
Saat aku terbangun,semua masih tertidur,sugihara dia sudah tiada,hari sudah cerah,sangat cerah,aku terbangun dari tidur yang sangat nyenyak,terlihat gora dia membuka matanya dan terbangun,disusul dengan anak anak lainnya.
‘’uaaaahahhhhhhh.. kemana sugihara ?’’ ucap gora sembari menguap
‘’tidak tahu’’ jawabku
‘’anak itu...sudah kebiasaan suka begitu’’
‘’semuanya ayo kita mandi bersama!’’ ajak gora
‘’ayo’’ jawab semua anak anak bersamaan
Karena sudah siang,kami mandi disungai lagi,sesampainya disana kita semua langsung membuka baju dan menyebur,ini sangat menyenangkan sekali.setelah selesai mandi kami pulang,lalu kami bermain.aku bertanya kepada gora setelah bermain dan pergi ke atas jembatan
‘’gora apakah disini hanya ada anak anak laki laki saja?’’
‘’tidak..anak perempuan ada di bukit hara,semua dititipkan disana’’
‘’hah?’’
‘’nanti aku ajak kou sana,disana juga rumah kami,hanya saja kami sembunyikan dari penduduk desa,kami takut mereka serakah’’
‘’kalau begitu,kapan kita akan kesana?’’
‘’nanti saat waktunya sudah tiba’’
‘’ohhh iya,wanita yang dulu aku tolong sekarang ada dimana ya?’’ tanya gora
‘’dia? Tidak tahu,aku sudah lama tinggal disini,hanya saja jika masih tempat tinggalnya yang dulu aku tahu,dia ada di seberang asramaku,tapi sangat jauh’’
‘’ohh,kelihatannya dia tidak galak seperti lisa’'
‘’tentu saja tidak,hanya saja akan mengamuk jika kamu mesum’’
‘’tidak akan,aku sudah berjanji ke lisa kan?’’
‘’hahahahha apakah kou sanggup?’
‘’tentu saja,aku menyayangi lisa tahu’'
‘’apa?’’
‘’hahahah jangan tekejut seperti itu,aku mengincarnya sudah lama sekali,dia yang cantik,rambutnya yang terurai panjang,itu sempurna sekali bukan?’’
‘’hehhh?’’
‘’tolong aku,aku ingin sekali tidur bersamanya’'
‘’kau aneh sekali,kita belum dewasa gora untuk melakukan itu’’
‘’tenang saja,hahahaha kalau begitu mari kita bermain saja’’
‘’kemana?’’
‘’ke pusat kota’’
‘’hah? Ada apa disana?’'
‘’banyak,ada perempuan,ada makanan’’
‘’anak anak itu bagaimana?’’
‘’tenang,shinji dan shinju sudah dewasa bukan untuk melakukan itu?’’
‘’baiklah’'
gora dan goru berangkat ke pusat kota,untuk jalan jalan dan mencari makanan,selama musim dingin mereka belum pernah kesana lagi.
‘’shinji..... jaga merekaaaaaaa’’ teriakan gora
‘’kou mau kemana kakak?’’jawab shinju dari bawah jembatan
‘’pusat kota’’ teriak gora lagi
‘’hati-hati dan pulangggggg’’ teriak shinji lagi
‘’ayo goru!’’
‘’ya’’
Sesampainya disana ,semua sedang sibuk,pusat kota memang hebat, mereka berdua mengujungi bekas kerajaan disana tempat berdo’a juga,goru mendo’akan mereka sudah mati, kemudian mereka berdua jalan jalan mengililingi pusat kota,walau tidak ada yang memanggil mereka,warga desa malah melihat mereka dengan tatapan sinis seperti biasanya,goru selalu menundukan kepala gora dia bersenang senang dan tidak memperdulikan tatapan sinis itu ,mereka tidak ada yang menghargainya
"Kenapa kau bisa sesantai itu bodoh?"
"Ehhh?"
"Lihat mereka tatapannya sangat mengerikan"
"Jangan pedulikan mereka,kita tidak bisa memaksa semua orang menyukai kita"
"apa?"
"jika kita terlalu mengurus orang yang tidak menghargai kita,kita bisa saja gila karenanya,jangan pedulikan tatapannya dan buktikan bahwa kita akan menyelamatkan mereka dan mereka menghargai kita,manusia tidak akan mengakui manusia lainnya kalau mereka sama sekali belum berguna untuknya"
"aku terharu"
__ADS_1
"chhh lemah, tersenyumlah walaupun sakit,jangan tunjukan kepada mereka bahwa kita tertekan karena mereka itu akan membuatnya tambah bahagia"
"Ya,baiklah"
goru langsung berjalan tanpa melirik siapa siapa dia berjalan dengan biasa kali ini,saat mereka hendak pulang,tiba tiba ada yang memanggil mereka berdua,suaranya sangat lembut sekali,suara perempuan.
