
haalooooo semuanyaaa. apa kabar? semoga kabar baik selalu ya.
❤❤❤
"Ya sudah pakai aja, atau kamu pakai aja buat bayar uang sekolah dulu, besok yg dari mama bisa kamu simpan, atau kamu mau beli apa gitu, terserah kamu Mela, yg penting ini jgn di tolak. oke?" ucapnya tidak mau aku menolak pemberiannya.
"kamu serius?" tanyaku ragu dan sedih.
"Iya serius, terima ya" yakin nya lagi padaku.
"Terima kasih banyak ayiii" ucap ku bahagia dengan senyum yg tak bisa ku tahan.
Aku langsung menuju keruangan Tata Usaha untuk membayar uang sekolah dan lainlain nya.
"yes, lunas" ucap ku bahagia sambil melangkah keluar menuju kelas.
saat di kelas kami semua belajar dengan fokus, sambil sesekali curicuri pandang. aku duduk di bangku pojok paling depan sebelah kiri, sedang ayi duduk di bangku paling belakang pojok sebelah kanan. sudah pasti sangat mudah untuk mencuri curi pandang.
mata pelajaran kali ini bahasa arab. entah kenapa aku memang sulit sekali mengerti mata pelajaran bahasa arab, karena aku bersekolah di sekolah madrasah, jadi bahasa arab merupakan pelajaran wajib di kelas.
"aish kenapa aku bodoh sekali sih dengan bahasa arab ini? padahal aku sudah menyimak dengan seksama, Tapi kenapa masih tidak paham juga" geram ku yg sama sekali tidak mengerti dengan mata pelajaran yg satu ini.
__ADS_1
"sssttttt, anggi , bagi tugas dong, aku ga paham ini" bisik ku kepada anggi,
ya dia cukup lumayan untuk pelajaran yg satu ini.
"nomor berapa? tapi tugas matematika kasih tau aku ya" bisik nya lagi..
"aish anak ini, Tapi ya sudah lah , anggap aja barter, dari pada gila aku mikirin pelajaran ini" pikir ku dalam hati.
"iya ya sudah nanti aku kasih tau" jawab ku lagi.
kemudian Anggi secara diamdiam memberikan jawabannya padaku. Tapi ya begitu, dengan catatan aku harus memberikan contekan tugas matematika nanti.
saat jam istirahat , aku membiarkan anggi mengerjakan tugas matematika nya. dalam kelas ku, aku anggi dan juga pajri memang boleh di bilang unggul dalam pelajaran, Tapi aku jarang sekali mendapat peringkat, entah karena guru Mapel membenci karakter ku, atau memang ada pilih kasih dalam kelas ini aku juga tidak tau.
karena yg ku tau, saat ini mereka membenciku. entah esok atau lusa, mungkin butuh waktu untuk menerima ku kembali menjadi teman mereka.
"indah, kamu mau makan apa?" tanyaku sambil berdiri di tempat memesan makanan.
"makan apa ya enaknya? kayaknya makan bakso boleh juga" jawab indah.
"oke, kalau begitu bakso nya 2 porsi ya buk" ucap ku pada ibu kantin.
__ADS_1
kemudian kami duduk di kursi ujung. tidak terlalu ramai di kantin, jadi aku bisa duduk rileks disini.
karena aku pernah memiliki masalah, jadi aku cukup kaku untuk bertemu dengan banyak orang.
"mel, kamu lulus nanti mau lanjut kemana?" tanya indah membuka percakapan denganku.
"hmmm, entah lah, jika nilai ku cukup bagus untuk masuk ke SMA Negeri, mungkin aku mau coba masuk kesana" jawabku kepada indah.
"kalau kamu mau lanjut kemana?" tanya ku lagi.
"hmm, mungkin masuk disini lagi" jawab indah.
yayasan ku memiliki sekolah yg lengkap, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. jadi tidak heran jika saat mulai memasuki tahun ajaran baru, mereka akan mengiming-imingi anak murid nya untuk melanjutkan sekolah di yayasan itu lagi.
"oh gitu, kenapa gak coba keluar?" tanya ku pada indah.
"disini aja deh biar ga ribet lagi urus ini itu, daftar ini itu, kan kalau lanjut disini tinggal masuk aja nanti" jelas indah padaku.
"Lah emang gitu ya?" tanya ku heran
"Iya, besok juga kamu di kasih tau suru masuk sini lagi, dengar dengar kalau mau lanjut di sini ntar diajak liburan ke pantai" jelasnya lagi.
__ADS_1
haiii semuanyaaa, terus baca novel aku yaaa.
Terima kasih untuk kalian semua. semoga sehat dan bahagia selalu ❤❤❤❤