Air Dan Api

Air Dan Api
Chapter 27,perasaan yang tidak bisa dijelaskan


__ADS_3

Saat aku terbangun aku melihat ada shelly sudah ada di atas jembatan dengan memakai baju sekolah,rambutnya yang terikat membuatnya sangat cantik dilihat dari kejauhanpun.


‘’shelly? Sedang apa dia?’’ ucap goru ditempat tidurnya


Aku langsung mencuci mukaku di sungai dan berlari menghampirinya saat hampir mendekatinya aku memanggilnya.


‘’shelyyy……’’ (teriakku) lalu dia menoleh kepadaku dan kembali melihat ke arah matahari yang sudah terbit itu,aku semakin kencang berlari dan menemui dirinya,kali ini ketua kelas benar benar mau berteman denganku,langkah kaki ku semakin pelan dan aku sampai di depan wanita cantik yang sangat populer.


‘’huh hah huh hah huh hah sedang apa kau disini?’’ goru mengatakannya dengan posisi memegang lututnya dan membungkuk karena kecapean.


‘’goru,tenanglah kou tidak apa apa?’’


‘’tidak…..tidak…’’ goru langsung berdiri dan memberikan Shelly senyuman


‘’ini minumlah goru’’ shelly memberiku air didalam botol.


‘’terimakasih’’ aku langsung meminumnya


"Ugh,ugh,ugh,ugh,ahhhhhhhh.. enak sekali….’’ Ucapku lagi setelah meminumnya


‘’hehehehehe sudah baikan kan?’’ucap shelly sembari dia menoleh ke arah matahari itu lagi


‘’sudah….’’


‘’shelly,kou sedang apa?’’ lalu aku menanyakannya karena tidak biasanya dia kemari sangat pagi sekali


‘’melihat matahari itu,aku harus menang hari ini’’ dia memasang muka dengan penuh semangat


‘’begitu ya…kalau begitu kou pasti menang ketua kelas’’


‘’hehehehe ini sudah menjadi impianku sejak kecil goru,aku akan membuktikannya kepada ayah dan ibuku bahwa aku akan menjadi penerusnya dan menjadi pahlawan yang mengalahkan mafia,kita akan segera bebas dari penindasan goru’’


‘’ya’’ akupun terharu mendengarnya aku juga langsung melihat matahari terbit itu bersamanya


‘’kamu tahukan desa kita selalu diserang setiap satu tahun sekali’’


‘’itu…mereka menghancurkan asramaku’’


‘’maaf jadi mengingatkanmu soal itu’’


‘’tidak apa apa,bicara soal itu,aku juga akan membalaskannya suatu saat’’


‘’kou terlihat gagah sekarang goru,berjuanglah…..’’ dia menoleh kearahku dan menyemangatiku dengan muka polos dan cantiknya


‘’ya,itu sudah pasti,matahari itu sangat indah bukan?’’ tanyaku sembari mendekatinya


‘’ya’’ (jawabnya dengan suara lembutnya)


Aku menemani ketua kelas melihatnya kami menonton matahari itu bersama,kemudian ketua kelas menutup matanya aku terkejut melihatnya dia seperti sedang mengharapkan sesuatu dia terlihat sangat cantik saat sedang menutup matanya,aku benar benar telah jatuh cinta kepadanya.


Saat dia membuka kembali matanya,dia melihatku langsung yang sedang menatapnya


‘’ehhhh,maaf..itu tidak sengaja’’ aku malu keperegok menatap wajahnya yang indah itu


‘’hihihihi kou lucu sekali goru..’’


‘’ehhh?aku benar benar minta maaf’’


‘’tidak apa apa,itu sudah biasa’’

__ADS_1


‘’syukurlah’’


‘’ehh iya,hari ini kou akan menontonku?’’


‘’jika tidak ada misi yang harus ku kerjakan,aku akan melihatmu’’


‘’hihihi..kau tahu goru,semua teman perempuanku selalu menanyakanmu’’


‘’ehhhh…apa?’’


‘’mereka selalu khawatir terhadapmu,aku bercerita kepada mereka,bahwa dia sekarang sudah tidak menjadi pecundang lagi dan tumbuh menjadi remaja yang luarbiasa’’


‘’benarkah? bukan kah itu terlalu berlebihan?’’


‘’ngapain aku bohong,mereka semua selalu ingin melihatmu,tapi mereka malu’’


‘’begitu ya’’


‘’ah..mereka selalu mengingat perlakuan yang mereka berikan padamu,menertawakanmu bahkan mengucilkanmu’’


‘’jika aku ada kesempatan…aku ingin juga bertemu dengan mereka,aku kadang merindukan mereka’’


‘’goruuu….kou?’’


‘’ya…itu benar benar terjadi..aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan,semua yang mereka berikan tidak apa apa bagiku,aku mengingat mereka saat itu masih kelas satu mereka sempat mau berteman denganku,tapi…aku tidak mengerti sampai sekarang,kenapa mereka tiba tiba selalu membuliku’’


‘’goruu…akan ada waktu yang tepat untuk menjawabnya’’


‘’begitu ya….aku jadi ingat dengan itu….setiap hari dulu aku selalu di ledek,di lempar air kencing…itu menyedihkan’’


‘’aku minta maaf goru..’’ (ucap ketua kelas sambil berkaca kaca matanya)


‘’heeeheeeheehhh begitu ya’’ (shelly menangis)


‘’kenapa kou menangis beneran…shelly hapus airmatamu’’ aku langsung mendekatinya sangat dekat dan mengelap air matanya menggunakan tangan kosongku


‘’ehhhh?’’


perasaan ini tidak bisa aku jelaskan lagi,aku dibuat bingung dengan keadaan aku bahagia didekatnya.


