
hallo semuanyaaaaa?
apa kabar? semoga sehat selalu ya.
baca dan dukung terus novel karya aku ya...
.
.
#
sudah pukul 4 sore, aku berpamitan akan pulang. tapi ayi tidak mau aku pulang sendiri, karena sudah sore menurutnya. kemudian ayi mengantarkan aku pulang, iya dia mengikuti ku sampai ke rumah. setelah itu dia langsung pulang.
sungguh perlakuannya membuat aku begitu mencintainya. aku bahkan sudah di butakan oleh cinta di usia ku yg masih 15 tahun.
"ma, masak apa?" tanya ku sambil melihat mama yg sedang memasak.
"masak ikan gurame" jawab mama.
sambil ku pandangi terus mama yg sedang memasak terfikir dalam benak ku " Kenapa mama menutupi tentang diriku ya? kenapa mama gak mau cerita soal aku?" pikiran ku tidak karuan.
"kamu kapan ujian?" tanya mama
"minggu depan ma" jawabku lagi
"Ya sudah besok mama kasih uang sekolah kamu ya" ucap mama sambil terus memasak.
keesokan harinya, mama memberi ku uang sekolah. karena mama tidak tau kalau uang sekolah ku sudah lunas. Jadi aku tetap menerimanya, bisa di tabung nih buat masuk SMA besok. pikirku saat menerima uang dari mama.
kemudian aku langsung berangkat ke sekolah.
seperti biasa saat tiba di sekolah. duduk dulu di parkiran sambil menunggu bel.
"hei" ucap ayi sambil menepuk pundakku.
"Oh kamu, tumben sudah datang?" tanyaku sambil memperhatikan ayi yg duduk di depan ku.
"Iya lagi pengen datang cepat aja" jawab nya santai.
"ayi, jadi setelah lulus nanti kamu lanjut kemana?" tanyaku penasaran.
__ADS_1
"lanjut disini lagi" jawab nya yg membuat aku heran.
"serius masuk sini lagi?" tanyaku tak percaya.
"Iya serius, mama minta lanjut sekolah disini aja, kamu lanjut sini lagi kan?" tanya nya padaku.
"Mau coba masuk SMA Negeri 1 kalau nilai ku bagus" jawabku yg memang tidak ada keinginan melanjutkan sekolah di yayasan ini lagi.
"lanjut sini lagi lah, biar kita bisa satu sekolah lagi" bujuknya padaku.
"enggak lah, mau coba di luar dulu" ucap ku tegas.
"ayo lah Mela lanjut disini lagi, yaaa mel" bujuk nya lagi.
trrrriiiiiiiiiiiiiiinng ....... bel sekolah sudah berisik. waktunya masuk kelas.
Aku bergegas masuk ke kelas lebih dulu, maklum atas kejadian waktu itu jika ada yg melihat kami berdua bersama seakan-akan sorot matanya menunjukan caci maki yg tak sudah sudah. begitulah nasib ku, di benci atas hal yg tidak ku lakukan di kelas.
"hari ini kalian harus beres beres kelas, persiapan untuk ujian kalian lusa. ibu sudah atur untuk setiap kelas nya" ucap wali kelas kami.
berdasarkan absensi kelas, aku satu ruangan dengan ayi, "ya seperti nya ujian ku tidak akan membosankan lusa" pikirku dalam hati sambil mengikuti perintah wali kelas.
hari ini telah selesai. tinggal menunggu hari senin untuk melaksanakan ujian akhir sekolah.
"Melaaaaa, bangun!! sudah tau hari ini ujian bukannya bangun pagi!" teriak mama dari balik pintu kamar.
"Hmmm" jawabku yg masih melanjutkan tidurku, rasanya mataku sulit terbuka.
braaaaakk .. tibatiba mama membuka pintu kamar ku dengan segayung air yg siap diguyur. tapi aku tau mama tidak mungkin mengguyur ku, karena mama tidak mau kasur ku basah.
