
Sudah satu hari bianca di rawat dirumah sakit.
Dan hanya tinggal satu hari lagi menjelang pernikahan citra dan arsenio,memang kedua belah pihak belum membatalkan secara resmi pernikahan arsenio dan bianca.
Pagi hari.
Arsenio izin tidak mengajar dulu di kampus karna ingin menemani bianca.
"Mama"ucap bianca dengan nada lemah.
'Mama'kata itulah yg pertama di ucapkan bianca.
"Bi"panggil arsenio mendengar bianca berbicara tidak jelas.
"Tunggu yah papa panggil dokter dulu"ujar arsenio.
Arsenio pun memanggil dokter untuk memeriksa kondisi bianca.
Setelah dokter memeriksa kondisi bianca...
"Tolong jangan buat dia banyak pikiran dulu,jangan buat dia tertekan"pinta dokter.
"Baik dok"sahut arsenio.
"Masih ada yg sakit sayang??"tanya arsenio setelah dokter tadi keluar dari ruang rawat bianca.
"Mama mana pah??"tanya bianca lemah.
"Kamu jangan banyak pikiran dulu yah bi"arsenio mengalihkan pembicaraan.
"Mama mana pah,bi mau ketemu mama"pinta bianca.
"Iyah nanti papa telvon mama,tapi gak sekarang,mungkin mama sekarang lagi kuliah"arsenio beralasan yg tak jelas.
__ADS_1
"Iyah pah"akhrinya bianca luluh juga.
Arsenio tak lupa memberitahu kedua orang tuanya bahwa bianca sudah sadar.
Tok tok tok.
"Bi"panggil arin setelah melihat bianca sudah sadar.
"Oma"sahut bianca dan memeluk arin.
"opa gak mau dipeluk nih"ujar alexander cemburu karna bianca hanya memeluk arin.
"mau dong"ucap bianca dan berganti memeluk alexander.
"Masih ada yg sakit sayang??"tanya alexander khawatir.
"enggak ada opa"jawab bianca sambil tersenyum manis.
"Oma,mama mana??"tanya bianca kepada arin.
"mama gak kangen sama bi yah oma,kenapa mama gak kesini"ujar bianca bersedih.
"Mama pasti kangen banget sama kamu sayang,tapi kan mama harus belajar biar pinter dan bisa ngajarin bianca belajar kan"alasan arin
bianca hanya mengangguk tanda mengerti.
"Bi laper pah"ucap bianca.
"Bi mau makan apa??"tanya arsenio.
"Nasi goreng buatan mama"jawab bianca.
"Bi belum boleh makan,makanan luar rumah sakit sayang"ujar alexander.
__ADS_1
"terus kenapa tadi papa nanya mau makan apa??"timpal bianca.
Alexander hanya menggeleng geleng mendengar ucapan bianca.
"terus bi bolehnya makan apa dong pah??"tanya bianca tidak lagi ngambek kepada arsenio.
"bubur"jawab arsenio singkat.
"bubur gak pah"ujar bianca.
"gimana kalo bubur nya mama yg masak pasti enak deh,oma telvon mama dong suruh buatin bi bubur yg enak sekarang juga"pinta bianca.
"bi,mama kamu lagi kuliah masa kamu nyuruh mama kamu buatin bubur,kan gak boleh bolos kalo kuliah nanti pak dosen nya marah deh,nanti kalo dosennya marah,mama kamu dapat nilai nya rendah"jelas arin sejelas jelasnya agar bianca mengerti apa yg dia maksud.
"gimana kalo oma aja yg masakin kamu bubur di jamin enak banget"sambung arin.
"okdeh oma"jawab bianca yg sudah mengerti.
"Yaudah kalo gitu oma pulang dulu yah"pamit arin.
bianca hanya mengangguk paham.
arin tidak pulang sendirian melainkan dengan alexander.
"pah"panggil bianca.
"iyah"sahut arsenio.
"bi kangen banget sama mama"ucap bianca.
arsenio diam seribu kata karna dia tidak bisa menjelaskan semua permasalahan citra kepada bianca.
"papa gak kangen sama mama??"tanya bianca ke arsenio.
__ADS_1
"lebih baik kamu istirahat biar cepat sembuh dan biar cepat ketemu mama kamu"ujar arsenio..
bianca pun menuruti perintah arsenio