
setelah arsenio dan juga abraham berkumpul di markas yg di sebutkan oleh arsenio sebelum nya,arsenio sudah menyiapkan orang orang kepercayaan keluarga abraham dalam urusan keamanan untuk keluarga besar abraham.
"jadi bagaimana rencana nya?"tanya abraham to the point.
"kita akan mengepung tempat nona bianca di sekap"ucap salah satu orang kepercayaan keluarga abraham.
"jangan cuman satu rencana,siapakah rencana lainya untuk jaga jaga"perintah arsenio.
"siap"sahut semua orang kepercayaan abraham.
di lain tempat lebih tepatnya di rumah kediaman keluarga abraham,citra merasa khawatir dan panik.
"tenang nak"perintah arin.
"mana bisa aku tenang mah,ada tiga orang yg paling aku sayang dalam bahaya di luar sana,aku takut mereka bertiga kenapa kenapa"jelas citra.
"ayo kita sholat dan berdoa meminta yg terbaik sama allah nak"ajak arin kepada citra.
citra mengangguk dan mengikuti arin dari belakang menuju ke mushola kecil yg ada di dalam rumah keluarga abraham.
"Yaudah kamu duluan aja yg wudhu,biar mama yg jagain devano"perintah arin.
setelah arin dan citra sholat dan berdoa memohon keselamatan untuk ketiga orang orang tersayang mereka.
__ADS_1
"yaallah tolong berilah perlindungan kepada suami,anak dan papa mertuaku yg allah,aku mohon jauhkan lah mereka semua dari marabahaya dan tipudaya aminnn"doa citra dan ikut di aminin oleh arin.
setelah selesai sholat,citra pamit kepada arin untuk kekamar menidurkan baby devano yg sudah sangat kelelahan,dan juga sekaligus citra mengistirahtakan sebentar dirinya dan pikiran nya untuk sejenak saja.
di tengah citra sedang menidurkan baby devano,tiba tiba ponsel milik citra berdering.
citra bergegas mengambil ponsel nya dan menjawab panggilan telepon yg ternyata dari penculik yg menculik bianca.
"halo"ucap citra gugup.
"ternyata kamu tidak mematuhi perintah saja agar tidak melibatkan polisi dalam hal ini yah,rupanya kamu mau main main dengan saya,ingat nyawa anak kamu berada di tangan saya saat ini,jadi jangan macam macam"tegas penculik itu dari balik telepon.
"saya gak melibatkan polisi,saya berani bersumpah"sumpah citra.
"saya benar benar tidak tahu"ucap citra takut.
"bawa uang nya kemari sekarang juga tau saya bunuh anak kamu detik ini juga"ancam penculik itu.
"saya mohon jangan bunuh anak saya,iya iya saya akan bawakan uang asalkan jangan sakitin anak saya sedikit pun saya mohon"citra memohon kepada penculik itu.
"bukan nya waktunya sudah habis,waktu yg saya beri hanya 2 dan sekarang waktu nya sudah lewat 10 menit"ucap penculik itu penuh dengan penekanan.
"iya saya tau,tapi saya gak punya uang sebanyak yg anda minta"ujar citra.
__ADS_1
"baiklah kalo begitu saya berikan penawaran"ucap penculik itu.
"penawaran apa??"tanya citra penasaran.
"bagaimana kalau kamu saya tukar dengan anak kamu,jadi kamu yg akan saya culik bukan anak kamu,dan saya akan melepaskan anak kamu"penculik itu mengajukan penawaran.
"untuk apa anda menculik saya,saya gak ada apa apa,saya gak sekaya yg anda pikiran"ucap citra tegas.
"tapi keluarga abraham mempunyai segalanya dan kamu adalah menantu kesayangan mereka,jadi lebih mudah lagi saya mendapatkan banyak uang dari keluarga abraham"ucap tegas penculik itu.
citra terdiam sejenak hingga terdengar suara pistol yg berbunyi bertubi tubi.
"yaallah"citra kaget mendengar suara pistol tersebut.
"yaallah hamba mohon selamatkan lah anak,suami dan papa mertua saya yaallah amin"doa citra.
**maaf yah guys kemarin gak up solanya lagi sibuk masak masak seharian penuh sampe gak sempet pegang hp sedetik pun.
semoga suka.
jangan lupa like,vote,and komen.
😍😍😍**
__ADS_1