Aku Anak Haram

Aku Anak Haram
episode 14


__ADS_3

hai para pembaca yg baik hati dan tidak sombong.


jangan lupa baca novel aku terus ya..


semoga kalian semua sehat selalu ❤❤❤❤


#


"oh gitu, kenapa gak coba keluar?" tanya ku pada indah.


"disini aja deh biar ga ribet lagi urus ini itu, daftar ini itu, kan kalau lanjut disini tinggal masuk aja nanti" jelas indah padaku.


"Lah emang gitu ya?" tanya ku heran


"Iya, besok juga kamu di kasih tau suru masuk sini lagi, dengar dengar kalau mau lanjut di sini ntar diajak liburan ke pantai" jelasnya lagi.


"Ke pantai? jadi kalau mau lanjut kesini bakal di bawa liburan gitu? bapak yg pelit itu bakal ajak liburan? wow hebat hebat" ucap ku lagi pada indah,


"hahaha iya, hebat kan dia mau keluarin uang cuma cuma?" jawab indah sambil tertawa.


karena memang cukup mengejutkan seorang guru yg terkenal akan kepelitannya mau mengeluarkan uang Cuma Cuma, padahal selama ini seribu rupiah pun sangat sulit dikeluarnya. bukan cuma soal uang, bahkan nilai pun bapak ini sangat pelit sekali.


"kira kira si ayi lanjut kemana ya?, aku bahkan lupa menanyakan ini dengan nya." ucap ku dalam hati.


setelah selesai dari kantin, aku dan indah langsung masuk ke kelas. ku lihat buku tugas sudah di kembali kan oleh anggi di atas meja ku. kemudian aku memperhatikan seisi kelas.


"Ini si ayi ga kelihatan kemana ya? jangan jangan bolos nih anak" pikir ku sambil melihat kelas.

__ADS_1


"Ade, kemana si Arli?" tanya ku pada Ade,


Ade adalah teman satu meja , juga teman akrab nya, teman kecil nya, dan sudah di pastikan dimana ada Arli disitu ada Ade.


"bolos dia mel" jawab nya.


"aish anak ini. Sudah dekat ujian pun banyak tingkah" jawab ku kesal lalu pergi ke tempat duduk ku.


pelajaran hari ini sudah selesai, aku memutuskan untuk langsung pulang. karena aku tidak tau mau kemana lagi selain pulang. saat tiba di parkiran aku mengecek handphone ku. ada pesan dari ayi.


"sudah pulang? Aku tunggu di rumah Deka ya" ku baca pesan singkat dari ayi.


"mau ngapain?" balasku lagi.


"mau ketemu dong" pesan dari ayi lagi.


saat sampai disana dia sedang mengobrol dengan deka dan teman teman nya yg lain. tidak banyak yg ku kenali. hanya beberapa saja.


"Eh ada pacar siapa nih yg datang?" ucap seorang pria berseragam putih abu abu.


"pacarku!" jawab ayi sinis.


"Sini duduk sebelah sini" ucap ayi sambil menunjukan tempat duduk di sebelahnya


. kemudian aku duduk sambil memperhatikan mereka yg di setiap tangannya pasti ada sebatang rokok.


"Kenapa sih manusia manusia ini suka sekali merokok, si ayi juga, tiada hari tanpa rokok" batin ku kesal dalam hati.

__ADS_1


setelah selesai mengobrol panjang satu persatu temannya pulang. tinggal tersisa deka, ayi dan aku. tibatiba ayi membawaku ke kamar, lagi lagi aku tidak menolak. ada apa Ini? Apa akupun sudah mencintai adegan ini ya?


kali ini tidak ku tanya lagi untuk apa ke kamar, karena sudah pasti untuk melakukan hal dewasa itu.


tanpa basa basi ayi sudah ******* bib*r ku, membuka satu persatu baju ku. "ssshhh aaah" ******* begitu saja keluar dari mulut ku, terus melanjutkan kegiatannya. meraba seluruh tubuhku. bahkan saat ini ayi sudah bersiap dengan posisi nya.


"aah, hmmm" eranganku yg tak bisa tertahan, sambil meremas tangannya aku sudah seperti kesetanan dengan kelakuannya. sungguh berbeda dengan pertama kali melakukannya, kali ini aku lebih bisa menikmatinya.


tibatiba ayi merubah posisi. kali ini dia berada di belakang ku, "aaah, sssshht. ayiiii oooh" desahku saat miliknya menusuk kepunyaan ku, sungguh kali ini berbeda sekali.


ayi kemudian mempercepat gerakannya. "aaaaaah" itu yg kudengar saat dia memasukkan dalam dalam miliknya.


yaa kami selesai, ayi kemudian berbaring sebentar sambil memelukku. "kamu jangan tinggalin aku ya" ucap ayi padaku.


"harusnya aku dong yg bilang gitu ke kamu!" jawabku tak terima.


bagaimana bisa dia berkata begitu. padahal kan bisa saja dia yg meninggalkan aku sendirian. dasar aneh! pikirku dalam hati.


setelah selesai melakukan hal dewasa, kami bersantai sejenak, ayi pergi keluar sebentar, membeli beberapa cemilan untuk kami, ya kami , Mela, ayi, dan deka. saat ini kami duduk santai di depan.


sudah pukul 4 sore, aku berpamitan akan pulang. tapi ayi tidak mau aku pulang sendiri, karena sudah sore menurutnya. kemudian ayi mengantarkan aku pulang, iya dia mengikuti ku sampai ke rumah. setelah itu dia langsung pulang.


sungguh perlakuannya membuat aku begitu mencintainya. aku bahkan sudah di butakan oleh cinta di usia ku yg masih 15 tahun.


hai teman teman. jangan lupa baca terus novel aku ya.


dukungan kalian berarti banget buat aku.

__ADS_1


terima kasih ❤❤❤❤


__ADS_2