
bianca si anak keras kepala dan manja yg selalu ingin semua permintaan nya di penuhi oleh arsenio.tapi untuk permintaan bianca yg satu ini,arsenio tidak bisa turuti karna sesuatu hal.
"bi mau ketemu tante citra pah"pinta bianca sambil menangis dan memohon agar arsenio menuruti permintaan nya.
"apapun bakalan papa turutin permintaan kamu asalkan jangan permintaan yg satu itu"ujar arsenio.
"no,kamu gak kasihan liat anak kamu,dia lagi sakit no,udah turutin aja kemauannya,toh dia cuman minta ketemu sama citra doang kan"ucap arin
saat ini mama arsenio yaitu arin memang tinggal beberapa hari di rumah arsenio sampai bianca sembuh total.
"gak taulah mah,aku mau ke kampus dulu,ada jadwal ngajar hari ini"pamit arsenio.
"titip bianca yah mah"pinta arsenio sebelum pergi meninggalkan bianca dan arin di dalam kamar.
"hemm"jawab arin cuek.
arsenio pun berangkat ke kampus.
sedangkan di kampus ada seorang wanita yg mencoba untuk cuek dan tidak perduli bahkan mencoba menjauh,tetapi hasilnya ia tetap tidak bisa menjauh dari orang tersebut.
ia adalah citra,dia mencoba menjauh dari bianca agar arsenio tidak lagi memarahi dan membentak nya karna kecerobohan nya.
tapi selepas dari semua itu,citra sangat merindukan gelak tawa bahkan celotehan bianca yg menghiasi hari hari citra,tapi semua itu harus citra kubur dalam dalam karna arsenio sama sekali tidak suka kalo citra dekat dekat dengan bianca,arsenio mengira kalo citra hanya memperalat bianca untuk mendekati arsenio.padahal semua itu tidak benar,bahkan citra sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadap arsenio,ia hanya menaggap arsenio adalah dosen nya yg menjadi panutan untuk citra.
"woy melamun aja kesambet baru tau rasa lo"ayudia dan indira mengejutkan citra yg sedang duduk termenung di bangku taman kampus.
"ngelamunin apaan lo??"tanya indira kepo.
__ADS_1
"gak ngelamunin apapun"jawab citra.
"boong aja lu,gak usah boong keliatan kok dari cara bicara dan cara tatap lo itu"ujar ayudia.
"beneran gua gak bohong,gua gak ngelamunin apa apa"ujar citra.
"terus kalo lu lagi gak mikirin apa apa kenapa lu melamun"
"emang harus kalo lagi mikirin sesuatu melamun,engga kan,gua lagi pingin melamun aja suer deh"ucap citra sambil membentuk jari menjadi huruf v.
"ya.ya ya ya" indira dan ayudia masih penasaran apa yg membuat sahabatnya itu melamun.
"ehmm"deheman seseorang membuat ketiga wanita tadi yg sedang mengobrol pun menoleh ke sumber suara.
"ehh pak arsenio"ucap ayudia.
"pagi pak"sapa ketiga nya.
"citra keruangan saya sebentar"perintah arsenio lalu pergi dari hadapan ketiga perempuan itu.
"cieee yg di samperin langsung sama pak dosen duren"ejak ayudia
"ciee yg di suruh keruangan pak dosen kutub utara"ejek indira
"apaan sih lo berdua,yaudah gua ke ruangan pak arsenio dulu"pamit citra.
"hati hati ***** ***** sama pak dosen duren loh"teriak ayudia yg masih bisa di dengan oleh citra.
__ADS_1
sesampainya di ruangan arsenio,citra di persilahkan duduk oleh arenio.
"duduk"perintah arsenio.
"iyah pak"jawab citra sedikit ketakutan.
"kamu kasih anak saya apa sampai bisa suka sekali sama kamu??"tanya arsenio to the point.
"maksud bapak??"tanya citra tidak mengerti dengan maksud pertanyaan arsenio.
"kenapa anak saya bisa sesuka itu sama kamu??kenapa dia ngotot sekali mau kamu jadi mama nya??bagaimana cara kamu bisa dekat bahkan sangat dekat dalam waktu hanya satu minggu???"tanya arsenio bertubi tubi.
"saya sama sekali gak tau pak,saya gak tau kalo bianca sesuka itu sama saya,saya juga bingung padahal baru seminggu saya kenal sama anak bapak,saya bener bener gak tau pak"jawab citra.
"kamu tau,sekarang bianca sakit dan ia cuman mau ketemu kamu,dia sakit karna tidak mau makan sebelum saya mempertemukan kamu dengan bianca,dia bahkan sangat keras kepala"jelas arsenio.
"bianca sakit pak??"tanya citra penasaran.
"iyah dia sakit dan dia cuman mau ketemu kamu,dia selalu nyebut nama kamu,bahkan di dalam mimpinya pun dia nyebut nama kamu"arsenio menarik nafas panjang sebelum lanjutkan perkataan nya yg sempat terputus sejenak
"iyah saya tau kamu itu baik lemah lembut,dan saya tau kalo bianca itu memang belum pernah merasakan kasih sayang seorang ibu,mungkin karna kelembutan dan perhatian yg kamu berikan ke bianca membuat dia menyalahartikan semua itu"ucap arsenio
"maaf"kata citra.
"kenapa kamu minta maaf??"tanya arsenio
"karna dari kata kata bapak barusan seperti bapak menuduh saya membuat bianca keras kepala,dan buat bianca sakit bahkan perhatian yg saya berikan juga salah.saya ngelakuin semua itu tulus dari hati pak,saya juga gak tau kenapa setiap kali ngobrol bahkan main sama bianca bisa bikin saya bahagian pak,"ucapan citra jeda sejenak.
__ADS_1
"maaf pak,dan saya janji gak bakalan ngelakuin semua itu lagi,saya gak bapak deket deket sama bianca lagi,bahkan saya gak akan pernah lagi berada di sekitar bianca saya janji pak"setelah mengatakan semua yg ada di dalam hati citra,dia pun berlari keluar dari ruangan arsenio sambil menangis.
soon guys😍😍😍😍😍😍