
Di amerika kediaman Seth Rollins.
"Brock aku mau kau ke Turkey dan katakan pada Seth dia harus kembali ke sini"kata ibu Seth menatap Brock .
"Baik, aku akan ke sana sekarang tapi apa kau yakin Seth akan mau nerima pernikahan itu" tanya Brock menetap keluar rumah.
"kau tidak perlu mengatakan padanya soal pernikahan itu!!kau cukup ke sana dan menyuruh nya kembali"kata nya dengan sedikit nada marah.
"baiklah" jawab Brock berlalu pergi
sementara di tempat Becky dia sedang melakukan obrolan vidio bersama Charlotte ia ingin memberitahu sesuatu kepada sahabat nya itu.
"Hay Becky ada apa,tumben kau menelfon ku kenapa tidak datang ke mari saja??"tanya Charlotte dari seberang telfon.
"hay Charlotte aku ingin memberitahu mu sesuatu!! aku tidak bisa kesana sekarang"balas Becky tersenyum bahagia.
"kau ingin memberitahu ku apa ??"tanya nya penasaran .
"aku hamil anak kemal" jawab Becky tersenyum bahagia
"apa kau yakin?cobalah lakukan beberapa test lagi"tanya Charlotte tak percaya.
"aku sudah menghabiskan sepuluh dus,dan semuanya positif"jawab nya kembali .
"kau jatuh cinta dan sekarang kau hamil"balas nya sedikit tersenyum dengar air mata menetes sedikit .
"tunggu,astaga kenapa kau menangis??,sekarang dengar kan aku"tanya Becky tersenyum .
"haha oke oke aku terbawa suasana"balas nya kembali .
"kami bertemu setahun yang lalu, hari ini aku akan memberikannya hadiah,aku akan memberitahunya mengenai kehamilan ku juga"kata Becky tanpa ekspresi .
"nona kau memberinya hadiah terbaik yang pernah ada, kuharap dia akan menyukai nya Oh tarik ada di sana"balas nya lalu melihat ke arah pintu kamar .
"ahh baiklah mari kita bicara nanti Charlotte bye,"jawab Becky seketika melihat ke arah pintu lalu mematikan laptop nya.
"selamat datang Tarik,ayo silahkan masuk"sapa Becky
"Terimakasih Becky,aku sudah membeli semua yang kau inginkan"balas Roman masuk sambil membawa belanjaan yang di bawa nya.
"akh Terimakasih,aku baru saja berbicara dengan Charlotte aku sangat merindukan nya,Hemm.. apa kau mendengar nya??"tanya Becky sambil mengelap sisa air mata nya .
"ya, aku dengar Becky"balas Roman.
"Tarik apa yang akan terjadi,tolong beritahu aku apa kita akan pergi ke amerika,apa yang akan kita lakukan aku tidak bisa memberitahu ayah ku ??"tanya Becky sambil memeluk Roman dengan erat .
"Becky Tuan Brock telah datang,dia sedang bersama kakak ku di rumah Daniel sedang mengobrol, saudaraku mungkin akan pergi ke istanbul."balas Roman memegang tangan Becky .
"apakah masalah sudah diatasi??"tanya Becky .
"dengar Becky jangan tanya apa apa sekarang,dan jangan katakan apa pun pada nya sekarang sampai ia kembali,akan lebih baik berbicara ketika dia telah kembali kemari percayalah padaku"pinta Roman pada Becky .
"tapi..!!"bantah Becky seketika.
"Becky,percayalah"pinta nya lagi.
Becky tidak menjawab dia hanya tersenyum lalu memeluk Roman dangan bahagia .
sedangkan di tempat Daniel mereka bertiga sedang berbicara mengenai anak dari musuh yang telah di bunuh Seth .
"mereka tahu tempat mu disini,King Orbin telah mengikuti mu selama beberapa bulan sekarang mereka juga sadar, satu satu nya hal yang kita butuhkan adalah mengakhiri konflik ini untuk kedua sisi dan menunjukkan bendera putih."kata Brock menjelaskan .
