
Tubuhku spontan terbangun dari hari yang singkat kemarin,cuaca yang cerah membuatku sangat bersemangat menyambutnya,saat aku melihat ke arah atas jembatan terlihat dari atas jembatan seorang wanita yang sangat cantik memanggilku.
‘’goruuuuu kemarilah’’ dia berteriak sembari melambai lambaikan tangannya
‘’ketua kelas?’’
Aku menghampiri ketua kelas,aku berjalan menyelusuri jalan tanah yang masih sepi karena semua masih tertidur,sesampainya diatas,ketua kelas menyambutku dengan muka tersenyum dan kemerah merahan.
‘’selamat pagi goru’’ dia tersenyum sangat manis
‘’ya’’
‘’apakah pagi ini aku terlihat cantik?’’
‘’eh? apa yang kau tanyakan?’’
‘’goru..hari ini adalah hari spesialku,hari ini sekolah mengadakan tournament,untuk siapa yang bisa memimpin desa ini’’ dia tiba tiba mengatakan itu sembari bersandar dipundakku
‘’tournament itu ya?sekarang?’’
‘’itu benar,apakah kau akan mengikutinya? kau masih tinggal di desa angin,kau masih bisa goru’’
‘’kayaknya mustahil’’
‘’aku harap kamu ada disana’’
‘’andai saja aku tidak keluar,aku minta maaf’'
‘’baiklah tanpa goru aku harus semangat karena itu tempat terakhir seseorang mempelajari sihir,ini tahun pertama dan terakhir kita,angkatan kita,akhir dari sekolah jika aku berhasil’’ Shelly melepaskan sandarannya dan berkata seperti itu
‘’apa yang kou katakan? apa semuanya akan bertarung?’’
‘’ya,semuanya,untuk mencari siapa yang terhebat’’ ucapnya sembari menatap matahari pagi
‘’ohhh begitu ya,ngomong ngomong kau cantik sekali untuk pagi ini,jangan lupa kalahkan mereka,kou sangat kuat ketua kelas’’
‘’eh? aku jadi malu’’ Shelly pipinya memerah
‘’haahhahahahhaa‘’ Shelly pun tertawa menyadari ia salah tingkah di depan goru
"Eh?"
‘’goru,ini aku bawakan makanan untukmu’’
‘’bawa saja untukmu disekolah’’
‘’tidak,ini untukmu,aku akan selalu kesini loh membawakan makanan untukmu’’
‘’ehhh apa?’’
‘’kalian telah menolongku waktu itu,tenang saja,ini sudah siang aku berangkat dulu goru rambut biru’’
‘’ya,semoga berhasil ketua kelas’’
‘’tentu saja,aku ingin menjadi ketua sihir dan mendamaikan dunia dengan caraku’’
‘’berjuanglah aku juga sama,meski tidak berasal sekolah akan kubuat dunia mengakuiku’’
‘’ya,mari sama sama berjuang,dan bertemu disuatu saat...sampai jumpa’’ Shelly pergi
‘’ya’’ goru menjawab sambil turun lagi
Tournament itu adalah cita cita bagi seluruh anak anak seumuran goru,mereka selalu bercita cita menjadi itu,di negeri angin sudah dua kali melaksanakannya,siapapun yang menang akan menjadi ketua sihir suatu saat dan yang akan melawan pasukan mafia adalah orang orang yang menang dalam tournament tersebut hari ini adalah tahun kedua.
"aku yakin ketua kelas sangat kuat,dia bisa mengalahkan ghorisimahara,aku menjadi kangen sekolah" ucap goru meggeretu didalam hatinya
‘’darimana kau?’’ teriakan gora yang berisik
‘’aku,baru saja menemuinya’’
‘’hah siapa?jangan jangan kou menemui shelyy?”
‘’ya’’
dia langsung berlari menemuiku.
‘’licik sekali kou,kou sangat populer sekali’’ ucap gora disampingku menemani berjalan
‘’dia memberi makanan lagi untuk kita’’
‘’sepertinya enak sekali’’
‘’kalian tidak mengikutinya?’’ tanya goru
‘’apa?’’
