
Alva's Pov
Ntah kenapa tiba - tiba gue keingat cewek yang gue tabrak kemaren, gue masih cemas sama keadaannya. Bukan gue takut berurusan sama hukum, tapi lukannya lumayan parah dan gue takut dia kenapa - kenapa Eits, tunggu kok gue kesannya jadi perhatian sama tu bocah ya
Nah, siempunya nongol,pas banget. Gue klaksonin ah..
Tin.. tin.. tin..
"siapa sih berisik banget, pagi baru woi.."teriaknya, guepun hanya bisa tertawa geli
"hai, lo yang waktu itu gue tabrak kan?"ucap gue to the point, padahal gue emang yakin itu dia
"oh, yaya.. lo orang kaya yang nabrak gue itu kan?"ucapnya langsung, dan gue langsung keluar dari mobil. Kelihatan banget kalau dia rada takut sama gue
"gue Alva"ucap gue memperkenalkan diri langsung
"Mau apa lo?"ucapnya jutek, aish cewek ini
"kenalan lah"
"oh, gue Airin"ucapnya masih jutek
"nama yang bagus, oya lo mau kemana? Lo mau kabur dari rumah ya?"tembak gue
"kabur? Dari rumah?"ucapnya tertawa sinis
"ia, lo kabur kan? Anak jaman sekarang emang kayak gitu. G dapet kemauannya dia langsung kabur dari rumah"ucapan gue kayaknya makin bikin dia marah
"terserah lo deh" ucapnya pasrah lalu ninggalin gue
"eheh, tunggu dulu" ucap gue sambil megang tangannya, wow.. tangannya lembut banget. Aish lo mikirin apa sih
"ih, apaan sih lo megang tangan gue"
"lo mau kemana? Ikut gue yuk"ucap gue langsung
"ogah, lo pasti punya niat buruk sama gue"dianya mulai curiga
__ADS_1
"sumpah gue g ada niat buruk sama lo. Lo gue cariin tempat tinggal sebagai ganti gue udah nabrak lo, gimana?"ucap gue tersenyum jahil
"ogah"dia nolak gue
"ayolah ai"ucap gue menggodanya
"jangan panggil gue ai, panggil gue airin aja. Hanya orang - orang tertentu yang boleh manggi gue Ai, ngerti"wow
"kepanjangan gue manggi lo airin. Yuk"ucap gue lalu nyeret dan masukin dia kedalam mobil
"AAA... TOLONG!!! Gue diculik"
"PLETAK..!"
"aw.. sakit bego kepala gue"
"siapa juga yang mau nyulik lo pea"ucap gue, sebenarnya gue pengen ketawa waktu dia teriak diculik, ehhe
"kita mau keman?"
"AAAA... mau apa lo?"
"bisa diam g? Dasar remaja ababil lo"ucap gue, nah sidiannya malah diam. Capek mungkin ya..
"hoam.."wah, dia ngantuk
"tidur aja lo kalau ngantuk gue g bakal apa - apin lo"
"beneran? Janji?"ucapnya memastikan
"ia pea.."ucap gue mulai kesal
"nama gue airin, a i r i n bukan pea tau"ucapnya kesal dan kemudian menghadapkan punggungnya ke gue
__ADS_1
"dasar bocah"ucap gue tersenyum Beberapa menit kemudian gue nyampe dirumah
----------
"Bah itu anak kok g bangun - bangun ya dari tadi"ucap alva sedikit cemas, dengan pelan dia berjalan kearah kamar airin dan mengintipnya sebentar.
"Hoa.. kayak bayi banget dia tidur"ucap alva kagum
"Aish, yaudah biarin dia tidur aja, capek kali"ucap alva kembali menutup pintu
---------
Paginya...
"woi bangun woi... lo kira ini rumah lo apa"teriak alva ke telingan airin
"hm cxmhdbgakb"ucap airin asal - asalan
"cih dasar kebo lo, lo g berangkat sekolah ha? Ayo bangun gue mau berangkat kerja"teriak alva sambil menarik airin
1...2...3...
BURRKK...!
"hua.. sakit tulang gue remuk semua"jerit airin
"15 menit lo g siap gue kunci lo dari luar"ucap alva
"yaya, merasa babu gue disini tinggal"gumam airin
"apa lo bilang?"ucap alva melirik airin dengan sudut matanya
"oh.. itu.. anu g kok gue siap - siap dulu ya"ucaP airin lalu meninggalkan alva
"dasar remaja ababil lo"teriak alva
"nana..nanan, gue g denger, gue g denger..."teriak aini
__ADS_1
Alva hanya bisa tersenyum, baru sebentar dia mengenal airin, rasa nyaman sudah didapatkannya. Rasannya dia harus menjaga dan melindungi airin seterusnya