"aaaaa iyaiyaaa aku bangun" jawabku yg langsung kabur ke kamar mandi, tapi tidak lupa "siniin gayungnya" ucapku sambil mengambil gayung dari tangan mama.
setelah selesai mandi dan sudah selesai persiapan untuk ujian, saat melihat jam dinding mataku langsung melotot.
"mamaaaaa, masih jam 6. kenapa mama bilang jam 7 tadi?" ucapku kesal.
"iya tadi jarum panjang nya yg di angka 7" jawab mama santai merasa tidak bersalah.
huuuuft, "padahal aku masih bisa tidur setengah jam lagi, menyebalkan" gerutu ku dalam hati. "ah tapi sudah lah. sudah terlanjur bangun juga, aku malah bisa santai santai nanti dijalan" ucapku dalam hati. kemudian aku melanjutkan sarapan, sambil sedikit membuka buku pelajaran.
"maaa, Mela pergi dulu ya. doain ujian Mela lancar " pamitku sambil mencium tangan mama,
__ADS_1
kemudian aku bergegas pergi, ya pagi ini memang sepi, karena hanya murid yg melaksanakan ujian akhir sekolah yang masuk hari ini. hatiku cukup cemas, takut tidak bisa menjawab soal ujian. Tapi ya bismillah saja, semoga dipermudah.
sampai sekolah aku bertemu teman teman, ya terlihat begitu tegang dan cemas. maklum ini menentukan nilai kami kan, semua sibuk mengulang pelajaran.
pukul 7.30 , semuanya sudah masuk ke dalam kelas. pengawas sudah membagikan lembar ujian akhir kepada kami, dengan arahan yg diberikan kami mulai mengerjakan dengan fokus masing-masing soal yg ada.
selama 4 hari kami melaksanakan ujian akhir. pada hari terakhir ujian, kami semua berencana setelah selesai akan pergi ke air terjun untuk merayakan hari terakhir sekolah, dan juga hari terakhir berkumpul bersama. karena setelah lulus kami akan melanjutkan ke Sekolah menengah atas pilihan masing-masing.
siang itu kami sudah berkumpul di kantin sekolah
"Mel, kamu sama siapa nanti?" tanya Bowo,
"sama siapa lagi kalau bukan sama Ayi" jawabku santai.
"haha Iya ya, ga mungkin juga sama yg lain yakan" jawabnya sambil tertawa.
" ayo, kita duluan" ucap ayi tibatiba muncul di belakang ku.
"is bikin kaget aja, nanti lah tunggu mereka, kita barengan aja" jawabku lagi.
"duluan aja ayo" ucapnya lagi.
"ga mau, mau bareng bareng aja" jawabku kesal.
"Ya sudah lah" jawabnya dengan wajah kesal.
kami memutuskan untuk pergi merayakan hari ini ke sebuah air terjun, aku sudah pasti ikut dengan ayi, siapa lagi yg akan pergi bersama ku selain ayi. karena kami adalah pasangan bucin saat itu. ayi masih saja membujuk ku untuk melanjutkan sekolah di yayasan ini agar kami bisa satu kelas.
Tapi aku tetap tidak ingin, karena biaya sekolah di SMA Negeri lebih murah ketimbang yayasan ini, jadi aku ingin meringankan beban mama dan bapak. Tapi apalah daya hal tak di ingin kan terjadi.
setelah selesai merayakan ujian akhir, aku sudah jarang bertemu ayi, karena kami sudah libur sekolah.
pukul 7 malam ayi tibatiba saja menghubungiku "Mela, kami mau jemput kamu untuk liburan bareng" ucap ayi padaku yg pasti membuatku heran.
"liburan kemana? kapan?" tanya ku penasaran.
"liburan sama teman teman sekolah kita, mau ya?" pinta Ayi lembut meyakinkan.
hai semuanya ππππ
terima kasih sudah membaca novel karya ku.
__ADS_1
terus tunggu episode selanjutnya ya
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊβ€β€β€β€β€πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