‘’tournament’’
‘’tournament itu ya,kami tidak tertarik’’ucap nayla tiba tiba ada dibelakangku
"Eh sejak kapan?"
"Hehehehe selamat pagi kedua orang kembar berbeda kepribadian"
"hahahahaha Nayla, Nayla" ucap gora
‘’begitu ya’’
‘’kami tidak ada niatan untuk mengikutinya,itu sangat mustahil,mereka tidak ada yang mau menganggap kita semua yang ada disini’’ ucap Nayla lagi
‘’aku minta maaf telah menanyakan itu’’
‘’tenang saja,aku akan menyelamatkan dunia dan di akui oleh siapapun’’ ucap gora
‘’dunia sudah aman bodoh’’ ucap nayla
‘’tidak,disana ada banyak sekali mafia yang harus kita kalahkan’’
‘’ketemu hantu aja takut,apalagi melawan mereka’’ ucap Nayla lagi
‘’diamlah nayla,aku sudah membunuh iblis loh’’
‘’dimana?’’
‘’kau bisa melihatnya nanti,goru menjadi saksinya dia seram sekali loh’’
‘’gora,nayla,ayo kita makan’’ajakku
‘’yoshhhh ayo’’
Mereka berdua ternyata tidak ada niatan untuk mengikutinya sama seperti diriku,kami memakan makanan yang aku dapat dari shelly,kami memakannya di dekat sungai bertiga.
__ADS_1
‘’woahhhh enak sekali’’
‘’sudah pasti,ini enak kan?’’
‘’ya,jago sekali pacarmu memasak’’ucap nayla
‘’dia pacarku sialan’’ ucap gora
‘’mesum tidak akan pernah mempunyai seorang pacar’’ Nayla mengatai gora
‘’apa yang kou katakan?’’
‘’sudah,sudah,mari kita makan lagi’’
‘’ya’’ ucap mereka berdua
"kenapa kau mengikutiku?"
"diam sialan"
"Sudah sudah kalian berdua"
mereka seperti rival saja bertengkar setelah mereka berseteru tentang hal yang tidak jelas kami melanjutkan makannya.
Sesudah mereka memakan makanan itu,shinji,shinju dan juga sugihara menghampiri mereka.
‘’sedang apa kalian?’’ tanya sugihara
‘’kami sudah makan enak sekali loh’’ ucap gora
‘’begitu ya,kami sudah selesai makan juga,hari ini ada misi dadakan’’
‘’ya,ayah menyuruh kalian bertiga menyelesaikannya’’
‘’ehhh mendadak sekali?’’ucap gora
‘’ya,tentu saja’’
‘’baiklah’’
Kami bertigapun menjumpai ayah shinju diruangan yang tidak ada siapa siapa,tempatnya bersih sekali berbeda dengan tempat tinggal berbagai penduduk jembatan.
‘’selamat pagi kalian,maaf menganggu waktunya’’ ucap Hikaru
‘’ada apa ini paman? ’’ ucap gora
‘’kalian bertiga akan terus mengerjakan misi tentunya,tujuan kita adalah untuk di akui oleh desa kita bahkan dunia,mulai hari ini kalian bertiga akan aku terjunkan ke misi B di devisi dua menggantikan sugihara,misi A akan dipegang oleh sugihara dia akan menggantikan tetapi dia harus dilantik terlebih dahulu,sugihara jelaskan misi B apa yang harus dilakukan’’
‘’yang pertama,kalian harus melindungi desa dari apapun itu tanpa mengucapkan darimana kita berasal atau menunjukan keberadaan kita ditambah pula karena bulan bulan ini iblis sudah marak lagi kedesa berdatangan,mereka semua bersembunyi aku bisa melihat mereka,Hikaru sudah memastikannya
untuk mengalahkannya ambil jantungnnya bunuh mereka,yang ke dua kalian akan senantiasa menjaga bukit hara,sudah selesai itu saja’’
Dijembatan tersebut terdapat tiga misi besar yang harus dilakukan yang belum goru ketahui,misi A adalah misi untuk menjadi pemimpin di jembatan itu,misi B selalu berubah ubah tujuannya sama yaitu melindungi desa dari belakang layar,karena jika mereka mengungkap identitas mereka yang hidup di kolong jembatan sama saja menggagalkan misinya,mereka yang dijembatan mau melakukan baik sekalipun tetap dimata desa itu menjijikan dan tidak akan dianggap,misi C adalah misi yang dilakukan goru dan gora selama ini,berpokus mencari makanan dan membantu bantu warga dijembatan,yang melaksanakan ini adalah orang orang khusus yang dipilih hikaru.