"kita di ambang kehancuran Seth mereka juga. pak resit berkata jika kau mundur kita akan menemukan jalan damai"Tambah Daniel sedikit lalu melirik Brock.
"apakah jalan damai itu Brock,apakah mereka akan menarik kita ke tempat terbuka??"tanya Seth sedikit frustasi .
__ADS_1
"tidak,mereka tidak akan melakukan itu percaya lah,neitherside memiliki sarana untuk menjaga agar pertarungan ini terus berjalan"balas nya Brock menyakinkan .
"Daniel bagaimana pendapat mu??"tanya Seth menatap Daniel.
"kemarin aku berbicara dengan ibu mu dia berkata jika Seth mundur itu akan menyelesaikan kekacauan ini, pendapat ku adalah kau pergi untuk
sementara dan orang orang ku akan berada di samping mu,aku tahu resit tidak seperti saudara laki laki nya lagian pria itu gila dia mencoba memperbaiki keadaan sebelum pergi"jawab Daniel panjang menjelaskan .
tiba tiba handphone Brock bergetar menandakan ada sebuah pesan masuk.
ya benar ada sebuah pesan dari Roman dia memberitahu bahwa Becky telah hamil.
begitu juga dengan Seth handphone nya berdering Becky menelfon nya .
"apa kau baik baik saja kemal?"tanya Becky sedikit khawir .
"ya aku baik baik saja"balas Seth
"baiklah,oh ya coba tanyakan pada Brock apakah dia menginap??"tanya Becky lagi
"sebentar,Brock Becky bertanya apakah kau menginap malam ini??"tanya Seth menatap Brock.
Brock terkejut mendapati pesan ini dari Roman lalu dia memberitahu Daniel mengenai pesan itu.
"ahk tidak,tidak"jawab Brock
"tinggal lah"balas Seth lagi.
"tidak,aku akan pergi membersihkan tempat itu??jawab Brock lagi.
"baik,dia tidak menginap sayang,ahk iya aku punya kabar baik untuk mu dan kita aku akan memberitahu mu malam ini tunggu aku pulang"jawab Seth dari sebrang telfon
"kenapa tidak memberitahu sekarang saja?" balas Becky dengan penasaran
"aku tidak bisa membahasnya di telfon aku akan segera pulang, aku matikan dulu telfonnya sampai jumpa dirumah Becky" jawab seth begitu bahagia lalu mematikan telfon miliknya tanpa menunggu jawaban dari Becky .
"ahh .. tadi sampai penahanan terakhir ya?? "kata Seth memulai pembicaraan mereka
"hemm .. bisakah kita membiarkan gadis itu keluar dari sini Seth!!" tanya Brock dengan sedikit rasa takut .
"gadis itu??" tanya Seth kembali .
"hemm .. maksudku Becky tujuan kita pasti untuk pertarungan ini dan kita tidak tau apa yang akan terjadi nanti, dia tidak tau adat istiadat dan dia jugak tidak mengenal orang orang itu. Apa yang akan dia lakukan di sana??" balas Brock dengan panjang lebar .
"aku tau apa yang harus di lakukan Brock ??"jawab Seth dengan mata melotot .
Brock terdiam dan langsung menatap ke arah Daniel .
setelah pertemuan nya dengan Seth dan Daniel, Brock memutuskan pergi ke suatu tempat saat dia berada di jalan dia menelfon ibu angkat dari Seth yang berada di Istanbul .
"tidak ada yang tahu bagaimana mengacaukan segalanya lebih baik dari dia,dia bilang dia tahu apa yang harus di lakukan,dia harus tau karena dia yang mengacaukan semuanya. Bagaimana dia bisa berbicara seperti itu kepadaku ??" jelas Brock pada ibu angkat Seth .
"apa yang kau kata kan Brock??" tanya ibu angkat Seth tidak mengerti .
"ahh.. bibi aku ulangi " jawab Brock .
"apakah itu??"tanya nya penasaran .
"astaga,aku tidak tahu apakah itu berjalan dengan baik atau tidak,gadis ini akan menjadi pengganggu" balas Brock dengan rasa geram .
