
"kakak kau jangan pergi... aku tahu kau kesal dengan ayah, tapi tolong jangan pergi" ucap xiou
"hehehe, jika ingin pergi maka cepatlah siapa yang akan peduli jika kau pergi" pikir xiou
Suya semakin dibuat muak oleh xiou yang berpura pura baik dan polos bahkan tangan an suya terasa gatal ingin menampar mukanya itu
"xiou sebaiknya kau hentikan saja sandiwara mu itu, aku muak melihatnya" kata suya
"suya apa kata mu!! xiou berusaha agar kau tetap tinggal disini tapi kau malah bersikap begitu padanya" ucap yuro ibu tiri suya
"sekarang kau kembalilah ke kamar mu suya, dan jangan keluar sampai kau menyadari kesalahanmu" bentak ayah suya
"maaf tapi aku tidak ingin, lagi pula aku sudah bilang akan pergi dari sini dan aku tidak akan menarik kembali perkataan itu" ucap suya
Suya kemudian pergi ke kamarnya dan mengemasi barangnya dan mengajak ruiki untuk pergi dari sana
Suya memasukkan semua barangnya pada gelang ruang dan bersiap pergi bersama ruiki
"hm.. lumi, kenapa kau juga membawa barangmu? jangan bilang kau juga..." tanya suya
__ADS_1
"iya, saya akan ikut dengan nona. Jika nona pergi dari sini maka aku juga karna aku telah bersumpah akan setia pada nona" jawab lumi
"jika kau ingin ikut maka ya sudah lah, tapi apa kau yakin tidak akan menyesali perbuatannya ini?" tanya lagi suya
"tentu tidak" jawab lumi
Mereka pun pergi dan meninggalkan rumah kediaman keluarga suya, haeji yang mengetahui bahwa suya pergi dari rumahnya langsung mencarinya
Di perjalanan mencari tempat tinggal, suya bertemu dengan haeji
"suya..!! akhirnya aku menemukan mu" kata haeji
"aku dengar kau pergi dari rumahmu makanya aku mencari mu" ucap haeji
"memang benar kalau aku pergi dari rumah, lalu ada urusan apa kau datang padaku" ucap suya
"ku pikir kau akan sulit mencari tempat tinggal sementara, jadi bagaimana jika kau tinggal ditempat ku saja aku yakin orang tuaku tidak akan mempermasalahkannya" ucap haeji
"tidak perlu, lagi pula aku tak perlu banruanmu" kata suya
__ADS_1
Suya melanjutkan berjalan dan menghiraukan haeji yang sedang bicara padanya
Haeji segera menggenggam tangan suya yang berjalan menjauh darinya dan mencoba membujuk suya untuk tinggal ditempat nya
"hei.. suya, kenapa kau suka sekali menghiraukan orang dan asal pergi begitu saja" kata haeji menggenggam tangan suya
"memangnya ada hal lain yang ingin kau katakan?" kata suya sambil melepas tangan haeji dari tangannya
"ayolah... aku khawatir jika kau tidak dapat menemukan tempat tinggal nantinya jadi ada baiknya jika kau tinggal ditempat ku dulu" bujuk haeji
"aku menolak, aku bukanlah anak kecil yang perlu kau khawatirkan jadi haeji jangan ganggu aku berjalan" ucap suya
Suya, ruiki, lumi dan juga rubah milik suya lanjut berjalan dan pergi meninggalkan haeji
Adik haeji yang melihat kakaknya begitu menyedihkan tak bisa mendapatkan wanita itu, kemudian menghampirinya
"aduh.. kasihan sekali kakak ku ini, ditolak kebaikannya oleh seorang wanita" kata yuan adik haeji
"berisik, jika kau berani menghinaku lagi akan ku beri pelajaran padamu" ucap haeji
__ADS_1
"eh.. aku tak bermaksud begitu..., jadi dia ya wanita yang kakak suka. Sampai sampai bisa membuat kakak ku ini bersikap lembut padanya padahal sikapnya sangat dingin pada orang lain" ujar yuan