
"maaf ya dek ibu harus nyuruh dek bia pindah, ibu juga harus nyekolahin anak ibu"
"ehehe, g papa buk saya bisa cari tempat lain. Makasih ya bu udah bantu saya slama ini. Bia janji kalau udah ada uang bia bayar sisa kontrakannya ke ibu"
"g usah dek, ibu ikhlas uang yang ada sekarang simpan aja buat makan dan cari tempat"
"baik bu, yaudah bia pamit bu"
"hati - hati ya nak"
---------
"Huft.. gue harus kemana sekarang. Gue g mungkin tinggal dirumah syafa dan alia, gue g mau repotin mereka. Hum"
Tin.. tin.. tin..
"siapa sih berisik banget, pagi baru woi.."teriak gue
"hai, lo yang waktu itu gue tabrak kan?"ucap seseorang berhenti dengan mobilnya
"oh, yaya.. lo orang kaya yang nabrak gue itu kan?"ucap gue langsung, dan si empunya keluar dari mobil. Mampus gue
"gue Alva"ucapnya sambil menyodorkan tangan
"Mau apa lo?"ucap gue tanpa menghiraukan tangannya
"kenalan lah"
"oh, gue Airin"ucap gue cuek
"nama yang bagus, oya lo mau kemana? Lo mau kabur dari rumah ya?"tembaknya
"kabur? Dari rumah?"ucap gue tertawa sini
"ia, lo kabur kan? Noh nenteng tas begituan, g berat apa. Anak jaman sekarang emang kayak gitu. G dapet kemauannya dia langsung kabur dari rumah"
"terserah lo deh" ucap gue pasrah lalu ninggalin dia
"eheh, tunggu dulu" ucapnya sambil megang tangan gue
"ih, apaan sih lo megang tangan ge"
"lo mau kemana? Ikut gue yuk"
__ADS_1
"ogah, lo pasti punya niat buruk sama gue"
"sumpah gue g ada niat buruk sama lo. Lo gue cariin tempat tinggal sebagai ganti gue udah nabrak lo, gimana?"ucapnya tersenyum jahil
"ogah"
"ayolah ai"
"jangan panggil gue ai, panggil gue airin aja. Hanya orang - orang tertentu yang boleh manggi gue Ai, ngerti"
"kepanjangan gue manggi lo airin. Yuk"ucapnya lalu nyeret gue dan masukin gue kedalam mobilnya
"AAA... TOLONG!!! Gue diculik"
"PLETAK..!"
"aw.. sakit bego kepala gue"
"siapa juga yang mau nyulik lo pea"
"kita mau keman?"
"AAAA... mau apa lo?"
"bisa diam g? Dasar remaja ababil lo"
Mau g mau suka g suka gue mesti diam dari pada dipukul terus sama ni orang, tapi kok tiba - tiba gue jadi ngantuk gini ya
"hoam.."sumpah gue ngantuk
"tidur aja lo kalau ngantuk, gue g bakal apa - apin lo"
"beneran? Janji?"ucap airin memastikan
"ia pea.."ucap alva mulai kesal
"nama gue airin, a i r i n bukan pea tau"ucap airin kesal juga dan kemudian menghadapkan punggungnya ke Alva dan masuk kedalam alam mimpi
"dasar bocah"
----------
__ADS_1
Airin's Pov
"Hoam..."guepun menguap lepas, tumben kali ini tidur gue nyenyak
"tunggu, ini dimana?"ucap gue kaget. Yang jelas ini bukan rumah kontrakan gue, dan bukan rumah sakit kayak difilm - film
"udah bangun lo?"
"astaga"ucap gue kaget
"lo.. kenapa lo disini?"tambah gue
PLETAK..!
"aw, sakit bego..."
"ini rumah gue"ucapnya datar, ya gue baru ingat gue kemaren bareng Alva, hum orang yang nabrak gue
"owh.."ucap gue datar
"Cuma owh doank?"
"trus apa ha?"
"gue mau nanya sama lo, lo sebenarnya kabur atau gimana sih?"
"gue g kabur"
"trus?"
"cari tempat tinggal gue"ucap gue pasrah, bisa jadi dia mau nolong gue kan
"haha, lo diusir sama yang punya rumah ya? Mana ada yang mau numpangin lo rumah kalau lo judes + jutek kayak gini" dasar lo . . .
"owh, yaudah gue keluar dari rumah lo"ucap gue berdiri namun tiba - tiba badan gue ambruk. Sumpah kaki gue sakit banget, apa luka gue infeksi ya
"lo itu dibilangin gue bawa kerumah sakit jawabnya g, setidaknya nunggu kaki lo sembuh baru lo keluar dari rumah gue"ucapnya lalu ninggalin gue
"cih.. dasar orang kaya bego"
"gue disini masih bisa dengar lo" teriaknya
__ADS_1
"bego.." Bodoh ah yang penting sekarang gue bisa tinggal disini dulu, ntar gue mau tinggal dimana gue pikirin. Gue ngantuk dan gue pengen tidur lagi