Aku Anak Haram

Aku Anak Haram
episode 7


__ADS_3

haaaiiiiiiii teman teman, terus baca novel karya ku ya.


terus dukung aku untuk tetap berkarya.


🌺🌺🌺🌺


"masak kamu gak tau kakek nenek aku?" tanya ayi heran.


"Iya aku ga tau sama sekali" jawab ku yg memang tidak tau.


"kakek nenek aku yg tinggal di belakang fasum" jawab ayi.


"belakang fasum? ooo, kakek adi ya? jadi mereka kakek nenek mu?" tanyaku setelah cukup lama berfikir .


"kok aku baru tau kamu itu cucu nya? emang kamu ga pernah main kesana ya?" ucapku lagi


"aku sering kesana, tapi biasa nya malam. emang kamu pernah keluar malam?" jawab nya santai.


"hehe ya enggak sih, pantas aku ga tau kalau kamu cucunya" jelasku.


sambil menikmati jus alpokat dengan susu coklat yg enak. kami duduk bersebelahan. kemudian Aku masih penasaran bagaimana orang tuanya bisa mengenali ibuku.

__ADS_1


"ayi, jadi gimana ceritanya kok bapak kamu bisa kenal dengan ibuku?" tanya ku mulai serius


ayi kemudian terdiam melihatku, lalu mulai menjelaskan


"jadi waktu itu aku cerita ke bapak, kalau aku suka sama kamu, jadi bapak tanya tentang kamu, tinggal dimana, kamu anaknya siapa, ya seperti itulah. lalu saat aku beri tau soal kamu, bapak langsung cerita tentang kamu dan ibu kamu" jelasnya dengan sederhana padaku


"cerita apa?" potongku cepat karena sudah penasaran.


"bapak dulu teman sekolah ibu nya Mela, jadi sebenernya Mela, kamu itu anak ibu Geana , bukan anak nya mama Marina, Mama marina itu nenek kamu. sedangkan kenapa bapak aku bisa kenal ibu kamu, ternyata bapak dan ibu Geana teman dari kecil, bapak dulu sempat naksir, suka sama ibu Geana. terus bapak aku coba dekati ibu kamu, tapi gagal katanya, sampe ada kejadian itu, ibu Geana pergi dari kampung dan ikut dengan kaka nya ke Riau, ibu geana tinggal disana selama hamil kamu. ibu Geana juga lahirin kamu disana" jelas ayi padaku.


lagi lagi aku terdiam memikirkan perihal diriku ini. satu fakta baru soal diriku muncul lagi.


"mama yani adalah anak pertama mama Marina, ibu Geana anak kedua mama Marina, anak ketiga mama Marina adalah Sukam, sedangkan anak ke empat adalah Giardi, dan aku Mela adalah anak perempuan terakhir mama Marina" pikirku kala itu.


Tapi siapa yg sangka ternyata aku ini hanya seorang cucu. mereka pandai sekali menutup rapat kenyataan ini bahkan sampai usia ku menginjak 14 tahun. mungkin jika bukan dari omongan orang, aku sendiri tidak mungkin tau kebenarannya.


Aku tidak pernah bertanya kepada mama atau pun bapak soal semua yg ku dengar dari orang orang kepada mereka, aku hanya memikirkan nya sendiri.


setelah selesai menghabiskan minuman itu, ayi mengantarkan aku pulang kerumah. Aku kemudian mandi, bersih bersih lalu rebahan si kasur sambil memikirkan semua yg ku dengar tentang diriku.


ku ambil hp tulalit ku , kemudian ku kirim pesan

__ADS_1


"bu? sedang apa?" kemudian mencari kontak *bu geana* . terkirim ! sambil berbalas pesan dengan ayi,


kemudian masuk pesan dari ibu Geana "Baru pulang kerja ini" jawab nya singkat.


sedari aku tumbuh sampai sekarang, hubunganku dengan ibu Geana kurang dekat, bertanya kabar juga jarang. selain karena jarak yg jauh, ibu Geana juga jarang pulang ke kampung. Entah karena sibuk, biaya yg mahal, atau karena malas mengingat masa lalunya. ibu Geana saat ini tinggal di Batam, bersama suami dan anak laki-laki nya.


"bu, aku boleh tanya tidak?" tanya ku lagi melalu pesan singkat.


"tanya apa?" balas nya lagi.


"kenapa ibu gak merawat Mela?" tanya ku ragu.


"ibu kan kerja" jawab nya lagi.


"terus siapa bapak Mela bu?" tanya ku dengan emosi yg mulai tidak stabil.


haiiiii... penasaran kan apa sih jawaban ibu Geana?


tunggu episode selanjutnya ya..


ayo terus baca novel karya ku, terima kasih teman teman ❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2