkap kami,kami tidak bisa kabur,semua penduduk sudah ada diluar menunggu kami.


‘’oiii kalian keluar sialan’’


‘’kalau tidak akan kami akan bakar paksa rumah ini’’


Kami keluar berlima bersama pak Tio


disana penduduk sudah seperti marah kepada kami,terutama kepada pak tio yang membohongi mereka,kami semua di ikat kembali oleh mereka,pak tio juga,kami dibawa dan di angkat oleh mereka,mereka membawa kami keruang hukum mati di kerajaan.


"Ayo kita serahkan penghianat hianat ini"


"Ya,mereka harus dihukum mati"


mendengar semua itu aku sangat ketakutan,aku mencoba berontak tetapi mereka semakin mencengkram.


"Diam kou...kalau tidak kami akan mebius kalian"


"Lepaskan kami" ucap shinju


"tidak akan...."


"Oi lepaskan aku...oi...kalian benar benar tidak mengerti oi..manusia manusia keparat lepaskan aku sialan" ucap Gora


(Gora tidak mengeluarkan sihirnya sebab tenaganya sudah habis saat akan melawan Sugihara tadi)


karena berontak mereka berlima di bius.


sesampainya disana aku tidak bisa berkata apa apa lagi,aku terbangun dan aku melihat rin sawamura sudah digantung dan dibawahnya ada kobaran api dan besi yang tajam,kami semua kini berada di posisi rin sawamura,shinji dan shinju tidak ikut digantung karena dia masih anak anak.terlihat seperti penduduk kerajaan membawa sebilah pedang yang sangat tajam,jika tali dibelakang kami diputuskan sudah kami tidak akan selamat lagi,samurai sugihara juga dirampas,tidak ada perlawanan apapun dari kami,selain pasrah.


‘’khhhkkkk.. apakah kita akan mati?’’ ucap gora


‘’tidak,tidak mungkin itu terjadi’’ ucap Sugihara


‘’kou disaat seperti ini baru tenang?,kita sudah selesai gora’’ ucap gora


‘’suamiku,kenapa kou berbohong padaku…’’rin menangis


‘’maafkan aku…maafkan aku sayang’’


‘’oiiii kalian….terutama kou tio..apa yang kalian lakukan?’’


‘’yang mulia,saya bisa memperjelasnya,mereka sedang membutuhkan ratu lisa,karena salah satu warga mereka sedang sekarat dan membutuhkan pertolongan’’


‘’iya,kami membutuhkannya’’ ucap Sugihara


‘’jangan dipercaya yang mulia dia sudah membohongi kami,mati kan saja mereka’’


"Iya"


ucap semua warga yang menyaksikan


"kemudian yang mulia mereka membawa dua samurai’’ satu penuduk menyerahkan samurai sugihara


"Samuraiku?"

__ADS_1


‘’tidak salah lagi…kaliannnnnn memang kurang ajar’’ yang mulia sangat marah kepada goru dan yang lainnya.


‘’sudah potong talinya….’’ucap yang mulia


__ADS_2