Air Mata Pernikahan Siri

Air Mata Pernikahan Siri
BAB 8. Pertanyaan Untuk Arga


__ADS_3

"Kita mau kemana?" Tanya Alexa sudah duduk di dalam kursi mobil belakang penumpang yang dikemudikan Hams.


"Seperti keinginan anda, melihat


film komedi."


"Iya...tapi dimana?" tanya Alexa penasaran mencondongkan badannya ke depan menatap Hams.


"Ke rumah saya." Jawab Hams membuat Alexa tersentak semakin memajukan kepalanya mendekati Hams.


"Ke rumah kamu?" tanya Alexa yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Hams.


"Ngapain kamu mengajakku kerumahmu?" tanya Alexa sebelum menegakkan duduknya.


"Kamu nggak akan ngapa-ngapain aku kan? ingat lo meskipun aku ini istri siri tapi tetap saja aku ini istri bos kamu!" ucap Alexa menyilangkan kedua tangannya di atas dada.


Hams hanya diam, menatap sekilas Alexa dari pantulan kaca spion, sebelum mengalihkan kembali pandangannya ke depan, kembali fokus dengan jalanan yang terlihat padat.


"Kamu mengacuhkanku sekretaris Hams?" tanya Alexa menurunkan tangannya.


"Saya punya beberapa koleksi film komedi di rumah, anda bisa memutarnya di dirumah saya atau di bioskop mini yang ada di rumah Tuan Arga." Jawab Hams datar tak mengalihkan pandangannya.


Alexa menganggukkan kepala tanda mengerti. "Aku baru tahu kalau ada bioskop mini di rumah Tuan Arga,"


"Di lantai pertama sebelah ruang keluarga." Jawab Hams.


Sementara itu masih di dalam hotel, Arga dan Kira baru menyelesaikan permainannya.


Berbaring bersama di atas ranjang dengan tubuh yang masih dipenuhi dengan peluh di bawah selimut, Kira menjadikan lengan Arga sebagai bantalan kepalanya, menatap ke langit-langit kamar hotel yang di hiasi dengan lampu gantung yang terlihat mewah dan berkelas.


"Kapan kamu akan melakukannya dengan Alexa Mas?" tanya Kira tak mengalihkan pandangannya, membuat Arga tersentak menoleh menatapnya.


"Kita nggak perlu membahasnya sekarang Ki!" Jawab Arga membuat Kira mengalihkan pandangan kearahnya.


"Kenapa?"


Arga menghela nafas sebelum mengalihkan pandangannya ke atas," Hatiku belum menginginkannya."


"Hanya sekali Mas, demi keturunan Syahreza group, dan....ucap Kira menggantung.


"Demi aku!" ucap Kira lagi memejamkan matanya, Sebuah kalimat yang sangat berat untuk di ucapkannya.


"Hanya satu kali? bagaimana kamu bisa yakin hanya dengan satu kali aku melakukannya sudah bisa membuat Alexa hamil?"


"Kamu belum mencobanya Mas," jawab Kira menatap suaminya.

__ADS_1


"Ahhh terserah kamu lah Ki, aku ingin mandi," Ucap Arga menarik tangannya pelan dari kepala istrinya sebelum melenggang masuk ke dalam kamar mandi.


***


Mobil Hams melaju pelan sebelum berbelok masuk ke dalam gerbang kawasan perumahan yang terlihat elite, melajukannya terus melewati deretan rumah berlantai dua yang berjajar rapi di kanan dan kiri jalan yang terlihat lebar.


"Rumah kamu disini Sekretaris Hams?" tanya Alexa mengedarkan pandangannya ke semua arah.


"Kaya juga dia...." Batin Alexa.


Hams hanya diam menatap sekilas Alexa dari pantulan spion, kembali mengalihkan pandangannya lurus ke depan tak menjawab pertanyaan Alexa.


"Astaga.....selama aku hidup baru pertama kali ini aku lihat laki-laki dingin dan pelit kata seperti dia," Batin Alexa kesal menyadarkan pungungnya kembali ke sandaran mobil.


"Tidak Al mungkin dia bicara pakai suara infrasonik, makanya manusia biasa sepertiku ini nggak bisa mendengarnya." Batin Alexa lagi membuatnya terkekeh menatap Ham dari dalam spion.


Hams mengalihkan pandangan ke arahnya, membuat pandangan mereka saling beradu, hingga membuat Alexa terkejut dan segera berpaling wajah untuk menghindari tatapan Hams yang terlihat dingin.


Hams menghentikan mobilnya di depan pagar rumah berlantai dua.


"Silahkan turun," ucap Hams membukakan pintu untuk Alexa.