"Brock masalah itu akan di tangani" balas nya lagi .
"ahh kau tidak tau bibi sekarang dia sedang hamil anak dari anak angkat mu"jelas Brock masik geram .
Dia terdiam seketika setelah mendengar pernyataan dari Brock tersebut .
__ADS_1
"apakah kau bisa mendengar ku bibi??"tanya Brock dari sebrang telfon .
"Brock aku tidak akan mengulangi apa yang akan aku katakan" balas nya dekat nada sedikit keras .
"bibi, dia hamil apa yang bisa ku lakukan??" tanya nya sedikit takut .
"apakah aku perlu memberitahu mu apa yang di lakukan? lakukan apa pun yang perlu di lakukan" balas nya lalu mematikan telfon nya
**
Di kediaman Roman atau Seth
Seth sedang menunggu Becky di luar villa yang di tempati oleh Seth dan Roman .
sesampai nya Becky di tempat itu ia berjalan menghampiri Seth.
dengan senyuman indah di wajah nya dia berdiri tepat di hapadan Seth dia memegang wajah Seth dengan bahagia dan mengatakan sesuatu dengan air mata yang terjatuh di pipi nya .
"kita bertemu pada hari ini, tahun lalu aku melukai tangan ini!! kata nya sambil mencium telapak tangan Seth
"ini adalah permintaan maaf yang di tunjukan dari tangan ini kepada yang ini" katanya lagi sambil menunjuk tangan Seth yang pernah di lukai nya .
lalu dia mengeluarkan sebuah jam tangan dari dalam tas yang sedang di pakai nya .
Seth yang melihat jam tangan itu tersenyum .
" ehh.. tapi ini bukan jam tangan biasa!!" kata Becky sambil membuka jam tangan itu .
ternyata itu sebuah jam tangan dengan di lengkapin sebuah foto yang sudah di pasang oleh Becky .
ya itu adalah foto Becky dengan Seth yang pernah mereka ambil di sebuah festival di kota itu .
"ini sangat bagus Becky"puji Seth sambil tersenyum lalu memakai jam tangan tersebut di pergelangan tangan nya .
"kita akan pergi Becky"kata Seth menatap wajah Becky .
Becky yang mendengar kalimat itu merasa sangat bahagia dia melompat ke sana kemari lalu ia berlari ke arah Seth dan memeluk nya .
"sudah jangan berteriak, hentikan" kata Seth sambil memeluk erat Becky .
"apakah kau serius kemal??"tanya Becky sedikit tidak percaya
"semuanya berhasil,tapi pertama tama aku harus pergi ke Amerika sendirian" kata nya menatap wajah Becky .
tetapi Becky terlihat tidak suka setelah mendengar Seth berbicara seperti itu .
"dengar,saat aku kembali semuanya akan berubah" katanya lagi .
"bagaimana jika kau tidak kembali kemal?tolong bawa aku bersamamu aku akan gila disini tanpa mu "kata Becky khawatir .
"jangan khawatir,Tarik akan ada disini dia tidak akan meninggal kan mu sendirian aku harus pergi saat aku kembali aku akan menyelesaikan semuanya setelah itu kita akan pergi bersama"jelas Seth panjang .
"kau akan kembali bukan??"tanya Becky sekali lagi .
Seth tersenyum lalu dia mengeluarkan sesuatu dari saku celananya itu adalah sebuah cincin pernikahan .
"apakah kau mau menjadi istri ku??"tanyak Seth sambil berlutut .
"iya aku mau kemal"balas Becky tersenyum sambil menyodorkan tangan kiri nya ke arah Seth .
Seth memakaikan cincin tersebuat ke jari manis Becky, Becky yang melihat nya tersenyum sampai ia tidak sadar sedang menangis bahagia di hadapan Seth .
"saat kau kembali aku akan memberikan kejuatan untuk mu!!"kata Becky mengelus wajah Seth .
Jika ada kata dan tempat yang salah mohon maaf ya .
__ADS_1
Oh iya maaf baru lanjut lagi karna baru selesai ujian, Mohon like dan dukungan nya ya
TERIMAKASIH 😊