
Di halaman keluarga suya, banyak sekali orang yang berada disana untuk melihat pertandingan.
Pertandingan akan segera dimulai tapi suya masih belum muncul, 4 orang yang melawan suya yaitu Lauki, azhang, nanzhi dan haeji mengira suya tidak akan muncul karna takut melawan mereka
"ya ampun.... kapan pertandingan nya akan segera dimulai ini? kelihatannya putri kepala suku itu terlalu takut untuk muncul" ejek azhang
"aku sih tidak peduli dia datang atau tidak, jadi aku tak perlu mengotori tanganku" ucap lauki
"yah aku juga tidak terlalu ingin melawan perempuan apalagi dia adalah yang akan ku nikahi" ujar nanzhi
"kalian semua berisik, lebih baik kalian diam saja dan tinggal tunggu" ucap dingin haeji
Tak lama kemudian suya datang didampingi oleh rubah nya dan juga ruiki, suya memberikan salam pada 4 orang yang akan ia lawan itu
"para tuan muda, saya minta maaf karna telah membuat kalian menunggu lama. Soalnya saya sulit untuk memilih pakaian" ucap suya dengan hormat
__ADS_1
"hmph... kau pasti sengaja mengulur waktu kan tadi karena takut untuk muncul dan sekarang kau datang agar tak membuat keluarga mu malu, aku benar kan!" ucap anzhang
"aku tidak mengerti apa uang maksud anda katakan, dari pada kita hanya membuang buang waktu lebih baik kita mulai saja pertandingannya" kata suya
"sudah bakal akan kalah masih tetap sombong" hina anzhang
Pertandingan pun dimulai, babak pertama suya melawan anzhang. Anzhang merasa sangat percaya diri bahwa dia akan menang melawan suya dengan beberapa serangan
"huh, orang bodoh itu tidak akan bisa melawan nona yang sekarang adalah master spiritualitas menengah tingkat 9 mereka hanyalah sampah master spiritualitas menengah tingkat 4" pikir rubah milik suya
"wah... sepertinya tuan anzhang meleset ya, bagaimana jika tuan anzhang menyerang ku lagi" ucap suya dengan nada mengejek
"ternyata kau bisa menghindari tinju api harimau milik ku, kau lumayan hebat. Tapi jangan kira kau bisa lolos lagi dengan serangan ku yang berikutnya" ujar anzhang
Anzhang kemudian melancarkan serangan tinju api harimau bertubi tubi tapi suya menangkis nya dengan perisai angin
__ADS_1
"ya ampun... kukira anda bisa menghibur ku, tapi nyatanya tidak. Lebih baik aku segera selesaikan ini, siapa tahu yang lainnya dapat menghibur ku" ucap suya
"ba..bagaimana bisa kau menangkis serangan itu? pa..padahal itu adalah serangan terkuat ku!!!" kata anzhang ketakutan
Suya kemudian mengeluarkan jurus nya yaitu sayatan pisau angin ber gemerincing, serangan itu membuat banyak luka gores pada anzhang.
"akh...... bagaimana dia bisa menguasai jurus pisau angin tahap ke tiga?" pikir anzhang keheranan
Suya berjalan menuju anzhang yang tak dapat berdiri lagi itu dan mengancung kan tangannya ke leher anzhang
"sekarang kau kalah, jika kau ingin melawan lagi maka aku tak akan segan memenggal kepala mu walau pun kau anak dari ketua perguruan yang ada disuku ini" ucap suya sadis
Jurus sayatan pisau angin ber gemerincing ini adalah jurus pisau angin tingkat tiga yang dapat memotong tubuh lawannya
Tapi jurus sayatan pisau angin ber gemerincing ini dapat dikendalikan seberapa dalam serangan yang akan dilancarkan pada lawan, sehingga tubuh lawan tidak terpotong.
__ADS_1
...ayo beri aku like.......