
Ayah suya dilanda kemarahan besar karna suya membawa seorang anak kecil yang tidak diketahui asal usulnya ke rumah
"pengawal.. cepat bawa pergi anak kecil menjijikkan ini dari sini" perintah ayah suya
Pada saat pengawal ingin mendekati ruiki, suya meluncurkan dua jarum perak pada dua pengawal yang hendak mendekati ruiki.
Dua pengawal yang terkena jarum perak milik suya, kemudian lemas tak bisa digerakkan
"jika kalian berani menyentuhnya sekali lagi, akan ku potong tangan kalian" ucap suya dengan tatapan tajam
Pengawal yang digarap suya dengan tatapan tajam itu, tergidik ketakutan dan tak berani bergerak
"suya!! untuk apa kau melindungi anak itu, anak seperti itu tidak pantas ada disini" teriak ayah suya
"sayang tenang lah.. suya melakukan itu pasti ada alasannya" ucap ibu tiri suya yaitu yuro
"ayah... jika kau memang anak ini tidak layak disini maka ayah juga tidak pantas untuk menjadi ayahku" ucap suya dingin
Ayah suya terkejut mendengar suya berkata bahwa dia tidak layak menjadi ayahnya
"kak... ucapan kakak ini sudah keterlaluan" teriak xiou
"keterlaluan? lebih keterlaluan mana dengan sosok seorang ayah yang tidak mencintai anaknya sendiri, dan bahkan menganggapnya seperti bukan anaknya" ujar suya
__ADS_1
Suya kemudian membawa ruiki masuk bersamanya tanpa mempedulikan ayah, ibu tiri dan saudari tirinya itu
"oh iya ayah, jika memang ayah tidak ingin aku berada disini maka aku akan pergi dari keluarga ini setelah pertandingan telah selesai" ucap suya yang berdiri sejenak sebelum masuk kerumah
Didalam rumah menuju kamar suya
"kak suya, apa tidak apa jika anda bersikap seperti itu pada ayah anda?" tanya ruiki
"kau tak perlu cemas, lagi pula ayah ku itu memang tidak menyayangi ku, jadi bukan salahku jika aku sampai bersikap begitu" jawab suya
Lumi tiba tiba datang menuju suya dengan berlari
"nona kau tak apa kan? kau tak sedih kan bla bla bla " tanya lumi terus menerus
"saya takut kalau nona sedih karna telah bicara seperti itu pada ayah nona sendiri" jawab lumi
"untuk apa aku sedih dengan hal semacam itu! sosok ayah yang seperti itu, tidak layak mendapat kesedihan dari anaknya sendiri" ucap suya
Setelah berkata seperti itu, suya segera menyuruh lumi untuk mempersiapkan baju dan makanan untuk ruiki
Dikamar suya
"ruiki, kau pergilah mandi dulu agar bersih lalu aku akan mengajari mu ilmu bela diri" ucap suya ramah
__ADS_1
"anu... kak suya, te..terima kasih. Kak suya sampai sekutunya menentang ayah kakak demi diriku" ucap ruiki pelan
"tak masalah... sana cepatlah mandi" perintah suya
"hm.." angguk ruiki
Sambil menunggu ruiki mandi, suya mengeluarkan guci serigala saji putih dari gelang ruang dan unggun segera membuat pil
"nona kau ingin membuat pil sekarang?" tanya rubah
"iya,aku ingin segera membuat pil yang dapat membuatku mudah ber spiritualitas dan membuat beberapa pil racun" jawab suya
Pada saat ruiki keluar dari kamar mandi, ruiki melihat suya membuat sesuatu hal yang ia tidak tahu dan menanyakannya
"kak suya apa yang sedang kau buat" tanya ruiki
"aku baru saja selesai membuat pil, kebetulan juga kau sudah selesai mandi" jawab suya
"ke..kebetulan apa?" tanya ruiki keheranan
"makanlah pil ini, ini akan meningkatkan kekuatan fisik mu agar kau dapat dengan mudah mempelajari ilmu bela diri" ucap suya sembari meberikan pil pada ruiki
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, SCHOOL LOVE STORY, di sini dapat lihat: https://share.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=1950313&\_language\=id&\_app\_id\=1
__ADS_1