
setelah semua sudah selesai di lakukan,mulai dari memandikan kedua jenazah orang tua citra,mengkafani,menyolatkan,dan hanya tinggal menguburkan saja.
"nak,mama gak pergi anterin kedua orang kamu di kebumikan yah,soalnya mama jaga devano sama bianca"ucap arin
citra hanya mengangguk.
dengan di iringin suara orang orang yg mengucapkan 'lailahaillallah' membawa keranda mayat kedua orang tua citra masuk kedalam ambulance.
citra tidak ikut di dalam mobil ambulance,melainkan ia bersama dengan alexnader dan juga arsenio beserta adelia.
karna arsenio ingin selalu di samping citra,jadi yg mengemudikan mobil adalah alexander.
"minum dulu yah"perintah arsenio.
citra mengeleng.
"sedikit aja sayang"arsenio memohon.
"aku gak haus mas"ujar citra dengan nada suara lemas.
"kamu belum minum dan makan apapun dari tadi,aku gak mau kamu sakit sayang,sedikit aja yah sayang minum nya"arsenio mencoba membujuk citra.
akhirnya citra luluh juga dan meminum air yg di sodorkan oleh arsenio.
"udah"ucap citra setelah selesai minum air yg di berikan arsenio.
"yaudah sini lagi peluk"perintah arsenio sambil menepuk dada nya untuk citra bersandar dan memeluk nya erat.
tanpa aba aba citra langsung menyandarkan diri nya di dada bidang milik arsenio tersebut.
__ADS_1
"indira sama ayudia ada mas??"tanya citra.
"ada kok sayang"jawab arsenio.
"banyak temen kampus kamu yg dateng kok"sambung arsenio.
"mas"panggil citra masih setia berada di dada bidang milik arsenio..
"kenapa??"tanya arsenio.
"kita pindah kerumah orang tua aku aja yah,aku gak mau rumah mama sama papa sepi"pinta citra.
"kita ngomongin itu nanti aja yah sayang,yg terpenting sekarang kita fokus ke pemakaman mama sama papa dulu"jawab arsenio sebenar nya hanya mengalihkan pembicaraan karna sesungguhnya dia tidak tau harus menjawab apa.
citra hanya mengangguk.
setelah perbincangan yg tadi,tidak ada lagi pembincanagan apapun selama perjalan menuju ke tempat pemakaman kedua orang tua citra.
sangat banyak orang yg datang ke pemakaman kedua orang tua citra,mulai dari rekan bisnis papa nya citra,teman teman mama nya citra,hingga temen temen kuliah citra,dan juga keluarga besar citra.
selama proses penguburan kedua orang tua cita,citra tidak henti henti nya menangis di pelukan kedua sahabatnya yaitu ayudia dan indira,karna saat ini arsenio sedang sibuk menutup kedua jenazah kedua orang tua citra dengan tanah.
setelah selesai menguburkan,arsenio langsung berlari ke arah citra,arsenio benar benar tidak kuat melihat istri nya tercinta tidak henti hentinya menangis.
"sini"perintah arsenio agar citra memeluk nya.
citra pun langsung memeluk tubuh arsenio erat.
"mas"ucap citra sambil menangis di pelukan arsenio.
__ADS_1
"aku gak ngelarang kamu nangis,nangis aja gak papa kok"ujar arsenio.
"nak ayo siram kuburan kedua orang tua kami"perintah alexander..
"citra sayang kalian bedua,citra sayang mama sama papa"ucap citra setelah selesai menyirami kedua kuburan orang tua nya dan memeluk kedua kuburan tersebut.
"jangan nangis di atas kuburan kedua orang tua mu nak,"ucap ustadz.
"mereka berdua akan merasa sangat tidak tenang di alam sana jika kamu menangisi mereka,iklaskan,kamu hanya perlu berdoa agar mereka berdua di tempatkan di sini allah yg paling indah,nyaman dan bagus"ucap ustadz lagi.
setelah menunggu beberapa menit citra tak henti hentinya mengusap usap kuburan milik kedua orang tua nya.
"sayang ayo pulang"ucap arsenio.
"nanti mas"ujar citra.
"ayo sayang"perintah arsenio.
"sebentar lagi aja mas,aku mohon"pinta citra memohon.
"tanpa aba aba arsenio langsung mengendong tubuh istrinya.
"mas turunin aku,aku mohon"pinta citra.
"besok kita masih bisa ke sini sayang,sekarang kita pulang,kamu gak inget kalo ada yg memerlukan asi kamu di rumah"ucap arsenio.
detik itupula citra mematuhi perintah arsenio.
**maaf yah guys up nya cuman satu hari ini,karna author nya beneran buntu banget.
__ADS_1
jangan lupa like and vote.
semoga suka episode hari iniππ**