
halo temanteman, selamat membaca karyaku
terus baca dan dukung karya ku.
aku hanya terdiam, melamun, dan memikirkan omongan ayi barusan. seperti tidak percaya, tapi memang nyata nya banyak kejanggalan yg makin sering terlihat akhir akhir ini.
"mel, Mela? kok melamun?" tanya Arli sambil memandangku.
"oh tidak papa yi" jawabku. panggilan akrabku dengannya ayi.
"sudah ga usah di pikirin, aku mau kok bantu kamu cari info tentang ayahmu" jawabnya memberi semangat.
"kamu serius?" tanyaku tak percaya.
"iya, kita sekolah dulu yg benar, nanti lulus sekolah, kita cari ayahmu samasama" semangat Ayi memberi jawaban.
Aku duduk sambil bersandar pada bahunya..
"sudah sore, kita pulang yuk, nanti mama khawatir pulang nya sampai sore" kata ku pada Ayi.
__ADS_1
sore itu ayi mengantarku pulang kerumah. menggunakan motor matic nya, disepanjang jalan banyak hal yg kami ceritakan.
hubungan kami cukup mengkhawatirkan untuk anak SMP kala itu. Ya apalagi kalau bukan "pergaulan bebas" karena masih sangat labil.
pagi itu saat di kelas ayi duduk disebelahku, lalu tibatiba dia memperhatikan ku dari depan. tanpa sengaja guru olahraga lewat dan menuduh kami berciuman di kelas.
"hei manusia, gak punya akhlak ya kalian. masuk ke ruang kepsek sekarang!" teriak bapak ngondek itu dari depan kelas.
seketika kami semua terdiam dalam kelas, karena memang kelas saat itu juga ramai, kami memang tidak berbuat Apa Apa, tapi karena sudut pandang yang terbatas, membuat bapak ngondek itu salah paham.
akhirnya aku dan ayi pergi ke ruang kepsek. antara malu, dan emosi sudah pasti ya. karena aku merasa tertuduh saat ini.
"kami gak ngapa ngapain buk, bapak salah lihat, dia dari depan, sedang posisi kami membelakangi bapak. jadi bapak salah lihat" jelasku panjang.
"gak mungkin saya salah lihat, jelasjelas kalian berciuman di kelas, apa perlu teman teman kalian saya suruh kesini menjadi saksi" bentak bapak itu kepadaku. seakan tak terima penjelasan ku, dia malah makin menekanku.
"Ya sudah bapak panggil saja mereka kalau tidak percaya" jawabku menantang.
tapi bukannya di panggil malah tetap memaksaku mengakuinya. dia malah meninggalkan ku berdua dengan ibu kepsek. sedang ayi sudah dikeluarkan lebih dulu.
__ADS_1
"Mela, coba jujur dengan ibu. tdi kalian beneran di kelas ciuman?" tanya ibu lembut.
seakan muak dengan ketidak percayaan mereka, ingin rasanya aku lari dari ruangan ini.
"buk, aku tidak melakukan apa apa di kelas tadi, kami cuma duduk berdua ngobrol, lagian di kelas itu rame bu, gimana mungkin kami melakukan hal anehaneh? bapak tu cuma salah paham, karena posisi bapak di depan pintu, sedangkan kami di belakang. posisi Arli didepan ku sedang menghadap ku, jadi kalau sekilas dari depan ya seperti ciuman" jelasku kesal dan panjang lebar.
"mel, kamu ini perempuan, jaga kehormatanmu, jangan berikan kepada yg bukan suami mu kelak. sudah lah putuskan saja Arli itu kalian itu masih kecil, kenapa pacarpacaran, kalian itu masih cinta monyet, fokus sekolah. kamu lihat nilai kamu, dulu kamu bisa masuk 10 besar, bahkan 3 besar. sekarang? 12? coba kamu pikirkan Mela." tegur ibu kepala sekolah sambil menggenggam tanganku meyakinkan.
saat itu usiaku baru masuk 14 tahun, masih labil, dan meronta-ronta tak terima masih saja di tuduh melakukan itu dikelas. sejak hari itu semua orang di sekolah menatapku dengan tatapan jijik. Ya aku benci sekali dengan tatapan mereka. terutama guru lakilaki yg menuduh ku hari itu. dan sialnya guru lakilaki itu adalah pamannya Ratih, ya Ratih teman dekatku.
sebagai anak labil aku kesal dan memposting umpatan di sosial media facebook. "menuduh orang lain yg tidaktidak, tapi adiknya sendiri hamil diluar nikah" celotehku pedas di kolom status facebook.
siapa yg sangka dengan postingan itu aku mendapat masalah lagi? pagi itu tibatiba aku dipanggil ke ruang kepala sekolah "lagi". Aku merasa seperti manusia yg hobinya masuk ruang kepsek. malu, tapi sudah terlanjur kan. sudah di kelas tidak punya teman, masih harus berurusan dengan kepsek. tapi syukurnya untuk masalah buruk ini pihak sekolah tidak memanggil kedua orang tuaku. jadi sejauh ini amaaan pikirku.
haiiiii, jangan lupa baca terus ya novel karya ku.
tetep dukung aku teman teman ❤❤❤
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1