
"wah.. nona, kau hebat sekali! kau langsung bisa menguasai jurus itu dalam beberapa percobaan saja" ucap rubah itu sambil berbaring di kasur
"ini kan teknik dasar ya pasti mudah kan? semua orang juga bisa" ucap suya
"kalau itu orang lain sih, mereka butuh waktu satu minggu atau lebih untuk mengusai teknik itu" ucap rubah itu
"selama itu ya? lalu kenapa aku mudah sekali menguasainya" tanya suya
"itu karena nona sangat hebat, aura di tubuh nona juga sangat kuat jadi wajar saja non bisa menguasainya dalam sekejap" jawab rubah itu
"apa mungkin ini karena bunga teratai itu ya? jika memang ini karena teratai itu, aku sekarang akan lebih mudah mempelajari ilmu apapun jadi aku juga akan lebih mudah membalas dendam ku" ucap suya dalam hati
suya kemudian mempelajari 5 buku lagi yaitu jeratan jaring laba laba, gelembung bola air, pisau angin, teknik pengobatan dan racun
hanya dalam waktu yang cukup sebentar, suya dapat memahami buku yang baru saja ia baca dan juga sudah menguasai 3 jurus yang baru saja ia pelajari
__ADS_1
rubah milik suya sangat terkejut melihat suya yang langsung bisa mempelajari 4 jurus
"nona kau sungguh luar biasa kau dapat menguasai 4 jurus itu dalam waktu sekejab. ditambah lagi kau sudah mengerti beberapa teknik pengobatan dan racun " ucap rubah itu
"yah... tapi ini masih belum cukup, aku masih harus mempelajari lebih banyak jurus dan teknik pengobatan maupun racun lagi" ucap suya
"nona kau benar benar sangat hebat, aku beruntung bisa mempunyai tuan seperti mu. kau sekarang bahkan sudah masuk ke master spiritualitas awal tingkat 4, aku yakin nona akan bisa menjadi master spiritualitas yang lebih tinggi lagi" puji rubah itu
"kau tidak perlu memuji seperti itu, aku masih belum bisa dibandingkan dengan mu yang merupakan hewan sihir spiritualitas menengah tingkat 5" ucap suya
"nona kau bisa melihat tingkat spiritualitas ku?" tanya rubah itu
"padahal aku sudah menyembunyikan tingkat spiritualitas ku agar tidak diketahui tapi dia malah bisa melihatnya, dia bukanlah orang sembarangan" ucap rubah itu dalam hati
tak lama kemudian, lumi masuk kedalam kamar suya dengan membawakan makanan untuk rubah milik suya
__ADS_1
"nona ini makanan yang anda minta saya bawakan untuk rubah anda" ucap suya sambil menyerahkan makanannya pada suya
"terima kasih ya lumi" ucap suya sambil mengambil makanan yang diserahkan lumi
lumi merasa terkejut melihat kamar suya yang berantakan
"nina kenapa kamar anda berantakan begini? apa ada sesuatu yang baru saja terjadi" tanya lumi
"tadi aku latihan dikamar, jadi kamarnya jadi berantakan" jawab suya
"kenapa nona tidak latihan diluar saja? bukankah akan lebih mudah" tanya lumi lagi
"aku hanya tidak ingin dilihat banyak orang ketika berlatih" jawab suya
"begitu ya" ucap lumi sambil membereskan kamar suya "bukankah sekarang nona sudah masuk ke master spiritualitas awal, nona berada di tingkat berapa?" tanya lumi
__ADS_1
"aku sudah masuk ke master spiritualitas awal tingkat 4" jawab suya
"apa..... nona masuk ke master spiritualitas awal tingkat 4! tingkat nona sekarang sudah sama dengan adik tiri nona. padahal anda baru saja belajar beberapa ilmu tapi sudah masuk ke master spiritualitas awal tingkat 4 anda benar benar hebat" ucap lumi