‘’goru…aku kagum kepadamu…lainkali kita buat pertemuan yang lama sekali’’


‘aku harap itu bisa terjadi…’’


‘’kalau begitu terimakasih..tidak apa apa kou tidak kesana melihatku hari ini..tapi aku selalu berharap kou datang’’


‘’ya…aku akan berusaha’’


‘’sampai berjumpa lagi….goru’’ dia tersenyum kepadaku


‘’kou pasti bisa,berjuanglah’’


Ketua kelas berjalan menuju sekolah dan meninggalkan diriku disini..aku melihat matahari itu sendirian.


‘’aku harus berjuang….aku pasti bisa…membalaskan kematian mereka’’


‘’goru turunlah’’ gora meneriakiku dari bawah sambil melambaikan tangan kanannya disana juga ada nayla


‘’gora? Ya..aku segera kesana” ucapku pelan sambil berjalan menuju mereka

__ADS_1


Aku berjalan dengan kedua tangan dimasukan ke saku celanaku,aku merasakan hawa yang sejuk dan matahari yang hangat sesampainya disana gora langsung menjelaskan sesuatu


‘’ iblis itu tidak muncul muncul…mungkin dia mengetahui keberadaan kita’’ ucap gora


‘’ehhh kenapa kou mempunyai pikiran yang aneh? bukankah iblis itu tidak mengetahui kita sedang mengawasinya?’’ tanya nayla


‘’soalnya sudah dua hari berlalu dia belum muncul muncul..kalaupun dia sudah pergi dipetanya akan hilang warna merah itu, pertanda misi sudah selesai itu aku tanyakan ke ayahnya shinju semalam’’


‘’begitu ya….kalau begitu kita tunggu saja’’ ucapku


‘’mau sampai kapan? Ahhh…. ini melelahkan…’’ gora merengek lagi


‘’sabarlah bodoh…ini misi..kau jangan banyak mengeluh’’


ucap nayla bernada tinggi dan memukul kepalanya


"Bugh"


"Sakit bodoh" gora berteriak


‘’lagi pula..gora kau tidak akan melewatkan pertandingan ketua kelasku kan?’’ tanyaku kepadanya aku yakin dia akan semangat jika membicarakan ketua kelas


‘’tidak..tentu tidak…aku jadi bersemangat ,goru kapan dia bertanding?’’


"Dia kesini barusan,dia mengatakan dia akan bertanding hari ini"


"Woaahhhhhhh ini sangat kebetulan sekali,ketua kelas tunggulah aku,aku akan melindungimu dari balik topeng ini dan memperhatikan lekukan tubuhmu sedang bertarung" gora langsung kegirangan tidak karuan


‘’kou sangat seperti biasa…kepada wanita kou selalu begitu….MESUM’’ ucap nayla bernada tinggi dan memukulnya lagi


"Bugh"


"Kau ini kejam sekali Nayla" gora berteriak


Karena hari ini sudah siang juga,kami memilih segera berangkat menuju sekolah sihir dengan memakai topeng dan sarapan dulu tentunya saat sudah sampai,disana banyak sekali orang entah kenapa aku tidak mengetahuinya,kami mengantri sangat panjang setelah bagian kami masuk kami bertiga langsung berlari menuju belakang sekolah melewati lorong kelas tentunya,karena kami sangat buru buru gora yang paling depan berlari Sampai menabrakseseorang.


‘’brakkkkkk’’


‘’kenapa kou berdiri disini bodoh?’’ gora memarahi orang yang berada di depannya


‘’apa?” ucap seseorang yang ditabrak gora tidak dapat goru lihat karena jarak antara goru dan Gora sangat jauh


‘’goraa kenapaa?’’ teriak nayla dari kejauhan


saat aku berlari menyusul gora yang sangat bersemangat ternyata dia terjatuh dan Dia menabrak leo dari kelas C yang misterius dan pendiam.


‘’tidak….kouu….’’ ucapku dalam hati


‘’kalian siapa? aku belum pernah melihat kalian.’’ tanya leo


‘’tidak..kami hanya penonton…permisi tuan…ayo kita harus buru buru ‘’ ujarku sembari berlari menarik tangan gora


‘’aneh sekali….’’ Ucap leo dengan suara cool nya masih bisa kudengar


Goru,gora dan nayla langsung berlari dan leo berbalik dari mereka dia kedepan sekolah berjalan dengan gaya cool nya.


‘’woahhhhhhh ini ramai sekali….’’ Ucap goru


‘’apa ini pertandingan final?’’ kata gora

__ADS_1


Telingaku sangat tidak bisa mendengar apa apa,ini sangat ricuh sekali,kami langsung duduk ditempat yang sudah di sediakan,kami bertiga duduk saling berdampingan tentunya.


__ADS_2