
"apa maksud perkataan ibu di surat ini? dan juga siapa sebenarnya identitas asli ibu sehingga bisa mempunyai 2 buku jurus yang sangat hebat, aku harus segera mencari tahunya" gumam suya
Tak lama kemudian lumi datang dan memberitahu suya bahwa haeji datang dan ingin bertemu dengan suya.Suya pun pergi menemui haeji
"haeji ada perlu apa kau dengan ku hingga datang kemari?" tanya suya
"ah.. aku kemari membawakan hadiah untukmu, semoga kau suka" ucap haeji
"anda tak perlu repot repot membawakan hadiah" kata suya
"tidak repot sama sekali kok, jadi mohon tolong diterima" ucap haeji
"karna anda begitu tulus memberikan hadiah ini maka akan saya terima" ucap suya
Suya menerima hadiah itu dan membukanya dan isinya adalah sebuah pedang hitam yang sangat bagus
"suya, apakah kau suka dengan hadiah ku ini?" tanya haeji
"iya, terima kasih telah memberikan ku hadiah pedang yang bagus ini"
Kemudian ruiki dan rubah miliknya datang menemuinya setelah selesai berlatih
__ADS_1
"kalian sudah selesai latihannya?" tanya suya
"iya, kak suya apa yang kakak lakukan disini?" tanya balik ruiki
"aku disini karna haeji ingin bertemu denganku dan dan memberikan ku sebuah hadiah" jawab suya
Ruiki pun melihat hadiah yang diberikan haeji pada suya, ruiki sangat terpukau melihat pedang yang diberikan haeji pada suya
"wah.... pedang nya bagus sekali.." kata ruiki
"hm? apa pedang ini sebagus itu?" tanya suya
"iya, pedang itu sangat lah bagus dan indah" jawab ruiki
Ruiki sangat terkejut, suya memberikan pedang yang diberi haeji padanya. Dan ruiki juga merasa ngak enak menerima pedang itu karna haeji ingin memberikannya pada suya tapi suya malah memberikannya padanya
"kak suya, menang saya boleh menerima pedang ini?" tanya ruiki
"tentu saja boleh, ini cepat ambil pedang nya" jawab suya sambil memberikan pedang pada ruiki
"ta..tapi kan, tuan haeji gendang memberikannya pada kak suya tapi kak suya malah memberikannya padaku. Aku takut dia nanti marah" ucap ruiki
__ADS_1
"kenapa dia harus marah? kan pedang ini sudah diberikan padaku maka aku berhak memberikan nya padamu dan dia tidak ada hak untuk marah" kata suya
"itu benar ruiki, aku tidak masalah kok jika suya memberikan nya padamu" ucap haeji
Ruiki pun menerima pedang itu dan dia sangat senang, ruiki pergi kembali berlatih dengan pedang barunya dengan penuh semangat
"dia sangat suka sekali ya dengan pedang itu rupanya ya!" kata haeji
"iya, dia juga begitu bersemangat untuk kembali berlatih" ucap suya
"kalau begitu saya pamit dulu, kapan kapan lagi saya akan berkunjung lagi kenari"ucap ruiki
"sampai jumpa ruiki"
Suya kembali lagi kekamarnya dan dia terlihat sangat bingung, rubah nya yang melihat suya begitu bingung menanyakan pada suya mengapa dia bingung
"nona, apa terjadi masalah? kau kelihatan resah begitu, kenapa?" tanya rubah
"sebenarnya aku penasaran dengan identitas asli ibu ku" jawab suya
"menangnya ada apa dengan ibu nona?" tanya lagi sang rubah"
__ADS_1
"lihat,! ibuku bahkan memiliki dua buku jurus yang sangat hebat ini. Dan perkataan ibuku yang tertulis di surat membuatku penasaran pada identitas ibu" jawab suya
...like loh ya... jangan lupa, tambah ke favorit juga sekalian :)...