
"Lo ada waktu"ucap alva saat keluar dari ruang rawat airin
"Seperti yang lo liat"ucap vano santai
"Teman lo yang berdua mana?"
"Udah pulang duluan, udah malam juga"ucap vano
"Udah makan lo?"tanya alva lagi, sedangkan vano hanya diam
"Gue anggap diam lo itu belum"ucap alva lalu berjalan, namun tak diikuti vano
"Lo mau diam disini terus atau mau makan sama gue?"
"Air--"
"Gue dokter disini, teman gue dan suster lainnya udah gue suruh jagain airin, jadi lo g perlu khawatir"
"Cih, sok banget lo"ucap vano pelan
--------
"So. Udah berapa lama lo pacaran sama airin?"
"2 tahun"
"Kenapa putus?"
"...."
"Jawab gue, kenapa lo putus?"
"Gue nyakitin dia"
"Nyakitin maksud lo? Atau jangan - jangan lo yang nampar airin sampai bibirnya robek, ia?"ucap alva memanas
"...."
"Jawab gue vano, apa benar lo yang nyakitin airin"bentak alva dan vano hanya mengangguk
BUUUKK...!!
"Ini balasan buat lo"ucap alva menggeram
"Ya, gue pantas nerimannya"ucap vano lirih
"Bangun lo, dan makan tu makanan"ucap alva kembali duduk dan memakan makanannya, mau tidak Mau vano harus mengikutinnya
__ADS_1
"Lo, siapanya airin"ucap vano buka suara
"Gue pacarnya, kenapa?"ucap alva santai, membuat sendok yang digenggap vano jatuh
"Pa..pa..pac..pacar airin?"ucap vano terputus putus
"Ya, dan berhenti berharap buat dapetin airin lagi, lo g pantas. Lo cuma bisa bikin airin kesakitan. Bahkan dia g ngeluarin air mata saat lo lukain dia"ucap alva
"Tapi.."
"G ada tapi - tapian, jauhi airin sebelum gue jauhin lo dari dia"ancam alva
"G, sampai kapanpun gue bakal mertahanin airin, sampai kapan pun. Walaupun gue harus kehilangan nyawa gue"ucap vano keras lalu meninggalkan alva yang kemudian tersenyum karena berhasil mengerjai vano
----------
"Kenapa lo senyum - senyum kak? Vano mana?"ucap airin
"Loh, kok belum tidur?"
"Nungguin kak bi"ucap airin pelan
"Cih.. kemaren lo masih bentak - bentak gue, masih teriak - teriak didepan gue, sekarang malah manja - manja dasar cewek ababil"ucap alva sambil mengacak rambut airin
"Biarin wekk, kangen tau"ucap airin keceplosan
"Hehe, gue juga kangen sama lo, pertemuan yang berujung indah"ucap alva sambil tersenyum
"Oya, vano mana?"
"Pulang mungkin, atau dia nabrakin dirinya ke mobil"
"Loh, kok gitu. Vano lo apain?"teriak airin
"Woe, kalau lo marah menakutkannya, g gue apa - apain"
"La terus?"
"Gue bilang gue pacarnya lo"
"Whaat??"teriak airin
"G usah teriak kali, gue cuma ngasih pelajaran aja sama dia karena udah nyakitin sama mainin perasaan adik kecil gue ini"
----------
"Lo jahat banget sih kak, pasti vano ancur banget sekarang"ucap airin menunduk
__ADS_1
"Ya kita lihat aja ntar, si vano bakal bertahan g sama lo atau cari cewek lain, kalau dia masih nunggu lo dan sifatnya bisa dia ubah gue bakal ngasih izin buat lo pacaran sama dia"
"Hm.. ya, semoga vano g jadi plyboy lagi"
"Apa? Jadi lo pacaran sama plyboy macam vano, cih.. level lo rendah banget dek"
"Ih, vano dulu g kayak gitu ya, dia baik sama gue. So sweet banget. Tapi akhir akhir ini dia berubah gue g tau kenapa"ucap airin lesu
"Yaudah, lo harus istirahat okay"
"Sipp kak"ucap airin tersenyum kembali
----------
"Ai, pokoknya lo harus tidur dirumah gue, gue bakal rawat lo"ucap vano sambil menarik tas bawaan airin, ya hari ini dia diperbolehkan pulang
"No, dia pulang sama gue"ucap alva sambil menarik kembali tas airin
"Sama gue"
"Gue"
"Ih, stop deh . . Gue pulang sama alva, gue tinggal disana jadi lo jangan repot - repot ngurus gue"Ucap airin sedikit kesal karena tingkah laku vano dan kakaknya
"lo denger kan? So lepasin"ucap alva sambil menyigkirkan tangan vano dengan paksa
"Tapi ai"
"G ada tapi - tapian van, kita masih bisa ketemu disekolah"
"Yaudah kalau gitu, dan lo"tunjuk vano
"Jaga baik - baik cewek gue, kalau dia kenapa - kenapa gue g segan - segan bakal jemput dia dan dia bakal tinggal bareng gue dirumah"ucap vano lalu meninggalkan alva dan airin
Selang kepergian vano, alva dan airin saling berhadapan dan tertawa terbahak - bahak
"Huahahaha..."
"Haha, sumpah kak tu wajah vano lucu banget"
"Haha, lo liat g gayanya nunjuk - nunjuk gue? Lucu tau kaya mak mak minta dijagain anaknya"
"Hahah, ia kak lucu banget biasanya vano g kayak gitu lo, dia kan jaim orangnya, hihi"ucap airin sambil tertawa tentunya
"Yaudah ai, kita pulang . Oke"
"Siip, atau kita perlu makan dulu? Gue pengen makan ramen, yayay"pinta airin ke alva
__ADS_1
"Oke, lets go.."ucap alva menarik airin