
“Oke teman-teman jadi begini, kuliah itu bukan hanya sekedar untuk mendapatkan pekerjaan. Memang benar kuliah tidak menjamin kesuksesan siapapun, hanya diri Kita sendiri yang bisa menjamin masa depan dan kesuksesan. Berbicara kuliah, maka sebaiknya Kita harus meluruskan niat dan tujuannya. Bahwasanya Kuliah adalah untuk mencari ilmu yang mana nantinya Kita akan ditemukan dengan berbagai macam permasalahan. Memang di dalam dunia perkuliahan tidak pernah di jelaskan secara rinci akan permasalahan-permasalahan yang terjadi di dunia nyata, akan tetapi Kita di ajarkan untuk menyelesaikan masalah dengan sistematis. Sehingga dengan terbiasa akan dunia perkuliahan khususnya para sarjana atau mahasiswa, maka permasalahan yang Kita hadapi akan terselesaikan dengan baik. Bukankah Kita pernah berpikir, mereka yang sudah berpendidikan tinggi, yang sudah sarjana saja masih banyak yang pengagguran dan masih belum bisa melihat masa depannya. Kemudian apa kabar dengan Kita yang kurang berpendidikan , Bukan begitu teman-teman?. Saya berkata seperti ini bukannya meremehkan atau merendahkan orang-orang di luaran sana yang tidak memiliki pendidikan tinggi ya, tapi Kita harus memiliki pandangan yang luas. Bukan hanya memandang segala sesuatu hanya dari satu arah saja. Jadi seperti itu, mungkin itu saja dari Saya terimakasih. Mungkin ada pendapat lain atau pertanyaan lain? ”.
“Kak”. Salah satu mahasiswa mengangkat tangannya.
“Baik silahkan Kak”.
__ADS_1
“Jadi seperti ini Kak, Kita sebagai kaum perempuan kan seringkali mendengar orang-orang berkata ngapain perempuan aja kuliah segala, toh ujung-ujungnya nanti juga di dapur, ngurus anak sama suami. Malah buang-buang uang aja. Nah itu menurut pendapat Kakak bagaimana?”.
“Baik terimakasih. Pertanyaan yang sangat bagus. Ini adalah pernyataan yang sudah sering sekali Kita dengar teman-teman. Bahkan Saya sendiri sudah sangat bosan mendengar pernyataan itu”. Seluruh isi ruangan tertawa.
“Luar biasa. Beri Aplaus dong buat teman kalian”.
__ADS_1
Ruang kelasku ramai penuh dengan suara tepuk tangan seisi ruangan.
“Saya suka penyampaian materi Kamu hari ini Khof, Saya harap seterusnya Kamu akan memiliki pendapat-pendapat yang logis dan dapat membuka tirai-tirai kecoa yang ada dalam otak generasi milenial ini ya😅. Baik Saya berikan Kamu nilai A+ untuk mata kuliah Saya”.
Huft... Aku menghembuskan nafas lega setelah mata kuliah itu di akhiri.
__ADS_1