
keesokan harinya suya, zion, ruiki dan lumi pergi menuju kota Yuki no macho yang terletak di gunung bersalju. Mereka pergi kesana menggunakan kereta kuda
Suya pergi kesana untuk mencari keberadaan neneknya dan juga identitas asli dari ibunya
"wah... saljunya banyak sekali, ini pertama kalinya aku melihat salju" ucap ruiki terkagum kagum dari dalam kereta kuda
"wah iya, ini juga pertama kalinya bagi saya melihat salju" ucap lumi
"kalian berdua tenang lah, jangan heboh cuma gara gara tumpukan saku itu" kata suya
"kak suya jangan berkata begitu, inikan pertama kalinya aku melihat salju" ucap ruiki
Masih butuh beberapa waktu lagi untuk sampai dikota Yuki no machi, sesampainya disana ruiki dan lumi terkagum kagum melihat kota yang besar dan ramai
"kota ini benar benar hangat ya walaupun dikelilingi oleh salju!" ucap lumi
"kota ini hangat karna ada pelindung sihir di kota ini yang menahan udara dingin masuk" ucap suya
"kota ini benar benar luar biasa" puji ruiki
Setelah mereka selesai mencari penginapan untuk mereka ditinggali, suya pergi untuk mencari neneknya
__ADS_1
Disaat suya sedang berkeliling kota, ia melihat ada pria yang sedang ditindas, suya pun pergi menolong pria itu
"aduh.. ada apa ini, kenapa kalian mengambil uang milik orang itu?" tanya suya basa basi
"dasar wanita, kau diam saja kalau tidak ingin terluka"
"benarkah, tapi.. sepertinya kau yang akan terkuka" ucap suya
Suya kemudian memukul penindas itu sampai terpental jauh dan pingsan, suya mengambil kantong uang yang diambil penindas itu dan mengembalikannya
"ini uangnya, kau tidak apa kan?" ucap suya sambil membantu pria yang tadi ditindas berdiri
"saya baik baik saja, terima kasih anda telah menolong saya"
Sementara itu di atas rumah yang tak jauh dari tempat suya menghajar penindas tadi, ada dua orang berjubah putih yang melihatnya
"kak bukankah wanita itu cukup hebat, kekuatan fisiknya juga lumayan"
"iya kau benar, dia bahkan membuat pingsan orang itu dalam sekali pukulan. kalau dilihat dia mirip dengan nyonya bukan"
"sebaiknya kita laporkan ini ke nyonya"
__ADS_1
Suya terus menerus mengelilingi kota tapi tak dapat menemukan petunjuk tentang neneknya, jadi ia kembali ke penginapan dan beristirahat
Dua orang yang memakai jubah berwarna putih tadi, pergi menuju kuil suci merak putih
"nyonya, kami ingin melaporkan sesuatu lada nyonya" ucap yuni sang kakak yang melihat suya tadi
"ada hal apa yang terjadi selama kalian patroli?" tanya sang nyonya
"yani izin menjawab nyonya, saat kami patroli tadi kami melihat wanita yang mirip dengan nyonya" jawab sang adik yang tadi melihat suya
"mirip dengan ku? apa orang itu sedang menyamar menjadi diriku?" tanya nyonya
"bukan nyonya, ia memiliki warna rambut merah muda dan mata berwarna kuning persis seperti nyonya" ucap yuni
"cepat kalian pergi dan cari informasi mengenai gadis itu secepatnya" perginya nyonya
"baik nyonya" ucap yuni dan yani
Yuni dan yani langsung pergi mengerjakan perintah yang diperintahkan nyonya mereka
Kuil suci merak putih memiliki 5 pendekar terhebat, dan yuni dan yani adalah pendekar urutan kelima itu
__ADS_1
Yuni dan yani juga dijuluki serigala putih salju kembar