‘’kalian,kalian tunggu aku’’
Saat kami pulang tiba tiba ada yang memanggil aku langsung melihat ke arahnya,tenyata itu adalah ketua kelas (shelly).
‘’kou’’
‘’lama tak jumpa goru"
‘’kou cantikkk sekali’’ gora lagi lagi
‘’gora,jaga ucapanmu’’
‘’bagaimana kabarmu goru,dan….’’
‘’namaku gora,aku yang menyalamatkanmu dari sibajingan itu’’
‘’hahahaha,terimakasih itu sangat mudah sekali aku ingat namamu gora,bagaimana kabar kalian?’’
‘’tertawamu manis sekali, lihat goru dia menyapaku loh ’’ gora mukanya memerah dan senang tidak karuan sambil menggoyang goyangkan badan goru
‘’apa yang kamu lakukan? oi hentikan’'
"lihatlah goru dia sangat cantik sekali"
"Apa kau baik baik saja?" tanya Shelly
"suaramu lembut sekali" gora berteriak kegirangan
‘’aku minta maaf shelly atas perlakuannya’'
‘’tidak apa-apa... ngomong-ngomong kalian mau kemana?’’
‘’pulang ke jembatan"
‘’tolong antarkan kami pulang’’ ucap gora
‘’ehhh sialan kou gora,apa yang kamu katakan bodoh,tidak apa apa itu akan merepotkanmu’’ goru langsung memukul kepala gora
"Sakit sekali bodoh" gora berteriak
‘’hahahahaha tenang saja,aku sedang ingin bermain kesana juga kok’’
‘’eh?’’
‘’hahahahahahaha bukan itu berlebihan’' ucap shelly
‘’hentikan senyuman itu,aku bisa mati loh’’
Shelyy ternyata akan bermain sore ini,dia bercerita semenjak malam itu,ghorisima diskors oleh sekolah,dia tidak masuk selama tujuh hari dan mencari keberadaan kami berdua tapi Shelly tidak memberitahunya,saat musim dingin,shelyy sempat melewati jembatan kami,tapi disana tidak ada kami,dia bercerita saat diperjalanan,gora yang terpikat olehnya itu sama dengan perasaanku,dia yang selalu melindungiku dulu,kini dekat sekali denganku,dia paling cantik di kelasku,aku bisa mengingatnya,saat pertama kali aku masuk sekolah,saat aku belum di buly,saat itu dia manis sekali,hatiku benar benar mencintainya,aku terpikat,dia sangat pintar,siapa yang tidak mau padanya.sesampainya di jembatan,kami langsung disambut oleh anak anak,termasuk sugihara.
‘’aku menunggu kalian’’ ucap Sugihara
‘’kakak ini? yang bulan lalu menginap disini bukan?’’ ucap shinji
‘’ya,bagaimana kabarmu shinji’’ ucap shelly yang lembut menyapanya
‘’aku baik baik saja kakak’’
‘’syukurlah’’
‘’apa kalian semua lapar?’’ tanya Shelly lagi
‘’kou baik dan manis’’ gora lagi lagi dia berprilaku aneh
‘’diamlah gora’’ gora ditutup mulutnya oleh Sugihara
‘’hehehehhe aku jadi malu loh, dalam tasku banyak makanan,tadi aku selepas bekerja,memintanya,ini dia untuk kalian’’ Shelly langsung membuka tas nya
‘’woah banyak sekali kakak’’
Shinji dan yang lainnya langsung memakannya,aku dan gora juga sama,kami makan bersama disisi jembatan yang sangat luas dan besar sekali,disini sayang sekali tidak ada yang lewat kesini,hanya ada orang orang penduduk yang habis bertani dan penduduk yang dekat sini saja yang lewat,tidak seramai kota.
‘’emmmmmmm enak sekali makananya’’
‘’woaah.... ini sangat lezat’’teriakan gora
‘’hahahahahaha syukurlah’’
‘’shelly kou mau pulang?’’ tanyaku
‘’ya,ini sudah sore bukan?,aku akan kesini besok pagi besok sampai jumpa semuanya’’ jawab Shelly sembari berdiri
‘’ya,apa boleh ku antar?’’
