Aku Anak Haram

Aku Anak Haram
episode 8


__ADS_3

haaaaaaiiiiiii semuanyaaa...


terima kasih masih membaca novelku, jangan lupa dukungan untukku supaya terus berkarya yaa.


terima kasih ❤❤❤


.


"sudah lah. ibu capek" jawabnya tanpa mau memberi penjelasan.


"siapa bu? siapa bapak Mela?" terkirim ke bu Geana


"Anggap saja ibu sudah mati" ting, isi balasan pesan ibu ku.


tes, air mataku tak terbendung lagi, tidak mendapat jawaban, malah hatiku terasa ditusuk pedang yang sangat tajam. Aku menangis terisak dikamar sambil menahan agar tangisku tidak terdengar oleh mama yg sedang menonton tv.


"tuhan, harus ku balas apa pesan ibu yg menyakitkan ini? apa ini sungguh ibuku? kenapa begini tuhan? apa salahku? kenapa aku di lahirkan jika hanya untuk disakiti? kenapa ini ga adil tuhan?" suara hatiku yg tidak terima dengan kenyataan ini.


"Ya, ibu sudah mati, benci ibu" balasku singkat.


mulai hari ini hidupku banyak berubah. Di kucilkan oleh teman, di tampar oleh kenyataan soal ibuku. dan satu hal baru lagi muncul. siapa sangka hal ini adalah awal kehancuran untuk Mela?

__ADS_1


"Kamu dimana? aku mau ketemu?" pesan dari ayi masuk ke hp ku


"Aku lagi di rumah, kenapa?" balasku heran.


"aku mau ketemu, ada yg mau aku tanyakan langsung sama kamu" balas ayi yg membuatku penasaran. sepenting itukah sampai harus ketemu langsung?


"tanya dari sini saja, kamu mau tanya apa?" jawabku lagi


jam sudah menunjukan pukul 5 sore, bagaimana bisa aku berfikir untuk pergi padahal sudah sore begini


"Tapi aku mau ketemu, mau tanya langsung sama kamu Mela!" desak ayi dalam pesannya.


"tanya saja lah, pasti aku jawab" timbal ku yg mulai bingung, ada apa dengan anak ini, gak biasanya begini?.


"Iya, sudah cepat mau tanya apa?" jawabku yg mulai kesal.


"Kamu masih perawan?" balas nya yg membuatku heran , sangat sangat heran.


"ya masih la" jawab ku santai tapi sedikit penasaran.


"Kamu yakin? tapi aku ga percaya!" balasan yg menjengkelkan sekali.

__ADS_1


"yakin, sangat yakin! aku ga pernah aneh aneh dengan siapapun! emang nya ada apa sih?" balas ku penasaran.


"Kamu ga bohong? kata Bowo dia pernah berhubungan badan dengamu?" jawaban nya sangat membuat ku syok.


"Bowo? aku bahkan tidak pernah berbuat apa apa dengan dia, kamu jangan asal menuduh ku!" balasku tak terima dengan yg di ucapkan nya.


"apa apaan dia ini, malah lebih percaya dengan omongan orang lain, lagian maksud si bowo apa coba ngomong seperti itu? jangan kan berhubungan badan, berciuman saja aku tak pernah. trus apa maksud nya bicara sembarangan seperti itu?" oceh ku dalam hati .


"Aku kan tanya Mela, bahkan teman bowo bilang kalau yg di katakan bowo itu benar, makannya aku tanya langsung sama kamu! biar jelas. biar mereka ga asal bicara" jelas ayi padaku.


"hei, aku cuma pernah dekat saja, sebatas teman, dulu juga bertemu beberapa kali saja, dan memang cuma makan, ga pernah lebih dari itu!" balasku yg mulai kesal tapi masih ingin meyakinkan.


"Mela, tolong jawab yg jujur?" isi pesan ayi yg masih seakan tak percaya denganku.


"Ya sudah kalau tidak percaya, terserah kamu saja! buat apa aku jelaskan kalau tidak percaya juga!" jawabku malas.


"Ya sudah aku percaya, aku percaya sama kamu. maaf ya sudah menuduh kamu yg tidak tidak, jangan marah yaa" balas nya lagi.


ku pikir permasalahan ini sudah cukup , dan sudah selesai sampai disini saja. nyatanya aku salah. setelah beberapa hari berlalu, saat di sekolah ayi bilang akan mengantarku pulang, karena pas sekali hari ini aku tidak bawa motor, pagi tadi aku numpang dengan Tika. Ya sudah aku akan pulang dengan ayi nanti.


haaaaiiii teman teman, terimakasih masih terus membaca novel ku. jangan lupa terus dukung aku dalam berkarya ya.

__ADS_1


terima kasih 🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2