‘’hah? Ini tidak adil sialan,kou sekarang akan mengerjekan misi A sendirian?’’ ucap gora
‘’ya’’
‘’terus yang mencari makanan?’’
‘’kami berdua’’
‘’shinji?,shinju?’’
‘’hugo?’’
‘’ya’’
‘’sialan kalian’’
‘’sugi berikan peta misinya’’
‘’baiklah’’
Sugihara mengeluarkan sebuah peta dari kantong kecil dan diberikan kepada kami.
"ini peta untuk aku mengetahui keberadaan..."
"Siapa yang peduli aku akan menyelesaikannya"
gora langsung menarik tangan goru dan Nayla dan meninggalkan tempat itu.
"oi...apa kalian tahu itu apa?" Sugihara berteriak
disana terdapat beberapa titik di desa ini yang berwarna merah itu adalah tempat iblis iblis bersembunyi karena gora selalu ceroboh Sugihara belum sempat memperjelas masalahnya,masalah serius iblis kembali datang ke desa,gora langsung membawanya ketempat gora untuk melakukan diskusi.
‘’nayla ini peta apa ya?’’ tanyaku
‘’mana coba aku lihat?’’
‘’eh? Ini seperti tanda’’
‘’ya itu benar’’ kataku
‘’yang berwarna merah ini sepertinya tanda dimana tempat tempat yang membutuhkan bantuan’’ ucapku
‘’begitu ya,kalau kita beroprasi dengan begini apa mereka akan mendekati kita?’’
‘’ya,sepertinya ini ide yang buruk’’
‘’baiklah sudah kuputuskan,mulai hari ini organisasi serigala bangkit lagi’’ ucap gora bersemangat
‘’serigala?’’ Nayla bengong kebingungan
‘’ya,goru kita akan mewujudkannya,topeng nya ada di tempatku’’
‘’apa? ada apa serigala?’’
‘’ya,nayla,kita sempat menolong orang orang di negeri lisa’’ ucap gora lagi
‘’tidak mungkin’’
‘’hah? Kou tidak percaya? mari ikut’’
Gora menarik tangan nayla,dan berlari aku mengikuti mereka,dia dibawa ke kamar gora
‘’ini dia topeng organisasi serigala yang baik’’
‘’ehhhhhh? Bukankah ini rubah?’’
‘’bukan,bukan,kou salah,ini serigala’’
__ADS_1
‘’hebat sekali kalian ya’’
‘’ya,tentu saja,aku disana mengurung iblis dan menyerang dengan pukulanku’’
‘’begitu ya’’
‘’pakailah ini kalian berdua’’ ucap gora
‘’ya’’
Kami memakai topeng rubah yang diberikan oleh pak tio bulan yang lalu.
‘’ini keren sekali’’ Nayla memuji dirinya sendiri
‘’berisik sekali kou sialan’’ gora berteriak
"Kenapa berteriak sialan" Nayla balik memarahi gora
‘’ maaf nayla jadi aku yang salah’’
‘’buka petanya gora’’ucap goru
‘’baiklah,ini dia’’ gora langsung mengeluarkan petanya
‘’apa misi pertama kita?’’ tanyaku
‘’tempatnya ada di sekolahan loh’’ ucap Nayla
‘’sekolahku?’’
‘’ya,tempat itu….’’
