
Di penginapan
"huh... lelah sekali, padahal sudah berkeliling kota tapi tidak menemukan informasi apapun tentang nenek" gumam suya
"nona, bagaimana kalau nenek nona itu sudah tiada. Bukankah akan percuma saja mencarinya" ucap zion sang rubah
"kau benar juga, aku juga bahkan tidak tahu nenek ku masih hidup atau tidak. Tapi tidak ada salahnya kan juga mencobanya siapa tahu dia masih hidup" ucap suya
Setelah beristirahat, suya pergi ketempat pemandian air panas yang ada di penginapan yang ditinggali sekarang
"hm.. rasanya nyaman sekali berendam air hangat disini" ucap suya
Saat suya berendam air hangat, suya terus menerus menatap cincin yang ada di jari manisnya
Sekuat apapun suya mencoba melepaskan cincin itu darinya, tetap saja tidak bisa terlepas
"kira kira kenapa ya orang itu memberikan ku cincin ini? kalau tidak salah, namanya anhuang ya" ucap suya sambil mengelus cincin
Disaat yang tak terduga, anhuang muncul tepat dihadapan suya
Suya amat terkejut melihat anhuang yang muncul secara tiba tiba dan disitu suya tidak memakai baju apapun
"ke..kenapa kau muncul disini" teriak suya sambil menenggelamkan badannya agar tak dilihat anhuang
__ADS_1
"hm? bukannya kau merindukan ku, makanya aku muncul disini" ucap anhuang
"siapa yang merindukan mu sih, kenapa kau harus datang disaat aku sedang mandi" oceh suya
"kau tidak tahu ya jika cincin yang kuberikan itu terhubung langsung dengan ku jadi aku bisa merasakan langsung perasaan mu walaupun jauh" kata anhuang
Suya terus terusan mengoceh pada anhuang karna muncul pada saat ia mandi
Dan suya juga menyuruh anhuang untuk melepas cincin yang dia berikan padanya
"hahaha, kau benar benar sangat lucu ya bola mengoceh begitu" ucap anhuang
"ja..jangan tertawa, cepat lepaskan cincin ini dariku" ucap suya sambil mengulurkan tangannya
Anhuang pun menarik tangan suya dan mencium suya tepat di bibirnya
Suya pun mendorong anhuang yang sedang menciumnya itu menjauh darinya
"apa yang kau lakukan, aku hanya menyuruh mu melepas cincin bukan mencium ku" teriak suya dengan wajah memerah
"itu salahmu sendiri yang bersikap begitu, aku jadi tidak tahan untuk mencium mu" ucap anhuang
"sudahlah jika tidak ingin melepas cincin ini maka pergi saja sana" ucap suya
__ADS_1
"sampai ketemu lagi nanti" ucap anhuang sambil menghilang
Suya pun segera mengambil handuk dan kembali ke kamarnya, suya kembali ke kamarnya dengan keadaan muka memerah
Suya terus terusan mengingat ciuman yang terjadi di pemandian air hangat tadi
"nona kenapa muka mu merah sekali? apa airnya terlalu panas tadi" tanya zion
"y..yah begitulah" jawab suya
Ditempat anhuang berada
"kenapa tuan anhuang kelihatannya senang setelah pergi menemui gadis itu, apa mungkin ada suatu hal yang membuatnya senang tadi?" pikir anhui
"jadi ada laporan apa lagi mengenai gadis itu?" tanya anhuang
"maaf tuan, tapi saya tidak mendapatkan informasi apapun lagi" jawab anhui
"ya sudah, kembali lah kalau begitu" perintah anhuang
"baik tuan" ucap anhui
"bukannya biasanya saat aku tidak mendapatkan informasi apapun dia akan sangat marah tapi kenapa sekarang berbeda, yah ini lebih baik dari pada dimarahi dengan kejam olehnya" pikir anhui
__ADS_1
...beri aku like ya.. jangan lupa baca novelku yang lain " mengubah takdir pemeran antagonis dalam novel"...