
dalam perjalanan suya menuju rumahnya, ia bertemu dengan seekor rubah. rubah itu awalnya ingin menyerangnya akan tetapi setelah rubah itu melihat aura yang ada pada tubuh suya, rubah itu mendekatinya secara perlahan
suya merasa bingung karna rubah niat menyerang rubah itu menghilang dan rubah itu mencoba mendekatinya
suya kemudian mengulurkan tangannya dan mengelus kepala rubah itu, rubah itu sama sekali tidak menyerang suya setelah ia sentuh
"ku rasa rubah ini adalah hewan sihir, ada aura kekuatan pada rubah ini. ada baiknya jika aku menjinakkannya" ucap suya dalam hati
"auhh.. aura wanita ini begitu nyaman" ucap rubah itu
terkejut "eh... kau bi..bisa bicara?" tanya suya dengan terkejut
"auhhh. kenapa kau bisa mengerti bahasa ku" tanya rubah itu
"aku mengerti bahasa mu? mana mungkin" jawab suya
"lalu kenapa kau bisa paham dengan yang kukatan?" tanya lagi rubah itu
"apa mungkin karna bunga teratai itu ya, makanya aku bisa bicara dengan rubah ini" ucap suya dalam hati
"aku tidak peduli kau mengerti perkataan ku atau pun tidak tapi bisakah kau mengelus kepalaku lagi?" ucap rubah itu
__ADS_1
"me..mengelus kepalamu..?" ucap suya
"iya, ayo elus kepalaku lagi..." ucap rubah itu
"ini kesempatan bagus untukku agar bisa mendapatkan hewan ini" ucap suya dalam hati
"aku akan mengelus kepala mu lagi jika kau mau menjalin hubungan hewan sihir dengan ku" ucap suya
"baiklah jika itu mau mu" ucap rubah itu
"eh... semudah ini, aku tidak menyangka akan semudah ini" ucap suya dalam hati
setelah suya menjalin hubungan hewan sihir dengan rubah itu, suya segera kembali ke rumah untuk mempelajari buku yang sudah dibawa lumi ke kamarnya
dan juga hewan sihir yang telah menjalin hubungan hewan sihir dapat membantu kita jika ada masalah
sesampainya dirumah, para pelayan yang bekerja dirumah suya itu terkejut melihat suya yang kembali ke rumah dengan membawa seekor rubah
para pelayan merasa heran mengapa suya membawa seekor rubah pulang, tapi suya tidak mempedulikan perkataan para pelayan itu
"kenapa kalian terus bicara tentang aku yang membawa rubah ini pulang, apa kalian tidak ada pekerjaan" ucap suya dengan tatapan dingin
__ADS_1
"ma..maaf nona " ucap para pelayan
suya kemudian masuk ke kamarnya dan didalam kamarnya suya melihat lumi yang sedang membersihkan kamarnya
"nona, anda sudah pulang ya" ucap lumi
"iyah, lumi terima kasih telah membawa buku buku ini kemari"
"tidak masalah nona, kenapa anda membawa rubah pulang nina?" tanya lumi
"oh.. rubah ini adalah hewan sihir milik ku" jawab suya
"wah...jadi nona telah menjalin hubungan hewan sihir dengan rubah ini ya... dia imut sekali..." ucap lumi
"kalau begitu tolong kau buatkan makanan untuk rubah ini ya lumi!" ucap suya
"baik nona" ucap lumi
setelah lumi pergi untuk menyiapkan makanan untuk rubah, suya mempelajari buku jurus tarian arus air
"kelihatannya buku ini mudah dipelajari, lebih baik aku belajar jurus ini dulu" ucap suya
__ADS_1
suya kemudian membaca buku itu dan setelah membacanya suya mempraktekkan nya hanya dalam beberapa percobaan suya langsung bisa menguasai jurus itu
jurus tarian arus air ini merupakan jurus yang dapat membuat penggunanya menyerang menggunakan air dengan cara zig zag