‘’baiklah ayo kita lakukannya bersama sama’’
‘’tunggu dulu mesum’’
‘’eh apa nayla?’’
‘’kita akan melakukan apa disana?’’
‘’lihat lagi petanya’’ ucapku
‘’eh? Ini apa?’’ (gora)
‘’mana? biar aku lihat!’’ (Nayla)
‘’ehhhhh disekolah ada bayangan hitam mengelilingi,apa ini goru?’’
‘’aku pikir itu adalah sesuatu yang harus kita hancurkan’’
‘’iya,iya,iya tapi ini goru?’’ tanya gora
‘’nayla,bukankah tahun lalu kita pernah melihatnya’’ ucap gora lagi
‘’jangan jangan itu..’’
‘’tunggu aku tidak mengerti’’ ucap goru
‘’goru itu adalah iblis yang melarikan diri,dia memasuki manusia agar manusia itu dikendalikannya’’
‘’ Apa?’’
‘’ya,itu benar yang si mesum katakan,tahun lalu dia sempat ada di sungai ini,aku kira dia benar benar mati’’
‘’apa rencana kita?’’
‘’dia bisa dibunuh,kalau kita menyerang di bola matanya,bola matanya sangat banyak loh,tetapi dahulu sudah kami hancurkan beberapa’’
‘’begini,kita akan menyamar menjadi penonton,kayaknya iblis itu akan muncul dan merasuki murid disana’’ ucap nayla
‘’ini misi yang sangat luarbiasa,semuanya ayo maju’’ gora langsung menarik ku dan Nayla dan berlari
Kami berangkat saat siang hari,dengan memakai topeng tidak ada satupun yang mengenali kami karena topeng itu menutupi seluruh kepala kami,kami menuju sekolah,digerbang sudah ada penjaga sekolah dan anjingnya,ada banyak penduduk juga yang mengantri ingin menonton.
‘’oii kalian siapa memakai topeng?’’ ucap penjaga sekolah
‘’kami adalah penonton’’
‘’eh? Aku baru melihat kalian disini.
siapa kalian?’’
‘’kami penggemar berat organisasi serigala’’
‘’ehhh ,siapa organisasi serigala?’’
‘’sialan gora sangat ceroboh’’ ucap goru didalam hatinya
lalu Aku berjalan dan berhadapan dengan penjaga sekolah karena gora sangat ceroboh.
‘’kami penggemar ghorisimahara’’ ucap goru
‘’oh,kalian memegang dia ternyata’’
‘’ya,tentu saja,dia mengendalikan angin dengan sempurna kan? banyak orang mendukungnya’’
‘’ya tapi kenapa kalian harus memakai topeng?’’
‘’kami suruhannya ghorisimahara,mau kau dihajarnya?’’ aku membisikannya
‘’maaf,aku minta maaf,okeh kalian boleh masuk’’
‘’ya terimakasih’’
Kami dijinkan oleh penjaga sekolah,siapa yang tidak tahu ghorisimahara disini,dia sangat populer dan dia sangat ditakuti semuanya ketika dia marah dan serius,saat aku berjalan menyelusuri sekolah,aku seperti sekolah lagi disana,peserta tidak akan keluar sama sekali dari kelas,itu sudah menjadi peraturan,setelah di ujung sekolah,kami menemukan arena yang sangat besar.
‘’woahhhhhhhhh hebat sekali tempatnya’’ ucap gora
‘’apa?biasa saja bukankah kau pernah kesini?’’ ucapku
"Tidak tidak tidak aku belum pernah,"
‘’kita akan duduk dimana?’’ tanya nayla
‘’disitu saja’’
‘’baiklah ayooooo’’
‘’gora ingat misinya’’
‘’tidatk perlu di ingatkan sialan,ayo cepat’’
__ADS_1
Kami duduk di bagian atas sekali,paling atas arena tersebut,disana banyak sekali orang orang yang menyaksikannya,kami tidak boleh membuka identitas kami disini,ini akan mengagalkan misinya.