
Seketika anhou panik karena suya yang tiba tiba muncul dari belakang nya, bahkan dia tak dapat merasakan hawa keberadaan suya yang mendekat
"tuan anhou, apakah ayahku mengirim kau kemari untuk mengawasi ku?" tanya suya
"i...ya nona suya" jawab anhou gugup
Anhou gemetar ketakutan, merasakan aura suya yang begitu menakutkan. Dan juga terasa aura kebencian yang kuat dari suya
"a..aura ini, kenapa terasa sangat menakutkan. Seolah olah aku bisa mati kapan saja dihadapan nona suya" pikir anhou
"anda tenang saja, tak perlu takut begitu. Apakah ayahku juga mengirim mu kemari karna dia mencurigai aku yang telah menyakiti istri dan putri nya itu" tanya suya
"ba..bagaimana no..nona bisa tahu?" jawab anhou
"itu karena, memang aku sendiri lah yang melakukannya" ucap suya sambil tersenyum tipis
sementara itu di rumah keluarga suya, ayah suya dilanda rasa khawatir dan marah
"apa maksud perkataan mu ini" ucap ayah suya dengan marah
"ma..maaf tuan, tapi penyakit nona dan nyonya ini tidak dapat saya sembuhkan" ucap tabib
"bukankah kau adalah tabib yang hebat, kenapa penyakit ini tak bisa kau obati" bentak ayah suya
__ADS_1
"tuan, penyakit yang disebabkan racun ini akan mereda dengan sendirinya tapi bisa kambuh kapan pun dan rasa sakitnya akan berbeda beda saat kambuh" kata tabib
"ck..... aku tak peduli pokoknya, kau harus sembuhkan bagaimana pun caranya" ucap ayah suya
"baiklah tuan" ucap tabib
Sementara itu ditempat suya dan anhou berada
"tuan anhou, apakah kau tak merasa kesal?" tanya suya
"kesal?" ucap anhou
"iya, bukankah ayahku menaruh jurus pengengkang pada jantung mu itu sehingga kau tak dapat membantah perintah ayahku" ucap suya
Jika memilah atau berani membantah, mereka akan merasakan sakit pada jantung mereka. Sebenarnya hal ini sama saja dengan perbudakan
"bagaimana nona bisa tahu?" tanya anhou
"kau tak perlu tahu bagaimana aku mengetahuinya, aku bisa membantu mu lepas dari jurus itu" ucap suya
"nona sungguh bisa melepasnya, kalau begitu tolong lah daya agar bisa lepas dari jurus pengengkang ini" mohon anhou
"aku bisa saja membantu mu, tapi ada satu syarat" ujar suya
__ADS_1
"suarat? apa syaratnya" tanya anhou
"kau hanya perlu menjadi mata mata di keluargaku dan laporkan semua hal penting yang mereka lakukan, bagaimana? apa kau mau" tanya suya
"iya, saya mau. Apapun yang anda inginkan akan saya lakukan" jawab anhou
Suya pun kemudian melepaskan jurus pengengkang yang ada pada anhou hanya dalam sekejap saja
"sudah selesai, sekarang kau kembali lah dan katakan pada ayahku kau tak dapat menemukan ku" perintah suya
"baik nona, terima kasih anda telah membantu saya" ucap anhou dan langsung pergi
Setelah itu suya langsung kembali lagi ke kamarnya
"bagaimana nona, apakah serangga itu dapat nona singkirkan?" tanya zion sang rubah
"aku tidak menyingkirkan nya tetapi membuat nya berpihak padaku" jawab suya
"memangnya siapa serangga kali ini yang datang?" tanya lagi zion
"seorang pengawal pribadi ayahku, jadi sekalian saja aku manfaatkan dia, yah semoga saja tak ada serangga lagi yang datang kemari" ucap suya
Suya pun kembali membaca buku nya dengan tenang
__ADS_1