"Tidak perlu goru,aku bisa sendirian lagian ini masih sore" dia berkata sembari senyum tipis loh
‘’tunggu cantikk,boleh aku ikut?’’ gora berteriak saat dia sudah jauh
‘’diamlah gora’’ Sugihara langsung memukul pundaknya
__ADS_1
‘’tidak boleh,gora sampai bertemu lagi’’ Shelly berteriak dari kejauhan
‘’lembut sekali teriakannya’’
‘’hadehhh mesum sekali kau gora’’ ucap sugihara
‘’diamlah kou sialan’’
Ketua kelas yang anggun berjalan sendirian,aku tidak khawatir karena dia sangat kuat,saat itu juga aku dilindunginya,saat itu juga aku merasa harus membalasnya.
seperti biasa malam yang dingin sangat luarbiasa,mereka yang dari bukithara pulang malam ini,merkea semua menyambutnya dengan meriah,mereka sudah membersihkan semuanya sebelumnya,kini mereka meunggu lubang hitam itu muncul lagi.
‘’huuahhh ngantuk sekali’’ gora menguap
‘’kou seperti biasanya gora’’
‘’mereka lama sekali ya’’
Muncul dari hadapan kami yang agak sedikit jauh sebuahlubang hitam yang membawa mereka pulang,mereka membawa anak perempuannya yang sudah mereka tinggalkan selama ini,mereka akan tinggal bersama kami disini mungkin.
‘’ayah’’
‘’ibu’’ mereka anak anak langsung berlarian kepada orang tuanya
Hanya ada aku,sugihara dan gora yang tidak memiliki keluarga yang sebenarnya,airmata gora menetes.
‘’khhhhkkk mereka sangat sempurna ya’’ gora menangis
‘’diam kou berisik,bukankah mereka juga keluarga kita?’’ucap sugihara
‘’kayaknya sempurna jika kita memiliki ayah dan ibu bukan sugi’’ ucap gora lagi
‘’yasudah pasti,lagian ini sudah jalan kita,kita tidak boleh mengingkarinya’’
‘’apa kalian tidak memiliki keluarga?’’ tanyaku
‘’ya,kami hidup sendiri selalu sendiri tapi bersama mereka rasanya sempurna’’
‘’ya,sugi,kau adalah rivalku dulu’’
‘’diamlah,kou sudah kalah’’
‘’apa? belum sama sekali’’
‘’oi....kaliaann kesini’’ teriak ayah shinju sembari melambaikan tangannya yang bisa terlihat oleh cahaya bulan
‘’ya’’ ucap kami bertiga bersama
"dia sudah memanggil kita,ayo goru..gora.."
Kami bertiga menghampiri mereka dan meraka langsung memeluk kami.perasaan ini sangat haru sekali,aku baru merasakan hal ini. saat aku dipeluk mereka tiba tiba ada yang memanggil gora.
‘’gora...apa kabar’’
‘’kou,sama kali belum berubah nayla’’
‘’apanya yang tidak berubah?’’
‘’kou tetap seksi’’
‘’hentikan kalimatmu itu sialan’’ perempuan itu memukul kepala gora.
‘’bughhhhhhhhhhh’’
‘’ehhh sakit sekali Nayla’’ dia langsung berteriak spontan
‘’kou kurang ajar sekali mesum’’ perempuan itu marah
‘’hahahhahahahaaha’’ kami mentertawakan mereka semua,dia juga mengajak kenalan kepadaku setelahnya.
‘’kou orangnya?’’
‘’kenalkan aku nayla,aku partner sugihara dan gora awalnya’’ dia langsung mengajaku bersalaman
‘’namaku goru’’
‘’begitu ya,agak mirip dengan si sialan itu’’
‘’tidak,tidak mungkin’’
‘’hahhahaah tenang aku hanya bercanda’’
‘’ehhhh?’’
‘’senang bisa kembali kesini,banyak sekali yang berubah,ngomong ngomong aku juga senang bisa berkenalan denganmu goru’’
‘’ya,aku juga’’
‘’aku mengantuk sekali,ayo kita tidur’’ teriak gora dimalam itu
‘’yoshhhhh semuanya kembali ke tempat tidur masing masing’’ Hikaru juga teriak karena senangnya
‘’ayooooooo’’itu jawaban dari semuanya
Kami tidur dengan cepat,karena malam itu sudah sangat malam,akupun tertidur di tempatku,sungguh ini sangat luar biasa aku mempunyai keluarga disini meski tidak di akui dunia tapi aku sangat senang.
__ADS_1