
Pagi harinya, suya bangun dan terkejut melihat anhuang yang tidur disampingnya. Suya pun segera menendang anhuang tapi tangan anhuang seketika menghentikan itu
"tidak baik menendang orang yang sedang tidur" ucap anhuang
"kenapa kau ada disini dan kenapa kau juga tidur disamping ku?" ucap suya kesal
"memangnya kenapa kalau aku tidur disini, lagi pula kasur dikamar ini cuma satu" kata anhuang
Saat suya sedang cekcok dengan anhuang ada seorang pelayan yang mengetuk pintu kamar suya
"nona, nyonya menunggu anda untuk sarapan bersama diruang makan" ucap pelayan dari luar kamar suya
"katakan pada nenek makan lah saja dulu, aku akan pergi sarapan nanti" ucap suya dari dalam kamar
"baik nona" ucap pelayan
Setelah pelayan itu pergi anhuang seketika menarik suya ke bawahnya, muka suya mulai memerah melihat wajah anhuang
"segitu inginnya ya kau lebih lama disini bersama ku sehingga kau menunda sarapan mu" ucap anhuang
"siapa yang ingin lebih lama dengan mu, jika aku pergi sarapan tadi pelayan itu akan masuk dan membereskan kamar dan dia akan melihat mu nanti" ucap suya
__ADS_1
"lau mulai khawatir pada ku rupanya.. bukankah kau tahu aku bisa menghilang kapan saja, kenapa kau mengkhawatirkan aku akan dilihat oleh pelayan itu" kata anhuang
Suya pun tak bisa berkata kata lagi, saat suya memalingkan wajahnya kearah lain suya merasakan kakinya menyentuh sesuatu yang keras dan itu adalah miliknya anhuang
"cepat menyingkir dari atas ku" kata suya
"kenapa? apakah karena tadi kau tidak sengaja menyentuh bagian itu makanya kau tidak nyaman ya, apa mau aku perlihatkan juga" ucap anhuang
"berhentilah bicara dan cepat menyingkir dari atas ku dasar kau mesum" ucap suya
"baiklah..."
Anhuang pun menyingkir dari tubuh suya dan duduk dipinggirkan kasur, suya kemudian segera menjaga jarak dengan anhuang
"berhenti bicara tak masuk akal, cepat lah pergi sana.." teriak suya
"karna kau yang minta maka baiklah" ucap anhuang
Setelah anhuang pergi, suya segera untuk mandi dan setelah mandi suya langsung menuju ke ruang makan yang ada dibawah
"suya kenapa kau baru datang sekarang, ayo cepat duduk dan makan lah" ucap nyonya jou
__ADS_1
"ayo kak suya cepat makan, makanan disini sangatlah enak" ucap ruiki
"iya" ucap suya
Saat sedang makan suya terus menerus teringat dengan kakinya yang tak sengaja menyentuh bagian milik anhuang itu
Bahkan saat ia sedang mandi, suya terus menerus mengingat nya
"kenapa aku terus mengingat itu sih.. huh, menyebalkan sekali" pikir suya
"ada apa suya? apa makanannya tidak enak atau tidak sesuai selera mu? wajahmu kelihatan tidak senang" tanya nyonya jou
"ah, tidak kok. makanannya enak" jawab suya
"apa ada masalah padamu sehingga raut wajah mu kelihatan tidak senang?" tanya lagi nyonya jou
"tidak kok, tidak ada sama sekali, mungkin karena aku kurang istirahat" jawab suya
Setelah sarapan suya pergi ke taman untuk menjernihkan pikirannya agar tidak memikirkan hal tadi
Tapi itu percuma saja, kejadian itu terus melekat pada pikiran suya dan suya tak bisa melupakannya
__ADS_1
"kenapa hal itu teringat terus sih..."
...selamat menikmati membaca nya, jangan lupa untuk meninggalkan like dan komentar setelah membaca...