
Setelah suya berkeliling kota mencari informasi tentang nenek nya tapi tak mendapat informasi apapun
Suya kemudian pergi ke kuil suci merak putih karena itu satu satunya tempat yang belum datangi semenjak ia datang ke kota
"karna sudah berkeliling kota tapi tak mendapat informasi apapun, jadi aku harus pergi ke kuil suci merak putih. Itu satu satunya tempat yang belum pernah kudatangi" ucap suya
"nona mungkin kita bisa mendapatkan petunjuk disana" ucap zion sang rubah
"iyah, ayo kita segera pergi kesana" ucap suya
Suya dan zion sang rubah kemudian pergi ke kuil suci merak putih
Tetapi sesampainya disana dan ingin memasuki kuil suci merak putih suya di hadang oleh dua pengawal yang menjaga pintu masuk kuil suci merak putih
"berhenti, katakan siapa kau dan kenapa kau datang kemari?" tanya pengawal
"namaku adalah suya dan aku ingin berdoa di kuil ini" jawab suya
"baiklah silahkan masuk" ucap pengawal
__ADS_1
Pada saat suya ingin masuk, tiba tiba ada seseorang yang muncul dan menghentikan suya masuk kedalam kuil
Dan orang itu adalah salah satu pendekar di kuil suci merak putih yaitu arga sang pendekar nomer 3
"kau yang disana, berhenti dan jangan melangkah" ucap arga
"tu..tuan arga, wanita itu hanya datang untuk berdoa. Harap anda jangan menghentikan nya atau nyonya akan marah pada anda" kata pengawal cemas
"memangnya kenapa? lagi pula aku berhak memberikan izin atau tidak pada wanita ini untuk masuk kedalam" ucap arga
Arga menatap suya dengan serius bagaikan orang yang sedang menganalisis orang yang ada di hadapannya
"hm.. jadi dia ya wanita yang akhir akhir ini yang nyonya selidiki melalui Yuni dan yani, aku akan ber main main dengannya sebentar" pikir arga
"kau akan ku izin kan kau masuk jika kau menang melawan ku, bagaimana?" tantang arga
"tuan arga sebaiknya jangan melakukan itu atau nyonya akan marah besar nanti" ucap pengawal
"diam kau, bagaimana gadis cantik apakah kau mau melawan ku atau kau hanyalah seorang pengecut hahaha" ucap arga sambil tertawa
__ADS_1
Arga merupakan pendekar nomer 3 dari 5 pendekar terhebat yang ada di kuil suci merak putih
Sikap arga adalah keras kepala, dan sulit mendengar kan ucapan orang lain dan suka bertindak seenaknya
Dia adalah pendekar yang suka menyelesaikan masalah dengan kekerasan dibandingkan dengan pikiran
Sehingga ia disebut pendekar yang paling brutal di kuil suci merak putih
"jadi bagaimana, apakah kau bau melawan ku?" tanya arga
"baiklah jika itu mau mu" jawab suya
"kau cukup berani rupanya, jangan salahkan aku jika aku tak berbelas kasih padamu nanti" ucap arga meremehkan suya
Arga pun mengeluarkan jurus tinju an harimau putih, suya dengan mudahnya menghindari serangan itu
"kau cukup hebat dari yang kukira, tapi apakan kau bisa menghindari serangan yang selanjutnya" ucap arga
Arga melancarkan serangan tinju harimau putih secara bertubi tubi pada suya tapi suya menangkis nya dengan jurus perisai putaran angin
__ADS_1
Jurus perisai putaran angin adalah jurus pelindung yang akan mengarahkan serangan lawan kearah lain sehingga tak mengenai sasaran nya
Sedangkan jurus tinju harimau putih adalah jurus yang digabungkan dengan kemampuan bela diri