"Sudah sampai?" tanya Alexa yang hanya di jawab dengan anggukan pelan Hams.


Alexa segera turun dari mobil, mengedarkan pandangannya melihat rumah minimalis yang terlihat modern yang ada di depannya.


"Kamus sudah pulang Hams?" tanya wanita paruh baya baru keluar dari dalam rumah, menyambut kedatangan Hams yang akan memasuki pintu utama.


"Hanya untuk mengambil barang Ma," jawab Hams mencium tangan mamanya.


Pandangan Mama Hams tertuju pada Alexa yang masih berdiri tegak di belakang anaknya, membuat Alexa tersenyum sebelum melangkah maju dan mencium tangan Mama Hams.


"Siapa ini Hams? kekasihmu? " tanya Mama Hams kepada anaknya membuat Alexa tersenyum kikuk.


"Saudara sepupu Tuan Arga Ma!" jawab Hams membuat Alexa tersentak menatapnya.


"Kok sepupu? lebih baik sih dari pada dia bilang istri siri Tuannya, tapi....bukankah itu juga membuatku seperti istri yang nggak penting dan nggak akan pernah dianggap?" batin Alexa sebelum mengalihkan pandangannya kembali menatap Mama Hams yang sedang tersenyum kepadanya.


"Kalian masuk gih, Mama mau ke swalayan depan komplek dulu," pamit Mama Hams yang di jawab dengan anggukan kepala kompak Arga dan Alexa.


"Ayo," Ucap Hams hendak melangkah masuk.


"Kenapa kamu bilang kalau aku ini sepupu Tuan Arga?" tanya Alexa menghentikan langkah Hams, segera berbalik menatap Alexa yang masih berdiri ditempatnya.


"Anda bisa menanyakannya sendiri kepada Tuan Arga."

__ADS_1


"Kamu juga bisa menjawab pertanyaanku,"


"Hanya Tuan Arga yang bisa menjawab pertanyaan anda."


"Kamu menyepelekanku sekarang? melemparkanku kesana hanya untuk pertanyaan ringan ini?"


"Bagaimana bisa di bilang pertanyaan ringan kalau Anda sendiri merasa gelisah dengan jawabannya!" jawab Arga semakin membuat hati Alexa kesal.


"Aku ingin pulang!" Ucap Alexa menatap Hams, sebelum berbalik dan berjalan keluar menuju pagar.


Hams menghela nafas segera mengikuti langkah Alexa yang sudah berjalan keluar mendekati mobil.


Alexa menyandarkan punggungnya di kursi mobil, memejamkan matanya berusaha mengontrol rasa kesal yang tengah menyelimutinya, tak memperdulikan Hams yang baru masuk ke dalam mobil.


"Apa anda ingin membeli kaset film komedi? karena di rumah Tuan Arga hanya ada film horor dan romantis," ucap Hams sebelum menyalakan mesin mobilnya.


Alexa hanya diam tak menjawab pertanyaan Hams.


Hams segera melajukan mobilnya, melirik Alexa sepintas sebelum fokus kembali dengan jalanan yang akan dia tembus dengan mobil mewah tuannya.


Hanya butuh waktu setengah jam, mobil yang di kemudikan Hams melaju pelan untuk berbelok masuk ke dalam pagar rumah Tuannya.


Alexa segera turun dari mobil yang sudah berhenti, dengan rasa penasarannya yang tinggi, Alexa segera melangkah masuk ke dalam rumah, membiarkan Hams mengurus semua belanjaannya yang masih ada di dalam mobil.


Tanpa fikiran yang jernih, Alexa berjalan menuju kamar Arga, baru saja dia mengangkat tangan kanannya untuk mengetuk, pintu kamar utama terbuka, menampakkan Kira yang berdiri di balik pintu.


Alexa menurunkan perlahan tangannya, melangkah mundur saat beradu pandang dengan wanita yang sedang tersenyum tipis kepadanya.


"Kamu Alexa?" tanya Kira.


Alexa menganggukkan kepalanya pelan tak mengalihkan pandangannya kepada Kira.


"Aku Kira," ucap Kira mengulurkan tangannya ke depan Alexa.


Alexa menyambut uluran tangan Kira, "Saya Alexa." jawab Alexa ragu.


"Bisakah saya bertemu Tuan Arga? saya punya pertanyaan yang ingin saya tanyakan! kepadanya!"


BERSAMBUNG.


__________________


Hai readers jangan lupa LIKE dan KOMEN Ya? biar authornya lebih semangat Up.


Dan kalau ada lebihan poin jangan lupa bayar author dengan itu ya?

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2